Begini Caranya Menerapkan Etika di Internet

Oleh : Chodijah Febriyani | Senin, 01 November 2021 - 11:35 WIB

Internet (Ist)
Internet (Ist)

INDUSTRY.co.id - Etika digital ini berkaitan dengan kemampuan individu dalam menyadari, mencontohkan, menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan, dan mengembangkan tata kelola etika digital dalam kehidupan sehari-hari. Digital ethics sendiri menekankan pada kemampuan individu akan tata kelola etika digital (netiket).

Dalam netiket ada pengetahuan dasar yang perlu dipahami. Di antaranya pengetahuan dasar mengenai netiket, informasi hoaks, cara berinteraksi dan berpartisipasi di ruang digital, dan transaksi elektronik dan berdagang di ruang digital. 

N. Nursyamsiah Bahrum, Pengawas Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya menjelaskan, pada dasarnya dengan media digital setiap orang atau netizen berpartisipasi dalam berbagai hubungan dengan banyak orang yang melintasi geografis dan budaya. Menggunakan jejaring sosial, pesan instan, hingga membagikan konten termasuk di dalamnya.

“Segala aktivitas digital, di ruang digital, dan menggunakan media digital itu memerlukan etika digital,” kata Nur dalam Webinar Literasi DIgital di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Etika digital atau bisa dikenal dengan netiket memiliki fungsi yang sama dengan etika pada lingkungan sosial manusia di dunia nyata, yaitu merupakan tata krama atau sopan santun yang harus diperhatikan dalam pergaulan agar hubungan kita selalu baik. Tujuan netiket itu sendiri di sini harus memahami, mengevaluasi, dan menerapkan netiket berinternet. Netiket sendiri merupakan gabungan antara etika dan etiket berinternet.

“Netiket sendiri ada dua, one to many communication dan one to one communication. Ketika menggunakan media sosial itu berarti one to many communication,” tuturnya.

Saat berada di dunia digital, kita perlu mengikuti aturan layaknya di dunia nyata. Pengguna internet pun berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda. Adanya bermacam fasilitas di internet memungkinkan seseorang bertindak secara tidak etis. Oleh karena itu, kita perlu menggunakan etika atau netiket saat berinteraksi di ruang digital.

"Dalam etika berinternet, kita tidak boleh menggunakan huruf kapital pada seluruh kalimat. Apabila mengutip sesuatu dari internet, kutiplah seperlunya. Kemudian, memperlakukan email sebagai pesan pribadi. Etika berinternet juga menghargai hak cipta dan privasi orang lain, serta tidak melakukan spam," tukasnya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (30/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Lucia Palupi (Digital Content Music Producer Tukik Studio), Neni Nurachman (Guru SMAN 1 Singaparna), Mohamad Arif Hasan (Ketua Tim Penjaminan Mutu Sekolah SMAN 1 Singaparna), dan Azzahra Karina sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jajaran Komisaris dan Direksi BEI yang hadir pada RUPST BEI 2022. (Foto: Humas BEI)

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:14 WIB

Iman Rachman Resmi Jadi Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Hingga 2026

Para pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2021 telah menyetujui pengangkatan Iman Rachman sebagai Direktur Utama BEI…

Suasana Pengisian BBM (Pertamina)

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:01 WIB

Pembelian Pertalite Melalui Aplikasi MyPertamina Jangan Sampai Menyulitkan Rakyat Kecil di Daerah

Mulai 1 Juli 2022, pembeli BBM jenis Pertalite dan Solar subsidi harus mendaftar ke website MyPertamina atau aplikasi MyPertamina. Dengan begitu, hanya konsumen terdaftar saja yang bisa membeli…

Ilustrasi SPBU Coco

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:59 WIB

Soal Beli Solar dan Pertalite Pakai Aplikasi! DPR: Penggunaan MyPertamina untuk Hindari Kebocoran Subsidi

Jakarta-Rencana penggunaan aplikasi MyPertamina untuk mengakses solar dan Pertalite bagi masyarakat ditujukan untuk menutup kebocoran subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini dianggarkan.…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:43 WIB

Menperin Agus: Mitsubishi Komitmen Jadikan Indonesia Basis Produksi dan Hub Ekspor

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan para pelaku usaha di Jepang, di antaranya dengan prinsipal otomotif Mitsubishi Motors Corporation (MMC).┬áDalam…

PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma)

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:16 WIB

Ungggul dalam Bioteknologi dan Riset Ilmiah, Assosiated Capsule Group India Tertarik Kerjasama dengan Nucleus Farma

Jakarta-PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma) kembali membuktikan eksistensinya serta membuka peluang kerjasama dengan pihak nasional maupun internasional.