Inovator EPPIC Tinjau Destinasi Super Prioritas untuk Temukan Solusi Sampah Plastik

Oleh : Hariyanto | Senin, 08 November 2021 - 13:37 WIB

Inovator EPPIC Tinjau Destinasi Super Prioritas untuk Temukan Solusi Sampah Plastik
Inovator EPPIC Tinjau Destinasi Super Prioritas untuk Temukan Solusi Sampah Plastik

INDUSTRY.co.id - Nusa Tenggara Barat - Di tahun 2021 ini, UNDP Indonesia melalui project Sekretariat TKN PSL dan Archipelagic and Island States (AIS) Forum menggelar Ending Plastic Pollution Innovation Challenge (EPPIC), sebuah kompetisi di tingkat ASEAN yang mengajak para inovator untuk berbagi ide cemerlang dalam menangani polusi plastik.

Sepuluh (10) finalis terpilih, dari berbagai negara seperti Indonesia, Singapura, dan Vietnam, pada kompetisi ini akan mengikuti sesi Inkubasi yang diadakan dari Oktober hingga Desember 2021.

Salah satu agenda dalam tahap Inkubasi ini adalah kunjungan lapangan selama empat hari (1-4 November 2021) ke Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), di mana finalis dapat mengamati secara langsung situasi pencemaran plastik di wilayah tersebut, dan menguji apakah inovasi mereka dapat menjawab permasalahan polusi plastik di Mandalika. 
 
"Dari target pengurangan 70% sampah laut di tahun 2025, kita sudah berhasil mengurangi sebesar 15,3 persen pada tahun 2020," kata Ahmad Bahri, Project Coordinator Sekretariat TKN PSL, UNDP yang dikutip INDUSTRY.co.id,  Senin (8/11/2021).

"Sebagai bagian dari strategi RAN PSL yaitu mendorong gerakan untuk melibatkan publik dalam melahirkan inovasi penanganan sampah plastik di laut termasuk melalui kerja sama dengan berbagai pihak dalam pelaksanaannya di mana salah satunya dengan mengadakan kompetisi EPPIC. Penyelenggaraan EPPIC diharapkan dapat memberikan ide-ide inovatif yang teruji di lapangan, sehingga dapat direplikasi dan digunakan secara luas di Indonesia nantinya," imbuhnya.

EPPIC menargetkan untuk mengurai masalah sampah pencemaran plastik di wilayah pesisir. Selama kunjungan, finalis akan membuat pemetaan, sketsa bisnis, pengambilan keputusan, peluncuran prototipe, dan pengujian.

Kegiatan ini juga melibatkan perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nusa Tenggara Barat (DLHK NTB), peneliti, organisasi kemasyarakatan, pegiat lingkungan hidup, dan komunitas peduli lingkungan sebagai pemateri sekaligus pendamping.

Mandalika, sebagai salah satu destinasi wisata super prioritas, dipilih karena potensi peningkatan volume sampah dari pembangunan infrastruktur dan aktivitas wisata yang terus bertumbuh sangat besar. Sejumlah lokasi seperti Pusat Pengolahan Sampah Batunyala, landfill Pengengat, dan Sirkuit Internasional Mandalika telah dikunjungi sebagai sarana studi pengolahan sampah pada fasilitas-fasilitas tersebut.

Kunjungan tersebut juga dilengkapi dengan diskusi bersama komunitas lokal seperti Plastik Kembali, Bank Sampah NTB Mandiri, dan Geo Trash Management yang juga akan menambah pengetahuan finalis yang lebih mendalam untuk memahami konteks kedaerahan dalam menyusun perencanaan pengelolaan sampah plastik yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
 
Para inovator yang turut serta ke Mandalika mempunyai produk-produk yang berorientasi pada bisnis dan keberlanjutan lingkungan. Pada jasa pengelolaan sampah di tingkat komunitas, terdapat tim Gringgo, Rekosisten, dan Bintang Sejahtera.

Ada pula inovator yang menciptakan kemasan ramah lingkungan pengganti plastik yaitu Alterpack, EQUO, Evo & Co, dan Plepah. Beberapa lainnya mempunyai misi yang sama untuk mengurangi sampah laut dan menjadikannya nilai tambah.
 
“Potensi pariwisata di NTB itu sangat besar, terutama di Mandalika. Kita ingin pariwisata NTB naik kelas. Salah satu caranya adalah mengatasi sampah plastik ini. Maka dari itu kami sangat berterima kasih sekali dengan kompetisi EPPIC. Kami berharap ide-ide para inovator dapat segera kami jalankan,” ujar Baiq Eva Nurcahya Ningsih, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi NTB.
 
Kompetisi EPPIC diharapkan dapat menelurkan ide-ide yang dapat menguatkan ekonomi sirkular produk plastik di Indonesia. Selain itu, pemenang dari kompetisi diharapkan dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan-kegiatan ini, serta berjejaring dengan penggiat sampah plastik lainnya baik di wilayah Indonesia, maupun ASEAN.
 
“Kami mengajak semua finalis untuk terus  berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan dan pengurangan sampah plastik di alam. Dengan dukungan dari banyak pihak, utamanya pemerintah, masyarakat, dan organisasi internasional, kami yakin EPPIC dapat membantu menguraikan masalah serta membantu mengurangi sampah di laut secara signifikan.” Tutup Novrizal Tahar, Direktur Pengelolaan Sampah, KLHK.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma)

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:16 WIB

Ungggul dalam Bioteknologi dan Riset Ilmiah, Assosiated Capsule Group India Tertarik Kerjasama dengan Nucleus Farma

Jakarta-PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma) kembali membuktikan eksistensinya serta membuka peluang kerjasama dengan pihak nasional maupun internasional.

Ilustrasi Digital Nomad (Foto:blog.hubspot.com)

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:15 WIB

Usulan Visa Digital Nomad Masuk Tahap Akhir Pembahasan

Visa digital nomad yang menjadi satu inovasi baru dalam merespons arus digitalisasi dan pola perilaku karyawan yang diperbolehkan untuk bekerja secara jarak jauh atau remote worker telah mencapai…

Ilustrasi Gedung KPK

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:07 WIB

LSAK Dukung Kinerja Pemberantasan Korupsi KPK

Peneliti Lembaga Studi Antikorupsi (LSAK), Ili Sadeli mengatakan dorongan pencarian buron Harun Masiku kepada KPK lebih banyak unsur politisnya untuk mendongkel dan mendelegitimasi kinerja Firli…

Desa Wisata Taro Bali

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:06 WIB

Menilik Desa Wisata Taro, Surga Tersembunyi di Gianyar Pemenang BCA Desa Wisata Award

Desa Wisata Taro merupakan desa tua di Bali yang kaya akan kisah dan peninggalan budaya masa lampau. Berada di kecamatan Tegallalang, Gianyar. Sekitar dua jam perjalanan dari Denpasar. Terletak…

CEO LPKR John Riady (Ist)

Rabu, 29 Juni 2022 - 12:58 WIB

Konsensus Analis Prediksi Pendapatan SILO Tumbuh Tahun Ini , LPKR Terimbas Positif

Konsensus analis Bloomberg pada Jumat (24/6/2022) memprediksi pendapatan PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) akan terus bertumbuh pada tahun ini meskipun pasien Covid-19 menurun. Bahkan,…