Menko Luhut Bawa Kabar Gembira, Kasus Covid-19 Harian di Indonesia Menurun Hingga 98,9%

Oleh : Hariyanto | Selasa, 12 Oktober 2021 - 14:25 WIB

Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan
Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dibandingkan dengan negara-negara tetangga di ASEAN, Indonesia mengalami perkembangan pesat dengan kasus konfirmasi Covid-19 harian yang terus menurun hingga 98,9 persen pada 15 Juli lalu, menurunnya angka kematian, dan terdongkraknya kecepatan vaksinasi yang ada.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan pada Konferensi Pers Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Senin, (11/10/2021) yang juga dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menurut Menko Luhut, syarat penurunan level PPKM dengan meningkatkan vaksinasi lansia memperlihatkan keberhasilannya. Sementara itu,  pelaksanaan PON Papua memang meningkatkan mobilitas dari berbagai daerah, tetapi tidak menciptakan lonjakan kasus yang besar.

“Adanya SE Satgas No. 17/2021 membantu mencegah terjadinya penyebaran kasus setelah kepulangan kontingen dari seluruh panitia ke daerah asal,” ungkapnya.

Sejauh ini, ada sekitar 83 orang yang terpapar. Walaupun begitu, penyelenggaraan ini dapat dijadikan contoh bagi penyelenggaraan acara besar lainnya kedepannya.

Dalam konteks pembukaan Bali sebagai destinasi pariwisata mancanegara, akan dilakukan secara seksama dan dengan pengawasan yang maksimal.

“Sistem karantina harus clean dan transparan, target vaksin harus dikejar dan Pemerintah akan memperketat persyaratan mulai dari Pre-Departure Requirement hingga On-Arrival Requirement,” tegasnya.

Secara detail, Menko Luhut mengungkapkan beberapa persyaratan sebelum kedatangan bagi pendatang dari luar negeri. Dalam persyaratan ini ditentukan beberapa hal yaitu bila pengunjung berasal dari negara dengan kasus konfirmasi level 1 dan 2 dengan positivity rate <=5 persen.

Hasil negatif tes RT-PCR sampelnya diambil maksimal 3×24 jam sebelum jam keberangkatan. Kemudian, bukti vaksinasi lengkap dengan dosis ke-2 dilakukan setidaknya 14 hari sebelum keberangkatan dan ditulis dalam Bahasa Inggris dan selain bahasa negara asal, asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan min. USD 100.000 dan mencakup pembiayaan penanganan COVID-19, bukti konfirmasi pembayaran akomodasi selama di Indonesia dari penyedia akomodasi atau pihak ketiga.

Sedangkan dalam On-Arrival Requirement ditentukan beberapa hal yaitu Mengisi E-HAC via aplikasi Peduli Lindungi. “Kita buat aplikasi ini go internasional,” tegas Menko Luhut.

Selain itu, Menko Luhut juga turut mengingatkan perlunya kesiapan seluruh elemen masyarakat dalam menyambut Natal dan Tahun Baru. “Kita jangan sampai lengah dan lepas kendali dengan situasi ini, Presiden sudah wanti-wanti agar kita semua tetap menjaga keadaan kondusif,” ungkapnya.

Menko Luhut mengatakan bahwa Presiden juga meminta agar strategi menghadapi liburan ini segera dituntaskan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan pembukaan Kepri sebagai destinasi pariwisata. “Persyaratannya sesuai tadi yang sudah dijelaskan, dan akan ditambah beberapa tempat Isolasi terpusat nantinya di daerah tersebut, pembukaan pariwisata ini juga akan menjadi contoh bagi daerah lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, Menteri Kesehatan Budi Sadikin menjelaskan kedepannya beberapa acara besar seperti PON harus menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. “Tempat tinggal, makanan, PCR Test random, dan Isolasi terpusat akan terus diketatkan,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan secara ilmiah mengenai kasus di Indonesia yang turun dengan drastis salah satunya karena kekebalan yang timbul baik secara alami maupun buatan.

“Bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri kami telah menyiapkan Survei Prevalensi Antibodi Masyarakat Untuk 21.880 sampel di 34 Provinsi seluruh Indonesia,” tegasnya.

Survei ini, menurutnya, akan memberikan gambaran kedepannya mengenai peta penanganan covid-19 sehingga pencegahan akan dilaksanakan dengan lebih maksimal. Bekerja sama dengan Universitas dan WHO, survey ini akan memperlihatkan pula kepada dunia atas kesiapan Indonesia dalam menghadapi Covid-19.

Indonesia juga menempati urutan ke-5 terbanyak yang telah melaksanakan vaksinasi di seluruh dunia. Diharapkan kedepannya penanganan Covid-19 akan lebih maksimal dan Indonesia mampu menghadapi tantangan ini dengan lebih baik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Anugerah KIP 2021 Klasifikasi Badan Publik Informatif

Selasa, 26 Oktober 2021 - 22:00 WIB

KemenKopUKM Raih Anugerah KIP 2021 Klasifikasi Badan Publik Informatif

Kementerian Koperasi dan UKM berhasil meraih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2021 untuk klasifikasi Badan Publik Informatif dengan kategori penilaian tertinggi.

OMAI Stimuno

Selasa, 26 Oktober 2021 - 21:46 WIB

Sukses Pasarkan OMAI Stimuno ke Mancanegara, Dexa Medica Sabet Penghargaan Primaniyarta 2021

Berkontribusi meningkatkan ekspor salah satu produk farmasi Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) yakni STIMUNO ke pasar nontradisional, Dexa Group melalui PT Dexa Medica meraih penghargaan Primaniyarta…

Ketua Umum PII Heru Dewanto

Selasa, 26 Oktober 2021 - 21:30 WIB

Persatuan Insinyur Indonesia Bantu 50 Mahasiswa dan Lulusan Program Vokasi Asal Indonesia Bekerja di Hungaria

Persatuan Insinyur Indonesia (PII) bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), membantu 50 orang yang terdiri dari mahasiswa dan lulusan program vokasi asal Indonesia…

Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin

Selasa, 26 Oktober 2021 - 20:02 WIB

Legislator Golkar Minta Pemerintah Genjot Vaksinasi Covid-19 di Daerah Luar Jawa-Bali

Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin meminta pemerintah mempercepat vaksinasi di luar Jawa-Bali, mengingat sampai saat ini, baru 5 provinsi yang capaian vaksinasinya di atas nasional

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat mendampingi Presiden Joko Widodo pada acara peresmian pabrik gula PT Prima Alam Gemilang (PAG) di Bombana, Sulawesi Tenggara

Selasa, 26 Oktober 2021 - 19:45 WIB

Menperin Agus: Industri Manufaktur Sukses Jadi Penopang Utama Ekonomi RI

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa sektor industri manufaktur Indonesia selama tujuh tahun pemerintahan Joko Widodo tetap memainkan peranan penting…