Pentingnya Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Etika Berinternet

Oleh : Chodijah Febriyani | Senin, 11 Oktober 2021 - 16:30 WIB

Ilustrasi Internet (Ist)
Ilustrasi Internet (Ist)

INDUSTRY.co.id - Nilai-nilai tradisional masyarakat Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika tidaklah boleh terlupakan. Meskipun kini telah terjadi perubahan akibat digitalisasi dan budaya interaksi masyarakat dalam berkomunikasi yang berpindah ke media digital.

Arief Lestadi, Founder NAS Consulting dan Research mengatakan, rendahnya pemahaman nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika bisa membuat masyarakat tidak memahami batasan kebebasan berekspresi dengan perundungan, ujaran kebencian, pencemaran nama baik, atau provokasi yang mengarah pada segresasi sosial di ruang digital.

“Pemahaman Pancasila dan Bhineka Tungga Ika yang lemah akan membuat masyarakat tidak mampu membedakan keterbukaan informasi publik dengan pelanggaran privasi di ruang digital dan tidak mampu membedakan misinformasi, disinformasi dan malinformasi,” ujarnya saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Dia mengatakan, warga negara yang memahami nilai-nilai luhur Pancasila dapat dilihat dari cara berpikir kritis dalam menerima informasi, meminimalisir unfollow, unfriend, block ketika ada ketidaksetujuan dengan individu lainnya. Serta membuat masyarakat lebih mudah menerapkan gotong royong dalam kolaborasi di ranah digital. 

Sebab setiap sila dari Pancasila yang sudah disusun para pendiri bangsa, mengandung unsur yang sesuai dengan kepribadian masyarakat Indonesia. Seperti dalam sila pertama dengan nilai cinta kasih saling menghargai kepercayaan orang lain di dunia digital. 

Begitu juga dengan sila kedua nilai utamanya mengenai kesetaraan, sehingga tidak boleh ada cyberbullying di media sosial. Adapun sila ketiga, nilai utamanya harmoni yang mementingkan kepentingan Indonesia daripada golongan. Sila keempat adalah unsur demokratis dan sila kelima gotong royong yang bisa diaplikasikan juga di ruang digital. 

“Saat warga digital menyadari falsafah hidup berbangsa, setiap orang akhirnya bisa hidup berdampingan di ruang digital dengan nyaman dan aman,” jelasnya.

Tentunya diiringi sikap bijak dalam mengkonsumsi apa yang ada di ruang digital, yakni salah satunya kritis dalam menerima informasi. Sehingga bisa memilah mana informasi yang dibutuhkan, mampu memverifikasi informasi, mengevaluasi informasi, distribusi informasi, dan berpartisipasi di masyarakat jika ada kejanggalan informasi terkait hoaks, serta bisa memanfaatkan ruang digital untuk kolaborasi yang positif. 

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula narasumber lainnya yaitu Pringgo Aryo, Produser dan Komposer Musik, Dee Rahma, seorang Digital Marketing Strategist dan Diena Haryana, Founder SEJIWA.  

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Penanaman pohon di Kaki Gunung Salak salah satunya oleh Antam

Rabu, 06 Juli 2022 - 17:21 WIB

TGHNS Lepas Elang Brontok Bareng Brimob dan PT Antam

Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TGHNS), Bogor 4 Juli 2022, tepatnya di area Kolat Korps Brimob POLRI, Kawasan TN Gunung Halimun Salak, telah dilakukan kegiatan pelepasliaran tiga ekor Elang…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Kementerian Perindustrian Tahun 2021

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:55 WIB

Luar Biasa! Kemenperin Sukses Raih Opini WTP 14 Kali Berturut, Ini Respon Menperin Agus

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-14 kalinya pada Laporan Keuangan tahun 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Opini…

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian Elvi Rofiqotul Hidayah dan Direktur Lelang (DJKN) Joko Prihanto

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:34 WIB

Pegadaian dan DJKN Tingkatkan Kerjasama Akurasi Data Bea Lelang

PT Pegadaian bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melakukan Penandatangan Perpanjangan Perjanjian Kerjasama Penatausahaan dan Pelaporan Bea Lelang Pegadaian.

Peresmian Pasar Banyumas

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:28 WIB

Bangkitkan Perekonomian Masyarakat Jawa Tengah, Pasar Banyumas Diresmikan

Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti meresmikan Pasar Banyumas di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah yang telah selesai…

Presiden Jokowi Tinjau Proyek Peningkatan Struktur Jalan di Pulau Nias

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:23 WIB

Tinjau Konektivitas Jalan di Pulau Nias, Presiden Jokowi: InsyaAllah Tahun Depan Sudah Rampung Semuanya

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi…