Etika Berinternet Masyarakat Indonesia Terendah ke-4 di Dunia

Oleh : Chodijah Febriyani | Minggu, 31 Oktober 2021 - 11:45 WIB

Ilustrasi Berkomentar di Dunia Maya atau Bermain Internet (Ist)
Ilustrasi Berkomentar di Dunia Maya atau Bermain Internet (Ist)

INDUSTRY.co.id - Lebih dari setengah penduduk Indonesia yang sudah melek digital, hal tersebut diketahui dari jumlah pengguna internet yang kini mencapai 202,6 juta. Sebanyak 170 juta di antaranya aktif di media sosial, namun sayangnya angka positif tersebut tidak diiringi etika bermedia digital yang sesuai norma kesopanan.

“Faktanya etika penggunanya cukup mengkhawatirkan setelah adanya hasil survei Digital Civility Index Microsoft yang menyebut tingkat kesopanan masyarakat Indonesia paling rendah se-Asia Tenggara dan termasuk terendah ke-4 di dunia,” kata Monica Eveline, Digital Strategist Diana Bakery saat webinar Literasi Digital Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Lebih jauh dia mengatakan etika di ruang digital sangat penting, sebab kecakapan pemanfaatan teknologi digital tak sebatas hanya mengoperasikannya dan penggunaan media sosial saja. Lebih dari itu etika di ruang sama dibutuhkannya seperti etika di dunia nyata saat melamar pekerjaan maupun berkomentar walaupun tidak bertatap muka langsung.

Adapun etika di ruang digital meliputi berkomunikasi sopan dan baik saat berinteraksi dengan pengguna lainnya, menghindari SARA dan cyberbullying, tidak mengumbar hal-hal pribadi, dan mewaspadai berita hoaks yang beredar di internet. Pengguna juga harus kritis saat memilah informasi mana yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan, terutama di masa pandemi Covid-19 begitu banyak informasi kesehatan yang beredar dan belum tentu benar.

Dia pun mengingatkan agar warga digital bisa menerapkan etika saat menggunakan media digital pun memberikan nilai positif dan keuntungan bagi individu. Hal tersebut sama saja seperti membangun personal branding dan membawa kredibilitas serta kepercayaan. Termasuk membangun relasi dan membuat seseorang menjadi mudah untuk bisa melakukan kolaborasi misalnya dengan brand atau influencer. 

“Tetap berhati-hati supaya tidak tertipu atau termakan hoax saat ingin berinteraksi dan berkolaborasi. Cek dulu track record, konten apa yang sering dibagikan, perhatikan etikanya di dunia digital, cek kolaborasi dengan siapa saja, dan perhatikan circle terdekatnya,” tukas Monica.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Maria Ivana, Graphic Designer JCO, Elvira Fitri, Manager External Student Affairs Universitas Multimedia Nusantara, Aluisius Surya, Co-Founder Siswapedia, Louiss Regi, seorang Content Creator.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (foto Ist)

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:21 WIB

Sedih! Muhaimin Iskandar: 3-4 Juta Pekerja Migran Indonesia Belum Jadi Peserta BP Jamsostek

Jakarta- Warga kita yang berada di luar negeri seperti Hongkong, Taiwan, Malaysia, Arab Saudi, dan lain-lain, yang tentu membutuhkan perhatian serius dan belum menjadi peserta BP Jamsostek.…

Presiden Jokowi di Ukraina

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:21 WIB

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tiba di Kyiv Ukraina

Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 11 jam, Kereta Luar Biasa (KLB) yang membawa Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana tiba di Peron 1 Stasiun Central Kyiv, Ukraina sekitar pukul 08.50…

Jajaran Komisaris dan Direksi BEI yang hadir pada RUPST BEI 2022. (Foto: Humas BEI)

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:14 WIB

Iman Rachman Resmi Jadi Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Hingga 2026

Para pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2021 telah menyetujui pengangkatan Iman Rachman sebagai Direktur Utama BEI…

Suasana Pengisian BBM (Pertamina)

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:01 WIB

Pembelian Pertalite Melalui Aplikasi MyPertamina Jangan Sampai Menyulitkan Rakyat Kecil di Daerah

Mulai 1 Juli 2022, pembeli BBM jenis Pertalite dan Solar subsidi harus mendaftar ke website MyPertamina atau aplikasi MyPertamina. Dengan begitu, hanya konsumen terdaftar saja yang bisa membeli…

Ilustrasi SPBU Coco

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:59 WIB

Soal Beli Solar dan Pertalite Pakai Aplikasi! DPR: Penggunaan MyPertamina untuk Hindari Kebocoran Subsidi

Jakarta-Rencana penggunaan aplikasi MyPertamina untuk mengakses solar dan Pertalite bagi masyarakat ditujukan untuk menutup kebocoran subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini dianggarkan.…