Mengetahui Fitur Keamanan Aplikasi di Medsos

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 20 Oktober 2021 - 20:00 WIB

Media Sosial (Ist)
Media Sosial (Ist)

INDUSTRY.co.id - Kepopuleran media sosial menarik minat para penjahat siber untuk melakukan aksinya. Di media sosial sering ditemukan penipuan dengan berbagai modus. Beberapa diantaranya, pinjam uang dari medsos, akun medsos di-hack, iklan phishing, hingga SMS berhadiah.

Agar tidak terkena serangan siber dengan modus sejenis. Kita bisa menghindarinya dengan memanfaatkan fitur proteksi pada perangkat digital baik itu melalui hardware atau software. 

“Di perangkat keras kita bisa menggunakan PIN/Password untuk melindungi gadget kita. Berkembang lagi fingerprint dan face authenticator agar lebih aman,” jelas Asfan Muqtadir, Dosen Universitas PGRI Ronggolawe Tuban dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa timur, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Ia mengatakan, untuk media sosial dan aplikasi sejenis, fitur keamanan penting untuk menjadikan akun-akun kita lebih privat. Pada aplikasi seperti media sosial, fitur keamanan biasanya berada pada privacy setting. Contohnya, pada aplikasi WhatsApp kita dapat mengatur agar akun kita lebih privat, seperti foto profil dan status hanya untuk kontak. 

Selain itu, agar tidak ada orang yang sembarang login atau mencoba meretas akun Whatsapp, kita bisa menggunakan fitur two factor authentication untuk keamanan ekstra. Sistem keamanan ini merupakan sebuah sistem yang membutuhkan dua jenis autentikasi oleh penggunanya. 2FA memerlukan dua faktor yaitu something you have (handphone) dan something you know (password/PIN).

“Dengan 2FA saat login kita akan dikirimkan sebuah kode yang bisa digunakan di waktu tertentu sebagai bantuan verifikasi,” ungkapnya.

Sebagai pengguna aplikasi, upaya lain yang bisa kita lakukan ialah menggunakan jaringan pribadi bukan Wi-Fi publik, waspadai modus phishing dan jangan klik sembarangan, tingkatkan keamanan akun dengan password yang sulit serta menyalakan 2FA, dan lindungi ponsel dengan selalu memperbarui aplikasi pada ponsel.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (19/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Stephanie Olivia (Tenaga Ahli DPR RI), Emalia Iragiliati Sukarni (Ahli Pragmatic Linguistik Antropologi), Valencia Vergie Pramono (Marcomm Managert at IMS Indonesia), dan Untsaa Nabilla sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. BerlAndaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Desa Wisata Taro Bali

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:06 WIB

Menilik Desa Wisata Taro, Surga Tersembunyi di Gianyar Pemenang BCA Desa Wisata Award

Desa Wisata Taro merupakan desa tua di Bali yang kaya akan kisah dan peninggalan budaya masa lampau. Berada di kecamatan Tegallalang, Gianyar. Sekitar dua jam perjalanan dari Denpasar. Terletak…

CEO LPKR John Riady (Ist)

Rabu, 29 Juni 2022 - 12:58 WIB

Konsensus Analis Prediksi Pendapatan SILO Tumbuh Tahun Ini , LPKR Terimbas Positif

Konsensus analis Bloomberg pada Jumat (24/6/2022) memprediksi pendapatan PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) akan terus bertumbuh pada tahun ini meskipun pasien Covid-19 menurun. Bahkan,…

Ilustrasi TKI (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 29 Juni 2022 - 12:17 WIB

Duh! Ratusan TKI Meninggal di Malaysia, Legislator Usul Pembentukan Satgas Terpadu

Jakarta- Politisi Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan dibentuk satuan tugas terpadu untuk memonitor dan menjamin pelindungan bagi tenaga kerja migran.

Presiden Jokowi

Rabu, 29 Juni 2022 - 12:17 WIB

Tiga Makna Ibu Negara Iriana Hadir di Ukraina

Pengamat militer dan intelijen Ridlwan Habib menilai ada tiga makna atau alasan Ibu Negara Iriana Joko Widodo ikut dalam kunjungan bersejarah ke Ukraina.

Teluk Nha Trang, di Vietnam (iStock)

Rabu, 29 Juni 2022 - 12:15 WIB

Vietnam Larang Wisatawan Berenang di Teluk Nha Trang Demi Selamatkan Terumbu Karang

Dalam pembaruan perjalanan baru-baru ini, Vietnam melarang wisatawan untuk scuba diving dan berenang sebagai upaya untuk menyelamatkan terumbu karang yang rusak di wilayah teluk Nha Trang.