Ini Alasan Mengapa Jangan Unggah Sembarangan Data Pribadi di Media Sosial

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 25 November 2021 - 17:45 WIB

Ilustrasi peretas (hacker)
Ilustrasi peretas (hacker)

INDUSTRY.co.id - Dari tahun ke tahun jumlah tindak pidana siber mengalami peningkatan. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskim Polri mencatat para periode Januari hingga November 2020 terjadi sebanyak 4.250 laporan kejahatan siber. Dari ribuan kasus, 1.158 kasus di antaranya merupakan penipuan dan 267 kasus akses ilegal.

“Tindak kejahatan siber bisa terjadi karena data pribadi terkait pengguna yang belum terlindungi,” Kata Asep Hardianto Nugroho, Dosen Fakultas Teknik UNIS saat webinar Literasi Digital wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Lebih jauh dia mengatakan, data pribadi merupakan setiap data tentang kehidupan seseorang yang dapat diidentifikasi tersendiri atau dikombinasikan dengan informasi lainnya, baik langsung maupun tidak langsung melalui sistem elektronik dan atau non elektronik. Data pribadi ada yang bersifat sensitif dan memerlukan perlindungan khusus yang mungkin dapat membahayakan dan merugikan subjek data.

Undang-Undang mengenai Administrasi Penduduk menyebut, data pribadi yang perlu dilindungi adalah nomor Kartu Keluarga, NIK, tempat tanggal lahir, keterangan tentang kesehatan, NIK ibu kandung dan nama ibu kandung, serta NIK ayah. Data pribadi ini biasanya dikriminalisasi karena pemiliknya tidak sengaja mengumbarnya atau kurang memahami pentingnya melindungi data pribadi.

“Begitu data pribadi masuk di internet, data seperti di platform ada saja oknum yang bisa mengambil dan meng-hack untuk menggunakannya,” ujarnya lagi.

Asep pun mengemukakan alasan utama untuk melindungi data pribadi, yakni menghindari intimidasi online seperti pelecehan seksual maupun perundungan. Termasuk mencegah penyalahgunaan data pribadi seperti penipuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, menghindari potensi pencemaran nama baik dan hak kendali atas data pribadi.

Sayangnya masih sangat kurang pengetahuan masyarakat mengenai data pribadi. Di media sosial sekarang, bahkan data pribadi diumbar. 

"Selain itu sangat berbahaya kebiasaan menandai map tempat tinggal dan menginformasikan semua aktifitas di sosial media, termasuk memberikan komentar kurang baik di sosial media. Semua hal yang diunggah melalui sosial media terkait informasi pribadi ini dapat mengundang kejahatan dan sangat berisiko di era digital saat ini," tukasnya.

Webinar Literasi Digital wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

Di webinar kali ini, hadir pula narasumber seperti Andry Hamida, Head of Creative Visual Brand Hello Monday Morning, Nikita Dompas, seorang Producer & Music Director, Chika Amalia, Public Figure Branding & Partnership, dan Tabitha Purba, seorang Dokter Gigi. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

MenKopUKM Teten Masduki saat membuka gelaran Kebumen International Expo (KIE) 2022

Senin, 27 Juni 2022 - 09:00 WIB

Gairahkan Ekonomi Daerah, MenKopUKM Buka Gelaran Kebumen International Expo 2022

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengapresiasi terselanggaranya Kebumen International Expo 2022 (KIE 2022) yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen dan diyakini bisa…

PT PLN Batam Raih Peringkat 1 Wajib Pajak Taat Pajak Kategori PPJU

Senin, 27 Juni 2022 - 09:00 WIB

PT PLN Batam Raih Peringkat 1 Wajib Pajak Taat Pajak Kategori PPJU

Pemerintah Kota Batam menyelenggarakan Malam Apresiasi Wajib Pajak Taat Pajak Kota Batam, yang memberikan penghargaan bagi wajib pajak taat pajak terbaik tahun 2022, Jumat (24/6/2022) malam…

Hewan Sapi disuntikkan vaksin oleh petugas

Senin, 27 Juni 2022 - 08:26 WIB

Dalam Dua Hari, Vaksinasi PMK Tembus 58 Ribu Dosis

Pemerintah terus melakukan percepatan vaksinasi terhadap hewan ternak untuk mencegah peningkatan jumlah hewan sakit PMK atau Penyakit Mulut dan Kuku.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Dody Widodo

Senin, 27 Juni 2022 - 08:15 WIB

Keren! Sekolah Vokasi Kemenperin Olah Limbah Darah Sapi Jadi Pupuk Organik Cair

SMK Sekolah Menengah Analis Kimia Padang (SMK-SMAK Padang), salah satu sekolah vokasi yang dimiliki oleh Kemenperin berhasil mengolah limbah darah sapi menjadi pupuk cair. Inovasi yang dinamai…

Menparekraf: Desa Wisata Pecinan Glodok Miliki Storynomics Tourism yang Kuat

Senin, 27 Juni 2022 - 08:11 WIB

Menparekraf Sandi Sebut: Desa Wisata Pecinan Glodok Miliki Storynomics Tourism yang Kuat

Jakarta- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan Desa Wisata Pecinan Glodok, Jakarta…