INDUSTRY.co.id, Jakarta - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjalin kerjasama dengan PT. Panasonic Manufacturing Indonesia untuk Program Magang Industri atau Praktek Kerja Lapangan (PKL).
Kerjasama itu terjalin antara Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LP3) yang akan menyalurkan mahasiswa yang tengah menjalankan Magang Industri/PKL dalam rangka implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada Universitas Negeri Jakarta.
“Perguruan tinggi dituntut mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) secara terus-menerus berinovasi dan kreatif mengikuti dinamika perubahan secara nasional dan internasional," ujar Muhammad Zid, selaku Kepala LP3 UNJ saat memberikan sambutan pembukaan Focus Group Discussion (FGD) Magang Industri Program MBKM UNJ, Kamis (21/10/2021).
FGD tersebut dihadiri oleh para narasumber dari pihak Industri dan UNJ. Mewakili industri, Wasis Kartiyoso dari PT. Panasonic Manufacturing Indonesia membagikan materi dengan tema 'How Can University-Industry Partnership'.
Narasumber dari UNJ, yakni Siti Drivoka Sulistyaningrum yang membawakan tema 'Bridging The Gap Between University and Industry: Magang Industri Berbasis Keterampilan Abad 21'. Sementara Nur Fakih sebagai narasumber dari praktisi membawakan tema 'Model Public-Private Partnership Magang Industri'.
"Keterampilan Abad 21 merupakan mutlak harus dimiliki oleh semua mahasiswa UNJ supaya bisa bersaing di dunia kerja, materi keterampilan abad 21 harus terinfusi kedalam beberapa mata kuliah misalnya mata kuliah Logika dan Penalaran," ungkap narasumber, Siti Drivoka Sulistyaningrum.
FGD tersebut dihadiri perwakilan Koordinator Program Studi, Koordinator PKL Fakultas dan Mitra Industri/Institusi.
“Luar Biasa magang Industri Program MBKM memberikan pengalaman kepada mahasiswa melalui pembelajaran langsung di tempat kerja (experiential learning)," ujar Budiaman, Sekretaris LP3 UNJ yang turut hadir.
Aam Amaningsih Jumhur menjelaskan, dalam magang industri mahasiswa mengenal tempat kerja, lebih paham dalam memasuki dunia kerja dan kariernya. Melalui kegiatan ini, permasalahan industri akan tersampaikan ke perguruan tinggi sehingga dosen bisa meng-update bahan ajar dan melakukan riset inovasi dengan mitra industri. Sementara industri mendapatkan talenta yang sesuai yang bisa langsung direkrut sehingga mengurangi biaya rekrutmen dan training.
"Mahasiswa selama magang akan mendapatkan hard skills diantaranya keterampilan, complex problem solving, analytical skills, dan soft skills diantaranya etika profesi/kerja, keterampilan komunikasi, kolaborasi dan kerjasama, kreativitas dan inovasi sebagai keterampilan abad 21," Ungkap Aam Amaningsih Jumhur, Koordinator Pusat PKL LP3 UNJ.