Meski Bahaya, Ini Alasan Mengapa Hoax Tumbuh Subur di Indonesia

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 28 Oktober 2021 - 12:00 WIB

HOAX
HOAX

INDUSTRY.co.id - Setelah hadirnya pandemi, aktivitas kita di ruang digital pendapatkan porsi yang cukup besar. Fakta tersebut didukung juga oleh survey dari Hootsuite di mana pengguna internet di Indonesia mencapai 9 jam per hari.

Akibat kegiatan kita di masa sekarang yang sangat mengandalkan teknologi, di masa depan nanti berpotensi adanya aktivitas hybrid dan kerja remote yang digunakan dibandingkan aktivitas konvensional seperti dulu.

Di samping sisi positif yang dihadirkan, faktanya peningkatan aktivitas digital turut meningkatkan kejahatan siber. Salah satu masalah kejahatan di ruang digital yang sering ditemukan ialah berita palsu.

“Kita harus semakin sering menyaring berita palsu. Sebelum pada akhirnya berita palsu itu menjadi bumerang bagi kita atau orang lain,” jelas Fibra Trias Amukti, Editor in Chief Mommies Daily dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Pada paparan Fibra, hoax bisa menyerang siapapun tanpa pandang bulu. Hoax merupakan kabar atau informasi bohong yang dibuat seolah-olah benar. Bentuk hoax bisa berupa tulisan, gambar, atau video melalui saluran seperti media sosial, aplikasi chatting, website, hingga email. Ciri-cirinya, hoax ini menciptakan keresahan, berasal dari sumber yang tidak jelas, menggunakan judul provokatif, dan kebanyakan mengangkat fanatisme SARA.

Penyebaran hoax ini memiliki dampak dan bahaya baik bagi pembuat atau penerimanya. Pembuat hoax akan terjerat UU ITE dan meninggalkan rekam jejak negatif. Sementara penerima hoax akan sangat mungkin menerima dampak yang lebih buruk daripada pembuat, yaitu berpengaruh pada kesehatan mental dan fisik, kesehatan finansial, hubungan antar masyarakat, dan keselamanatan nyawa.

Salah satu kasus yang pernah terjadi diakibatkan hoax adalah peristiwa panic buying di masyarakat ketika awal pandemi pada produk masker. Panic buying ini berdampak pada persoalan ekonomi, yang menyebabkan masker menjadi langka dan harganya melambung tinggi. Ia menyampaikan, ini menjadi sebuah ironi dan merugikan bagi masyarakat kelas ekonomi bawah.

“Meski menyebabkan banyak kerugian, hoax masih berkembang pesat di Indonesia karena adanya identitas anonim di ruang digital. Jadi pengguna merasa lebih berani untuk menyebarkan informasi tanpa harus bertanggung jawab. Lalu, menjadi sumber penghasilan karena modalnya kecil dan menaikkan rating,” paparnya.

Dari sisi penerima, hoax bisa berkembang dengan mudahnya karena tingkat literasi yang rendah. Masayrakat yang tidak terliterasi menjadi sasaran utama dari berita-berita hoaks. 

"Sebagai masyarakat, kita harus terus mengedukasi diri dan orang lain terkait hoaks ini dengan meningkatkan kemampuan literasi dan berpikir kritis. Di samping itu, selalu mencari tahu kebenaran dari setiap informasi yang kita terima di internet," jelasnya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. 

Webinar wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (26/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Donna Vennytaria (Owner New Lif), Alda Dina Bangun (Guru SD Cahaya Bangsa), Idayanti Sudiro (Certified Life and Wellness Coach), dan Ryan Samuel (Key Opinion Leader).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat peresmian fasilitas produksi PT Smoore Technology Indonesia (STI)

Jumat, 01 Juli 2022 - 12:10 WIB

Resmikan Fasilitas Produksi PT STI, Menteri Bahlil Minta Ruang untuk Anak-anak Daerah jadi Tuan Rumah

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia hadir dalam Peresmian Fasilitas Produksi PT Smoore Technology Indonesia (STI) yang berlokasi di Kabupaten Malang.

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo

Jumat, 01 Juli 2022 - 12:09 WIB

Kabar Duka Cita, Menpan RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo meninggal dunia, Jumat (1/7/2022). Tjahjo Kumolo meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta…

Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani saat menerima laporan dari Ketua Komisi II Ahamd Doli Kurnia. Foto: Jaka/ rni

Jumat, 01 Juli 2022 - 11:17 WIB

DPR Sahkan 3 UU Provinsi Baru, Puan, Jaminan Hak Rakyat Papua dalam Pemerataan Pembangunan

Jakarta-Rapat Paripurna DPR RI menyetujui 3 Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait provinsi baru Papua atau DOB (Daerah Otonomi Baru) Papua. Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengatakan, dukungan…

Ilustrasi tenaga kerja konstruksi

Jumat, 01 Juli 2022 - 11:05 WIB

Tahun 2022-2023, Kementerian PUPR Perbanyak Program Pembinaan Tenaga Kerja Konstruksi Vokasional

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi terus melakukan pelatihan dan sertifikasi pada tenaga kerja konstruksi guna meningkatkan kompetensi…

KSP Indosurya

Jumat, 01 Juli 2022 - 11:05 WIB

Sah! KSP Indosurya Berstatus Koperasi dalam Pengawasan Khusus

Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) akan menetapkan KSP Indosurya dalam status Koperasi Dalam Pengawasan Khusus menyusul belum tuntasnya proses pembayaran kewajiban terhadap anggota serta…