Dorong Pelaku Usaha Terapkan ERP, YoungLimWon Soft Lab Komit Majukan Bisnis di Indonesia

Oleh : Hariyanto | Senin, 25 Oktober 2021 - 17:46 WIB

YoungLimWon Soft Lab
YoungLimWon Soft Lab

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perusahaan teknologi asal Korea Selatan, YoungLimWon Soft Lab terus melakukan transformasi. Sejak 1993, Younglimwon Soft Lab merancang teknologi manajemen ERP (Enterprise Resource Planning) berbasis cloud bagi pebisnis untuk melakukan lompatan kemajuan berbasis riset yang kuat.

Kini, YoungLimwon Soft Lab telah melayani  lebih dari 2000 perusahaan di Korea Selatan dan lebih dari 100 klien dari berbagai negara, termasuk Indonesia melalui anak usahanya yang bernama SystemEver Indonesia. Sejak 2017, SystemEver Indonesia telah melayani sejumlah perusahaan multinasional di bidang distribusi, trading dan manufaktur.

Sebagai negara yang dinilai memiliki prospek bisnis yang cerah, CEO YoungLimWon Soft Lab Kwon Young-Bum optimis bisa membantu pelaku bisnis Indonesia melahirkan produk-produk inovatif dan solutif. Menariknya, 'SystemEver' memiliki berbagai lini produk yang dapat digunakan sesuai kebutuhan. Salah satunya adalah “SystemEver Nonprofit”.

Lini produk ini sangat cocok untuk perusahaan nirlaba. Selain itu, ada pula “Ever Attendance” yang cocok untuk lingkungan bisnis tanpa tatap muka yang dipicu oleh pandemi COVID-19 serta “Ever Payroll” untuk menangani urusan upah karyawan dengan nyaman.

Kebiasaan suatu negara dalam mengaplikasikan sistem ERP menjadi faktor yang menentukan bagi pengembangan produk YoungLimWon. Di negara-negara Barat, sistem ERP biasanya hanya menampilkan berbagai kategori seperti order entry, inventory management dan pembayaran pada layar yang terpisah yang dalam pengoperasiannya rupanya tidak mudah.

Untuk memudahkan penggunaan teknologi ERP, pada 1997 Younglimwon Soft Lab berhasil melahirkan “K-System” yang dijuluki sebagai “ERP versi Korea” dengan rancangan yang lebih aplikatif, hanya dalam satu layar kerja saja.

'K-System' dikembangkan sesuai dengan cara berpikir terpadu dan sistematis orang Korea, sehingga mampu meningkatkan efektivitas kerja. Oleh karenanya, 'K-System' menempati urutan puncak di pasar ERP Korea Selatan.

Adanya fitur khas Visual-K, mampu menyuguhkan tampilan lebih simpel dalam satu layar kerja sehingga memudahkan pengguna dalam mengintegrasikan dan  menjalani rencana bisnis dengan baik. Business owner pun dapat lebih cepat mengambil keputusan berdasarkan data yang terolah secara real time dari berbagai bagian manajemen terkait.

“Teknologi yang kami rancang, bukan hanya untuk meningkatkan penjualan, melainkan lebih pada teknologi yang berkelanjutan sehingga pelaku usaha tidak berpaku pada masalah teknis manajemen, melainkan bisa terus berinovasi melahirkan produk berkualitas berdasarkan riset yang mumpuni.”” tutur Kwon Young-Bum, CEO YoungLimWon Softlab Co., Ltd yang dikutip INDUSTRY.co.id, Senin (25/10/2021).

S3belumnya, pada tahun lalu YoungLimWon meluncurkan 'K-System Ace'. Produk tersebut dikembangkan untuk menyuguhkan ERP yang sesuai dengan ciri khas dari masing-masing industri dan amat diminati oleh para pelaku usaha.

Keberhasilan Younglimwon Soft Lab hingga kini juga tak terlepas dari proses riset dan pengembangan yang matang. Biasanya penyedia layanan ERP butuh waktu lebih dari 10 tahun untuk meningkatkan kualitas produk mereka. Namun dukungan penelitian yang mumpuni membuat Younglimwon Soft Lab mampu menyingkat waktu lebih cepat sekitar 4 sampai 5 tahun sesuai dengan dinamisasi tren yang berkembang.

Inovasi yang tiada henti dan kemampuannya mengadaptasikan teknologi ERP sesuai dengan karakter dan budaya masyarakat, mendapuk YoungLimWon Soft Lab sebagai penyedia layanan ERP terbaik di Korea Selatan, pemegang pangsa terbesar di pasar ERP domestik serta mencatatkan diri di KOSDAQ, bursa saham di Korea Selatan.

Di kancah global, YoungLimWon bahkan berencana untuk secara aktif maju ke pasar global, khususnya Indonesia, Vietam, China, Hongaria dan negara-negara lainnya.

Pengalaman yang sudah teruji  sebagai software engineer dan rekam jejaknya sebagai seorang expert di Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) dan Olimpiade Seoul 1988, Kwon berhasil mengantarkan YoungLimWon Soft Lab sebagai perusahaan ERP pionir di Asia. Kontribusinya tersebut juga menobatkannya sebagai peraih  Silver Tower Industrial, salah satu penghargaan bergengsi di bidang pengembangan industri di Korea Selatan.

Kwon berharap, YoungLimWon Soft Lab, tak sekedar menorehkan kemajuan pada angka-angka statistik, sekaligus juga mampu menjadi perusahaan yang menghargai human dignity yang senantiasa menyebarkan nilai-nilai budaya yang kreatif.
 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 Kementerian PUPR Uji Coba 3D Concrete Printing

Senin, 06 Desember 2021 - 09:34 WIB

Optimalkan Teknologi Revolusi Industri 4.0, Kementerian PUPR Uji Coba 3D Concrete Printing Karya Anak Bangsa

Bertepatan dengan Hari Bakti ke-76 PU, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerjasama dengan PT. PP (Persero) Tbk. dan Autoconz melakukan…

ASUS ROG Phone 5s Series

Senin, 06 Desember 2021 - 09:26 WIB

ASUS Republic of Gamers Hadirkan ROG Phone 5s Series untuk Gamers Indonesia, Ini Harganya...

ASUS Republic of Gamers menghadirkan perangkat terbarunya pada lini ROG Phone 5. Dengan kehadiran processor terbaru dan tercepat dari Qualcomm® Snapdragon™ membawa ROG Phone 5s Series sebagai…

Jalan Rusak di Karo, Sumatera Utara

Senin, 06 Desember 2021 - 09:03 WIB

Kementerian PUPR Siapkan Rencana Penanganan Jalan Rusak di Karo, Sumatera Utara

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (Sumut), Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga melakukan pengecekan…

Bakrie Amanah, Kaltim Prima Coal & Lanal Sangatta Gelar Aksi Tanam 7000 Pohon

Senin, 06 Desember 2021 - 08:00 WIB

Bakrie Amanah, Kaltim Prima Coal & Lanal Sangatta Gelar Aksi Tanam 7000 Pohon

Berkolaborasi dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan Lanal Sangatta, Bakrie Amanah menggelar aksi penanaman 7000 pohon untuk memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia yang diperingati setiap…

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia

Senin, 06 Desember 2021 - 07:10 WIB

Realisasi Capai 73%, Menteri Bahlil Percaya Diri Target Investasi Tembus Rp900 Triliun di Akhir 2021

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahl Lahadalia optimis target investasi Rp900 triliun bakal tercapai pada akhir tahun 2021.