5 Tips ala Mona Ratuliu Memiliki Waktu Berkualitas Bersama Anak di Internet

Oleh : Chodijah Febriyani | Minggu, 17 Oktober 2021 - 13:35 WIB

Mona Ratuliu Saat Mendampingi Anaknya Belajar Online (Instagram/monaratuliu)
Mona Ratuliu Saat Mendampingi Anaknya Belajar Online (Instagram/monaratuliu)

INDUSTRY.co.id - Internet sudah menjadi keseharian masyarakat, sejak pandemi Covid-19 yang membatasi ruang gerak. Sehingga anak-anak harus sekolah online dan akhirnya sering mengakses internet yang tak hanya memiliki manfaat positif saja tapi juga dampak negatif.

“Anak-anak perlu didampingi saat memakai internet untuk menghindari dampak negatif yang tidak diinginkan,” kata Mona Ratuliu Founder Parenthink saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I,  melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Dia pun mengajak para orangtua untuk memiliki waktu berkualitas dengan trik satu jam cerdas bersama anak saat membuat kesepakatan tentang penggunaan internet. Antara lain:

1.Orangtua harus mau mendengarkan anak terlebih dulu, dengan cerita pengalaman anak saat memakai internet. Selama 15 menit, tanyakan apakah anak pernah mengalami cyberbullying, hal apa yang menurut mereka menarik di internet.

2.Selama 10 menit orangtua bisa memberikan pandangan terhadap apa yang dialami oleh anak.

3.Selanjutnya orangtua dan anak saling berbagi pengalaman selama 10 menit terkait aktivitasnya hal baik dan buruk di internet. Orangtua bisa berbagi pengalaman yang dialami orang lain di mana internet juga memiliki ancaman kejahatan dari orang tidak dikenal seperti predator anak.

4.Dalam 20 menit orangtua dan anak bisa sama-sama membuat kesepakatan terkait penggunaan internet. Kapan waktu bebas dari gawai dan aturan berapa lama mengakses internet dalam sehari.

5.Terakhir, selama 5 menit orangtua bisa gunakan untuk merefleksikan diri dan merencanakan aksi mengenai hal-hal yang sudah disepakati bersama.  

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula narasumber seperti Klemes Rahardja, Founder The Enterpreneur Society, Cyntia Jasmine, Founder GIFU, Dee Rahma, seorang Digital Marketing Strategist dan Andi S, seorang Medical Doctor & Health Educator.   

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Integrasi Jembatan Kaca

Senin, 27 Juni 2022 - 06:33 WIB

Tingkatkan Daya Tarik Pariwisata KSPN Bromo, Kementerian PUPR Bangun Jembatan Kaca Seruni Point

Sektor pariwisata dipercaya menjadi salah satu lokomotif penggerak perekonomian nasional. Hal ini terbukti berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) di mana pada 2021 terjadi peningkatan…

Ir. H. Said Iqbal, ME Presiden Partai Buruh

Senin, 27 Juni 2022 - 06:30 WIB

Hari Ini Partai Buruh Daftarkan Uji Formil dan Materiil UU P3 ke Mahkamah Konstitusi

Uji formil dan materiil terhadap UU P3 akan didaftarkan ke Mahkamah Konstitusi pada hari Senin, tanggal 27 Juni 2022 jam 14.00 WIB. Demikian disampaikan Presiden Partai Buruh Said Iqbal.

Presiden Jokowi

Senin, 27 Juni 2022 - 06:17 WIB

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tiba di Munich Jerman

Setelah menempuh penerbangan selama kurang lebih 13 jam, pesawat Garuda Indonesia dengan kode penerbangan GIA-1 yang membawa Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo beserta rombongan…

Teater Wayang Indonesia Tampilkan Grup Legendaris Wayang Orang Ngesti Pandowo dengan Lakon Kresna Duta

Senin, 27 Juni 2022 - 06:15 WIB

Teater Wayang Indonesia Tampilkan Grup Legendaris Wayang Orang Ngesti Pandowo dengan Lakon Kresna Duta

Seni wayang memiliki pesona dan nilai yang tetap aktual. Namun perlu memadankan agar wayang dapat memainkan peranannya di masa kini. Oleh karena itu perlu dipikirkan bagaimana agar kesenian…

Ilustrasi galon guna ulang

Senin, 27 Juni 2022 - 06:01 WIB

Komisioner KPPU: Secara Pribadi Saya Tidak Setuju Ada Pelabelan BPA

Komisioner┬áKomisi Pengawas Persaingan usaha (KPPU), Chandra Setiawan, mengatakan secara pribadi tidak setuju ada pelabelan Bisfenol A (BPA) terhadap kemasan galon guna ulang. Alasannya menurut…