Hati-Hati! Ini 4 Ciri Modus Penipuan Pinjaman Online

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 13 November 2021 - 12:40 WIB

Ilustrasi Penipuan Digital (Ist)
Ilustrasi Penipuan Digital (Ist)

INDUSTRY.co.id - Penipuan pinjaman online yang cukup meresahkan kembali marak di masyarakat, sehingga masyarakat perlu berhati-hati. Modus penipuan pinjaman online yang terjadi belakangan ini adalah berupa penagihan pelunasan pinjaman yang didapatkan melalui pengajuan secara online. Padahal individu yang bersangkutan tidak pernah mengajukan pinjaman ke pihak yang mengirimkan berita penagihan. 

Hal itu diutarakan, Lisa Zheng, Co-Founder dan CEO PT SML One Indonesia & Entrepreneur, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Ia menambahkan, tindakan tersebut dinilai cukup meresahkan, sehingga masyarakat merasa khawatir mengenai adanya data dan informasi pribadi yang disalahgunakan saat melakukan pengajuan pinjaman secara online.

“Sayangnya, masih banyak pinjaman dana online yang tidak terdaftar di OJK, sehingga dinyatakan sebagai pinjaman dana online ilegal/tidak resmi. Setiap bulannya OJK memperbarui daftar pinjaman dana online resmi dalam websitenya, sehingga masyarakat bisa melakukan pengecekan secara mandiri apabila mendapatkan teror dari pihak yang mengaku sebagai penyedia pinjaman atau berniat untuk mengajukan pinjaman melalui aplikasi secara online,” paparnya. 

Inilah berbagai ciri modus penipuan pinjaman online ilegal, seperti:

Tidak Menyertakan Syarat dan Ketentuan
Pinjaman online resmi yang terdaftar di OJK memiliki beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipahami oleh penggunanya. Dengan adanya syarat dan ketentuan yang ditampilkan sebelum melakukan pengajuan pinjaman, diharapkan pengguna/peminjam bisa mengetahui hak dan kewajibannya sebagai pengguna/peminjam.  Apabila pengguna/peminjam telah sepakat dengan syarat dan ketentuan yang diberikan, maka mereka bisa menyetujuinya sesuai instruksi yang tertera saat melakukan pengajuan pinjaman. Berbeda dengan pinjaman dana online yang tidak resmi, mereka menawarkan pinjaman tanpa ada persyaratan. Memang, sekilas ketiadaan syarat dan ketentuan pinjaman menjadi hal yang menguntungkan karena terlihat lebih praktis. 

Meminta uang muka
Pengertian uang muka adalah sejumlah dana yang harus dibayarkan sebelum pengguna/peminjam menerima pencairan dana pinjaman. Bagi masyarakat awam, sekilas modus ini terlihat tidak masuk akal karena, bagaimana bisa seseorang yang membutuhkan pinjaman dana, malah harus menyetorkan uang muka agar pinjamannya bisa diproses. Namun, bagi masyarakat yang membutuhkan pinjaman cepat cair, bisa jadi modus ini terdengar masuk akal.
 
Adanya paksaan
Jika ingin mendapatkan dana pinjaman, maka dalam tahap ini harus memperhatikan dan mengecek penawaran yang diberikan terkait pengajuan pinjaman. Untuk mendapatkan informasi secara jelas dan menyeluruh, biasanya pihak penyedia pinjaman akan memberikan informasi secara jelas dan menyeluruh. Hal ini sangat berbeda dengan pinjaman abal-abal, karena memberikan dana cepat melalui promosi lewat media sosial dan telepon. Mereka pun terkesan memaksa dan terus mendesak calon korban untuk menyetujui penawaran yang dibuat. 

Meminta Akses Lebih dari Camera, Microphone, dan Location
Camilan (camera, microphone, dan location) adalah 3 jenis akses yang umumnya diminta oleh sebuah aplikasi online, tidak terkecuali aplikasi pinjaman. Aplikasi pinjaman yang beroperasi secara resmi, hanya akan meminta izin untuk mengakses 3 fitur tersebut dalam sebuah smartphone agar pengguna/peminjam bisa memiliki pengalaman pengajuan pinjaman secara optimal.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. 

Webinar wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jumat (12/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Stephanie Olivia (Tenaga Ahli DPR RI), Diding Adi Parwoto (Praktisi IT & Ketua LPM IAI Uluwiyah Mojokerto), Sari S. Riana (CEO at PT NAP Committee of Ind Chamber of Commerce (Kadin) Committe of Ind Hotel Association of DKI Jakarta (PHRI DKI)), dan Muhammad Iqbal Darmawan (Trainer for Public Speaking Talk Up Indonesia) sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Webinar Jamkrindo preneur

Rabu, 29 Juni 2022 - 19:49 WIB

Jamkrindo Dukung Transformasi Digitalisasi UMKM

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52, PT Jaminan Kredit Indonesia (PT Jamkrindo), perusahaan penjaminan kredit terbesar di Indonesia, menyelenggarakan Coaching Clinic Jamkrindopreneur…

Depot air isi ulang

Rabu, 29 Juni 2022 - 19:32 WIB

Asosiasi Depot Air Minum: Label BPA Bantu Pertumbuhan UMKM.

Ketua Umum Asosiasi Pemasok dan Distributor Depot Air Minum Indonesia (APDAMINDO) —induk organisasi 60.000 depot air minum di Indonesia, Budi Darmawan, menepis isu pelabelan Bisfenol A atau…

Cisco Indonesia berhasil menduduki peringkat pertama dalam Best Workplaces Indonesia tahun 2022

Rabu, 29 Juni 2022 - 19:29 WIB

Great Place to Work Indonesia Berikan Penghargaan kepada Perusahaan dengan Budaya Tempat Kerja Terbaik

Jakarta-Great Place to Work® adalah otoritas global dalam budaya tempat kerja, mengumumkan daftar perdana Certified™ dan 10 Best Workplaces™ terbaik pada acara Indonesia Best Workplaces…

Ilustrasi pembasmian kebun ganja. (Fachrul Reza/NurPhoto via Getty Images)

Rabu, 29 Juni 2022 - 18:58 WIB

Komisi III dan Komisi IX Akan Tindak Lanjuti Usulan Legalisasi Ganja Medis

Jakarta-Wakil Ketua DPR RI Koordinator Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sufmi Dasco Ahmad mengatakan telah melakukan komunikasi terkait dengan usulan soal legalisasi ganja untuk medis dengan pimpinan…

Peresmian Gedung Baru Bank BTN KCS Banda Aceh, Rabu (29/6).

Rabu, 29 Juni 2022 - 18:42 WIB

Atasi Backlog dan Penuhi Kebutuhan Hunian Milenial, BTN Ekspansi ke Aceh

Banda Aceh - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) siap mendukung generasi milenial diberbagai daerah memiliki hunian yang layak, salah satunya di Provinsi Aceh.