Pentingnya Ketahui Ciri-Ciri Hoax, Agar Tidak Melanggar Etika Bermedia Digital

Oleh : Chodijah Febriyani | Minggu, 24 Oktober 2021 - 12:15 WIB

Ilustrasi Hoax (Ist)
Ilustrasi Hoax (Ist)

INDUSTRY.co.id - Kesadaran akan prinsip etis saat ada di ruang digital menjadi kunci ekosistem berinternet yang sehat. Dengan begitu setiap individu akan menjaga tata krama dan sopan santun berperilaku di dunia digital meskipun tidak bertatap muka langsung dengan pengguna lainnya.

“Seharusnya media sosial itu sama dengan perilaku kita di dunia nyata,” kata Aribowo Sasmito, dari Masyarakat Anti Fitnah saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat I, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Lebih lanjut dia pun mengemukakan prinsip etis bermedia digital seperti kesadaran dengan menyempatkan waktu untuk berpikir sebelum berinteraksi dan berpartisipasi di media sosial. Selanjutnya memiliki integritas, yaitu kejujuran dan keaslian, tanggung jawab bisa dikonfirmasi dan siap menerima konsekuensi. Kemudian kebajikan, peduli dengan kemanusiaan, menjaga martabat sebagai manusia dan sesama manusia yang berkaitan dengan empati yaitu kemampuan untuk menempatkan diri kita di posisi orang lain.

Sehingga sangat penting untuk setiap pengguna internet mempelajari etika di media sosial. Salah satunya terkait saat berbagi unggahan jangan sampai tidak memahami hoax atau berita palsu yang masih banyak ditemukan di media sosial. Memilah dan menyaring informasi sebagai bagian kemampuan cakap digital termasuk etika yang harus dimiliki. Apalagi hoax dampaknya begitu signifikan, bahkan orang yang menyebarkannya bisa terjerat UU ITE.

Menurutnya agar tidak melanggar etika bermedia digital, setiap pengguna perlu mengetahui ciri-ciri hoax agar tidak menyebarkannya. 

"Berita palsu ini memiliki ciri-ciri sumber informasinya tidak jelas, argumen terlihat ilmiah tapi salah, isinya memelintir fakta, dan membuat siapa pun yang membaca dan mendengarkan panik maupun emosi. Nah, agar tidak terjebak pada berita hoax setiap kali mendapat informasi hendaknya saring dulu dan bandingkan dengan berita lainnya. Kemudian cek sumbernya, apakah dari sumber portal berita terpercaya?," tukasnya.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

 Webinar kali ini juga mengundang narasumber seperti Maria Ivana, Graphic Designer JCO, Mona Ratuliu, Founder ParenThink, Agus Wahidin, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, dan Joana Lee, Fitness & Beauty Enthusiast. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Nasabah ASABRI

Selasa, 05 Juli 2022 - 21:47 WIB

Peserta Pensiun Lapor SPTB via ASABRI Mobile

PT ASABRI (Persero) adalah BUMN yang mengelola asuransi sosial Prajurit TNI, Anggota Polri dan PNS Kemhan/Polri, yang menjalankan programnya berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 102 Tahun…

Ketua BAZNAS RI, Prof Dr KH Noor Achmad MA.

Selasa, 05 Juli 2022 - 20:19 WIB

BAZNAS: Potensi Ekonomi Kurban 2022 Capai Rp31,6 Triliun

Jakarta-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyebutkan potensi ekonomi kurban tahun 2022 mencapai Rp31,6 triliun, atau meningkat 74 persen dari potensi tahun 2021.

Willy Anwar, Co-founder dari Transporta

Selasa, 05 Juli 2022 - 20:08 WIB

Transporta Terpilih untuk Mengikuti Program Inkubasi Startup Studio Indonesia Batch

Jakarta-Transporta, perusahaan startup teknologi di Indonesia, terpilih menjadi salah satu dari 15 perusahaan startup untuk berpartisipasi dalam Startup Studio Indonesia Batch 4 setelah melewati…

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menginstruksikan pengurus partai dari tingkat pusat hingga daerah untuk menjalin kerja sama dengan PPP dan PAN dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Hal itu dilakukan sebagai upaya memenangi Pilpres 2024.

Selasa, 05 Juli 2022 - 19:57 WIB

Kerja Sama Akar Rumput Perkuat Konsolidasi KIB Hingga ke Daerah

Jakarta- Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menginstruksikan pengurus partai dari tingkat pusat hingga daerah untuk menjalin kerja sama dengan PPP dan PAN dalam Koalisi Indonesia…

Hafferson Manurung, Executive Director NTT DATA Business Solutions Indonesia, bersama Yoke Chian Wong, Partner Account Manager OpenText Singapura sedang berbincang di sela-sela pertemuan dengan perusahaan-perusahaan di Jakarta.

Selasa, 05 Juli 2022 - 17:24 WIB

Bekerjasama dengan OpenText dan Google, NTT DATA Business Solutions Indonesia Hadirkan Solusi Cloud untuk Otomatisasi Keuangan Perusahaan

Jakarta– NTT DATA Business Solutions Indonesia bersama OpenText dan Google Cloud Platform menghadirkan solusi Cloud yang dapat diintegrasikan dengan berbagai inovasi.