INDUSTRY.co.id , Jakarta - Menko Perekonomian Darmin Nasution memastikan, para pelaku usaha tidak ada yang keberatan atas rencana pembatasan minimarket.

Advertisement

"Kira-kira apa yang ada di pikiran kamu, kalau cuma menolak. Kita mau membuat sesuatu yang lebih betul kok," kata Darmin di Jakarta, Jumat (2/6/2017).

Darmin menuturkan, aturan ini sebetulnya tidak menghalangi para pengusaha ritel untuk berbisnis, namun pemerintah ingin membuat aturan yang memang melindungi pengusaha kecil dari serbuan toko kelontong modern.

Advertisement

"Iya, tapi tanpa menghalangi mereka (pengusaha)," kata Darmin.

Menurut Darmin, saat ini ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret bak jamur di musim hujan. Hampir di setiap blok atau perempatan ada.

Advertisement

Hal ini dirasa menjadi penghalang bagi berkembangnya pasar tradisional serta sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

"Intinya kita tidak menghalangi mereka (investor) menambah, tapi rasionya jangan lagi berubah, artinya investor perorangan lebih terbuka dia ikut di dalam jaringan itu,"ujar mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) tersebut.

Advertisement

"Kan Indomaret itu bukan punya dia semua, Alfamart tuh bukan punya Alfamart semua, kamu juga kalau punya uang tentu franchise, asal rasionya jangan makin besar dari kepemilikan dia secara nasional," tambahnya.