INDUSTRY.co.id - London- Penyerang yang mengendarai mobil van dengan kecepatan tinggi menabrak pejalan kaki di Jembatan London sebelum menikam orang-orang dekat area bar dan restoran Borough Market, Sabtu, dalam apa yang gambarkan pihak berwenang Inggris sebagai insiden teroris.

Advertisement

"Setelah mendapat kabar terbaru dari polisi dan pihak keamanan, saya bisa memastikan kejadian mengerikan ini bisa jadi aksi teror," kata Perdana Menteri Theresa May.

Serangan serupa terjadi di Berlin, Nice, Brussels dan Paris yang dilakukan militan selama dua tahun terakhir.

Advertisement

Polisi mengatakan mereka melepaskan tembakan setelah ada laporan penikaman dekat Borough Market. Mereka juga merespon insiden di Vauxhall, namun kemudian mengatakan insiden di sana tidak berhubungan dengan serangan van dan penikaman di Jembatan London.

Jalan-jalan sekitar Jembatan Londond an Borough Market, distrik yang dipenuhi bar dan restoran, dan biasanya penuh orang pada Sabtu malam.

Advertisement

BBC menunjukkan puluhan orang yang terjebak dalam serangan itu digiring sambil mengangkat tangan di atas kepalanya melewati barisan polisi.

Radio BBC mengatakan saksi mata melihat orang melempar meja dan kursi ke arah pelaku untuk melindungi diri.

Advertisement

Seorang saksi mata mengatakan kepada BBC dia melihat van putih ngebut ke arah pejalan kaki Jembatan London. Dia mengatakan van itu menabrak lima hingga enam orang.

TV Reuters menunjukkan gambar lusinan kendaraan gawat darurat di daerah Jembatan London.

Beberapa saksi mata juga melaporkan mendengar suara tembakan.

"Kami dalam Uber (taksi) menuju Jembatan London dan tiba-tiba melihat orang berlarian. Uber berhenti, kami tanya orang apa yang terjadi, orang-orang mengatakan ada penembakan," kata Yoann Belmere (40), bankir Prancis yang tinggal di London.

"Sekarang area itu sepenuhnya ditutup, dengan mobil-mobil polisi melaju di satu jalur dan ambulans di jalur lain," katanya kepada Reuters.

Insiden serupa terjadi pada Maret di Jembatan Westminster, dekat Jembatan London, tempat seorang pria menewaskan lima orang setelah mengemudi ke kerumuman pejalan kaki sebelum menikam seorang polisi.(Ant)