INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan, terdapat tiga kebutuhan dasar pada anak, yaitu Asah, Asih Asuh. Dimana pola asuh terbentuk dari keinginan orang tua yang ditanamkan pada anak.
Selain menentukan pola asuh terbaik untuk anak, orang tua juga diharapkan mampu peka terhadap hal-hal yang membuat si kecil tidak nyaman atau rewel, terlebih karna kulit bayi yang sangat sensitif terhadap ruam atau iritasi pada awal masa kelahiran.
Kebanyakan bayi memang memiliki kulit yang sensitif sehingga rentan mengalami iritasi dan masalah kulit lainnya, termasuk ruam. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan sering terjadi, sehingga orang tua perlu melakukan deteksi dini untuk mencari tahu apa penyebab ruam pada anak mereka dan mencari solusinya.
"Berbeda dengan orang dewasa, kulit bayi jauh lebih tipis, lebih mudah kehilangan kelembabannya dan lebih rentan teriritasi sehingga sering muncul ruam," kata dr. Citra Amelinda, SpA, MKes IBCLC, dokter spesialis anak Primaya Hospital Bekasi Timur pada webinar edukasi bertajuk “Worry Less Parenting: Tumbuh Kembang Si Kecil Optimal, dengan Pola Asuh yang Nyaman” yang digelar Baby Happy beberapa waktu lalu.
"Banyak hal yang bisa menyebabkan iritasi mulai dari keringat yang menyumbat pori-pori, jenis detergen atau bahan baju, hingga jenis popok. Selain iritasi, penyebab ruam tersering adalah alergi protein susu sapi. Bentuk khasnya berupa ruam merah bulat di kedua pipi si kecil," imbuh dr. Citra.
Lalu bagaimana merawat kulit bayi dengan baik sehingga tumbuh kembangnya optimal dan si kecil bisa nyaman beraktivitas setiap saat? Lebih lanjut dr. Citra menyebutkan bahwa sebaiknya orang tua menjaga kelembaban kulit bayi dengan optimal, hindari kekeringan atau zat yang mudah mengiritasi kulit seperti parfum atau deterjen, serta jauhkan dari alergen seperti debu atau bulu.
“Untuk mencegah ruam pada bayi, sebaiknya gunakan pelembab kulit dengan bahan yang aman untuk bayi, seperti petroleum jelly atau pelembab kulit yang mengandung ceramides," kata dr. Citra.
Selain itu, lanjut dr. Citra, biasakan mandikan anak Anda pada air suam kuku dan gunakan sabun, sampo, bahkan deterjen yang lembut dan tidak mengandung pewangi. Jangan ragu untuk periksakan kondisi si kecil apabila ruam disertai nanah, kulit melepuh atau si kecil tampak sangat tidak nyaman terus menerus.
"Saat ini, dokter bahkan sudah tidak lagi menyarankan penggunaan bedak tabur untuk bayi karena dapat menyebabkan iritasi saluran napas bayi, sebaliknya gunakanlah bedak yang bertekstur cair untuk mengurangi iritasi gatal akibat biang keringat. Dengan demikian, si kecil bisa tetap aktif bergerak, tidak mudah rewel dan para moms atau dads dapat beraktivitas dengan sukacita!” tambah dr. Citra.