Faktor- Faktor Penyebab Terjadinya Ancaman di Ruang Digital

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 13 November 2021 - 15:30 WIB

Ilustrasi Ujaran Kebencian
Ilustrasi Ujaran Kebencian

INDUSTRY.co.id - Ketika masyarakat melek digital ada ancaman teknologi yang bersama-sama harus kita waspadai yakni kejahatan siber yang berdampak pada kerugian ekonomi seperti penipuan saat transaksi jual beli.

Perundungan siber yang berdampak pada rasa tidak berharga, dilecehkan dan memicu frustasi pada korbannya. Kemudian yang paling mengerikan ancaman pencurian data yang berdampak pada aspek pribadi lainnya karena informasi disalahgunakan pihak lain. Terakhir, penyebaran berita hoaks dapat berdampak pada stabilitas lingkungan dan berpotensi menimbulkan perpecahan.

Permasalahan-permasalahan itu memunculkan kasus-kasus yang banyak viral di dunia digital. Afif Susanto, guru SMAN 4 Cirebon menyebut, dalam beberapa bulan terakhir kita dapat melihat netizen Indonesia melakukan tindakan rasis kepada salah satu pemain liga Inggris. Ini sempat menjadi trending di Twitter berarti sudah menjadi suatu permasalahan yang harus kita pecahkan bersama agar lebih bijak. 

"Kemudian yang terjadi pada salah satu public figure yang mendapat komentar negatif dari netizen yang memang mengaku menjadi haters. Sangat disayangkan di zaman sekarang seseorang bangga menjadi pembenci manusia lain. Tidak heran netizen Indonesia disebut sebagai warga digital yang tidak sopan di Asia Tenggara dan dan Asia Pasifik," katanya melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Hal tersebut terjadi karena berbagai faktor penyebab, pertama karena masih lemahnya literasi digital di masyarakat. Maka, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga Siberkreasi menginisiasi gerakan literasi digital. Terutama para generasi muda yang kini sangat dekat dengan dunia digital. Faktor kedua kurangnya teladan dalam dunia digital. 

"Saya melihat figur publik saat ini yang trending ataupun viral itu malah berasal dari konten-konten yang kontroversi yang sangat disukai oleh masyarakat. Kita semua tentu berharap ke depannya para mereka yang terkenal di jagad dunia digital bisa menjadi suri tauladan yang baik bagi netizen di Indonesia. agar tidak ada lagi permasalahan digital yang terjadi atau tidak ada lagi hal-hal viral yang negatif," jelasnya.

Faktor terakhir yakni kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kita tahu pandemi membawa dampak salah satunya terjadinya krisis ekonomi. Pengangguran di masyarakat semakin banyak sehingga media sosial media menjadi salah satu pelampiasan untuk mereka berkeluh kesah, untuk menyampaikan semua hal yang mereka alami. Terkadang tanpa batas atau tanpa saring lagi sehingga yang nampak hanya berupa umpatan kasar. 

Belum lagi banyak waktu luang yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia sehingga lebih dimanfaatkan untuk hal-hal yang kurang produktif di media digital. Seperti mengomentari kehidupan orang lain atau juga membagikan berita dan informasi hoax.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (12/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Andi Astrid Kaulika (entrepreneur dan digital marketer), Sahrir Romdon (Instruktur Edukasi4ID dan Youtuber), Sugiarti (instruktur Virtual Coordinator Trainer Jawa Barat) dan Yumna Aisyah sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

GP Ansor geruduk Holywings

Minggu, 26 Juni 2022 - 16:12 WIB

Ansor Minta Walkot Jakut Tutup Holywings di Kelapa Gading dan Penjaringan

GP Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Jakarta Utara meminta pemkot setempat mengevaluasi perizinan tempat hiburan Holywings di Wilayah Kelapa Gading, dan Penjaringan.

 Kantor Pusat Kementerian PUPR

Minggu, 26 Juni 2022 - 16:04 WIB

Terapkan Green Building, Kantor Pusat Kementerian PUPR Jadi Destinasi Wisata Sebumi Jakarta City Tour

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung upaya pengurangan dampak emisi karbon akibat pencemaran lingkungan yang salah satunya diterapkan pada bangunan gedung kantor…

Menteri Basuki Kunjungi IPAL Krukut

Minggu, 26 Juni 2022 - 14:58 WIB

Kunjungi IPAL Krukut, Menteri Basuki : Kurangi Pencemaran, Berikan Nilai Tambah untuk Kota

Memanfaatkan waktu libur akhir pekan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan lapangan ke Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Krukut, di…

Mahasiswa LPDP

Minggu, 26 Juni 2022 - 14:53 WIB

BPSDM Kementerian PUPR Dorong Generasi Muda PUPR Daftar Beasiswa LPDP

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang merupakan visi Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden…

Pegadaian dan PPATK Gelar Transplantasi Terumbu Karang

Minggu, 26 Juni 2022 - 14:44 WIB

Peringati 2 Dekade Gerakan APU PPT, Pegadaian dan PPATK Gelar Transplantasi Terumbu Karang

PT Pegadaian terus berkomitmen untuk mendukung pencegahan dan pemberantasan pencucian uang serta pendanaan terorisme di Indonesia. Sebagaimana Arahan Presiden RI di acara Peringatan Dua Dekade…