Potensi Besar Industri Halal, Momentum BSI Perkuat Kontribusi demi Kinerja Berkelanjutan

Oleh : Hariyanto | Jumat, 12 November 2021 - 10:49 WIB

Bank Syariah Indonesia
Bank Syariah Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Potensi industri halal nasional yang sangat besar dan terus didorong pengembangannya oleh pemerintah dapat menjadi momentum bagi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) untuk memperkuat peran dan kontribusinya, sehingga mendorong kinerja berkelanjutan bank syariah terbesar di Tanah Air tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Rektor Institut Agama Islam Tazkia, Murniati Mukhlisin.  Pengamat ekonomi syariah ini berpendapat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia saat ini semakin diperkuat, terlebih pada masa pemulihan ekonomi dari dampak krisis akibat pandemi Covid-19.

Dia menegaskan, hal itu akan mendorong kinerja BSI di masa depan jika potensinya mampu dimaksimalkan oleh manajemen BSI. Selain itu, harapannya ke depan dalam ekosistem industri halal nasional, BSI dan pelaku ekonomi lainnya dapat saling melengkapi dan menopang.

"Memang integrasi di industri halal yang sedang diupayakan sehingga pada akhirnya mendorong kinerja perbankan syariah, termasuk Bank BSI yang menjadi tumpuan," kata Murniati yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (12/11/2021).

Pemerintah saat ini tengah berupaya meningkatkan peran industri halal, sehingga mampu lebih berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah strategis pemerintah untuk mendorong industri halal di antaranya menghadirkan masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024.

Pemerintah pun melakukan penguatan lembaga ekonomi dan keuangan syariah  dengan mengubah Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) menjadi Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Perubahan tersebut diatur dalam Perpres No. 28 tahun 2020.

Dalam regulasi itu, Presiden Joko Widodo sebagai ketua dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin sebagai wakil ketua sekaligus ketua harian. Selain itu, Kementerian Perindustrian pun mengeluarkan Keputusan Menteri Perindustrian No. 17 tahun 2020 tentang tata cara memperoleh surat keterangan dalam rangka pembentukan kawasan industri halal.

Pemerintah pun mengeluarkan kebijakan dan program pendorong industri halal seperti kodifikasi produk halal, sertifikasi halal, hingga pemberian insentif untuk penyusunan masterplan industri halal. Dalam hal keuangan, pembiayaan syariah pun diperkuat.

Selain itu, pemerintah mendorong penguatan ekosistem industri halal, peningkatan literasi dan inklusi hingga digitalisasi usaha syariah. Tak lupa pula penguatan kompetensi SDM berbasis ekonomi dan keuangan syariah.

Menurut Murniati Mukhlisin, langkah-langkah pemerintah itu menopang kinerja perbankan syariah sehingga lebih terintegrasi dalam satu ekosistem. Pelaku industri halal didorong untuk melakukan pembenahan kinerja sehingga berdampak positif pada kinerja perbankan syariah nasional.

Hasilnya, kinerja BSI dinilai Murniati sangat positif kendati ekonomi masih dihadang pandemi. "Restrukturisasi pasti ada, tapi kan pendapatan BSI masih tumbuh positif dan masih mampu mencetak laba," imbuhnya.

Dia pun menekankan, untuk mengoptimalkan potensi industri halal nasional BSI perlu memperkuat integrasi di tataran internal. Pasalnya BSI adalah hasil merger tiga bank  syariah milik BUMN, yaitu PT Bank BRIsyariah Tbk., PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah dengan target pasar yang berbeda  dan memiliki keunggulan baik di korporasi, UMKM hingga ritel.

Murniati pun mengungkapkan BSI saat ini dapat masuk ke berbagai segmen usaha. Seperti sudah memiliki divisi wealth management yang akan menjaring lebih banyak nasabah kelas atas guna menambah kekuatan likuiditas. BSI pun memiliki kemampuan melayani kebutuhan sosial spiritual yakni lewat pengelolaan zakat, infaq, sadaqah, dan waqaf (Ziswaf).

Dengan integrasi di sosial finance melalui Ziswaf tersebut, menurutnya BSI akan mampu meningkatkan kepercayaan umat Islam yang menunggu peran lebih perbankan syariah di tengah masyarakat.

"Nantinya akan lebih banyak lagi dana di deposito yang margin simpanannya digunakan untuk kebutuhan sosial," imbuhnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Parfum Summerscent

Rabu, 29 Juni 2022 - 22:30 WIB

Summerscent Hadirkan Wewangian Mewah dengan Harga Terjangkau

Dalam beberapa tahun terakhir, produk wewangian atau parfum lokal mulai menjamur dan tengah digandrungi oleh masyarakat. Banyak brand wewangian lokal yang menarik perhatian, salah satunya Summerscent.…

Webinar Jamkrindo preneur

Rabu, 29 Juni 2022 - 19:49 WIB

Jamkrindo Dukung Transformasi Digitalisasi UMKM

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52, PT Jaminan Kredit Indonesia (PT Jamkrindo), perusahaan penjaminan kredit terbesar di Indonesia, menyelenggarakan Coaching Clinic Jamkrindopreneur…

Depot air isi ulang

Rabu, 29 Juni 2022 - 19:32 WIB

Asosiasi Depot Air Minum: Label BPA Bantu Pertumbuhan UMKM.

Ketua Umum Asosiasi Pemasok dan Distributor Depot Air Minum Indonesia (APDAMINDO) —induk organisasi 60.000 depot air minum di Indonesia, Budi Darmawan, menepis isu pelabelan Bisfenol A atau…

Cisco Indonesia berhasil menduduki peringkat pertama dalam Best Workplaces Indonesia tahun 2022

Rabu, 29 Juni 2022 - 19:29 WIB

Great Place to Work Indonesia Berikan Penghargaan kepada Perusahaan dengan Budaya Tempat Kerja Terbaik

Jakarta-Great Place to Work® adalah otoritas global dalam budaya tempat kerja, mengumumkan daftar perdana Certified™ dan 10 Best Workplaces™ terbaik pada acara Indonesia Best Workplaces…

Ilustrasi Kwitansi

Rabu, 29 Juni 2022 - 19:12 WIB

Pengertian dan Cara Menggunakan Kwitansi dalam Melakukan Transaksi Keuangan

Pengertian kwitansi adalah salah satu dokumen bukti transaksi keuangan. Mengenai transaksi keuangan, mungkin sejak kecil kita sudah biasa melakukannya. Seperti ketika kita membeli jajan di pedagang…