Hindari Terseret Isu SARA, Kekerasan dan Ujaran Kebencian di Ruang Digital 

Oleh : Chodijah Febriyani | Minggu, 07 November 2021 - 14:00 WIB

Ilustrasi Ujaran Kebencian
Ilustrasi Ujaran Kebencian

INDUSTRY.co.id - Survei Microsoft dalam laporan berjudul ‘Digital Civility Index (DCI)’ mengungkap fakta netizen Indonesia di urutan ke-29 dari 32 negara dalam penilaian tingkat kesopanan netizen se-Asia Tenggara. Laporan itu berdasarkan survei yang diikuti 16.000 responden di 32 negara.

Sistem penilaian laporan tersebut berkisar dari nol hingga 100. Semakin tinggi skor, maka semakin rendah kesopanan daring di negara tersebut. Beberapa sebab nilai buruk dari netizen Indonesia adalah terkait hoaks, penipuan dan termasuk cyberbullying atau perundungan di internet.

“Sebanyak 19 persen responden mengatakan mereka mengaku menjadi target perundungan dan 47 persen mengatakan mereka terlibat,” kata Pipit Djatma Fundraiser Consultant & Psychososial Actvist IBU Foundation saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Dia mengatakan, hasil survei tersebut mengidikasikan netizen Indonesia memang belum memenuhi aturan etika digital yang disebut netiket, yaitu etika dalam berkomunikasi di internet. Etika sendiri menurutnya sangat penting dalam tata cara bermasyarakat untuk menjaga hubungan baik dengan orang lain.

Etika dalam ruang digital pun sebenarnya tak jauh beda dengan aturan tata krama yang ada di dunia nyata. Seperti dalam berkomentar, menuliskan obrolan dalam huruf kapital semua yang membuat orang lain merasa sedang diteriaki. Selain itu hargai keberadaan dan waktu orang lain saat sedang berkomunikasi di platform seperti Zoom ketika meeting. 

Menurutnya saat menggunggah sesuatu diranah digital, sebaiknya penyampaian informasinya harus berdasarkan fakta, serta tidak mengandung SARA, kekerasan, maupun pornografi. Karena itu masyarakat diharapkan mengetahui dan memahami etika di ruang digital tersebut dan mematuhi aturan yang berlaku. 

"Sebab saat ini sudah ada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang mengatur terkait etika digital, pelanggarnya bisa dikenai pasal dan sanksi berat. Dengan adanya UU tersebut, masyarakat dan lingkup terkecil yaitu keluarga yang baik akan memilah informasi yang diterima dan informasi yang disebarkan, serta bertanggung jawab dan dapat dipercaya," jelasnya.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. 

Di webinar kali ini hadir pula narasumber lainnya yaitu Daniel Hermansyah, CEO of Kopi Chuseyo, Agus Saprudin, Guru di SMAN 1 Cabangbungin, Taufik Hidayat, Kepala UPT IT dan Dosen di Universitas Syekh Yusuf, serta Joana Lee, seorang Fitness & Beauty Enthusiast. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kegiatan operasional Antam

Kamis, 07 Juli 2022 - 20:39 WIB

Antam Catatkan Zero Fatality

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM; IDX: ANTM; ASX: ATM) anggota MIND ID - BUMN Holding Industri Pertambangan kembali berhasil mencatatkan zero fatality di lingkungan kerja selama semester pertama…

Groundbreaking Mazenta Residence Bintaro (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Kamis, 07 Juli 2022 - 18:20 WIB

Gelar Groundbreaking, Mazenta Residence Bintaro Sukses Tarik Minat Konsumen

PT Serpong Bangun Cipta melalui Cipta Harmoni Lestari (CHL) yang merupakan anak perusahaan Harita Group menggelar 'Groundbreaking' proyek residensial terbarunya yaitu 'Mazenta Residence Bintaro'.

Para anggota Direksi PT Summarecon Agung Tbk yang mengikuti acara paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (07/07/2022) di Jakarta. (Foto: Humas Summarecon Agung)

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:26 WIB

Kontribusi Usaha Summarecon Dukung Perekonomian Indonesia di Masa Pandemi

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menghadapi kondisi yang penuh tantangan untuk melalui masa pandemi Covid-19 dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun. Pasalnya, beragam pembatasan mobilitas yang…

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:22 WIB

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membenahi sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Delapan…

Direktur Retail Banking BSI Ngatari (kiri) dan Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kanan) saat meresmikan Program Hujan Emas BSI 2022 di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta.

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:18 WIB

Dorong Investasi Emas di Masyarakat, BSI Lakukan Program Hujan Emas

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mendorong minat masyarakat dalam berinvestasi khususnya melalui instrumen logam mulia atau emas lewat Program Hujan Emas.