INDUSTRY.co.id-Jakarta-Tidak dapat dipungkiri bahwa pasar pencari properti terbesar sekarang adalah para kaum millennial atau keluarga muda yang mencari rumah pertama baik sebagai hunian masa depan maupun investasi.

Dalam acara Webinar Property Talk : “The Next Level of Life in South of Jakarta” yang telah diselenggarakan oleh Duta Putra Land dengan narasumber yang telah memiliki pengalaman di bidang property puluhan tahun, seperti Ali Soedarsono, selaku Managing Director Duta Putra Land, Ali Tranghanda selaku CEO dari Indonesia Property Watch, dan Suryanti Agustinar selaku Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN, telah dikupas tuntas mengenai perkembangan properti di masa pandemic dan perkembangan kawasan selatan Jakarta.

Ali Soedarsono selaku Managing Director Duta Putra Land berpendapat bahwa sudah saatnya kawasan selatan Jakarta menjadi primadona baru sebagai kawasan hunian bagi masyarakat karena kawasannya yang lebih hijau, lebih sejuk, dan dengan tingkat polusi lebih rendah, sehingga akan dapat menjadi pusat lifestyle yang baru, bagi para milenial yang menjadi pasar pencari property terbesar saat ini.

Ali Tranghanda mengemukakan, survey menyebutkan bahwa daya beli pembelian property di masa pandemic itu masih ada, dan hunian rumah dengan range harga 500 juta – 1 Miliar menjadi pilihan yang paling diminati oleh responden.

Bahwa Property is about momentum, karena saat yang tepat untuk membeli properti adalah sekarang dan bukan nanti-nanti. Apalagi dengan adanya isu-isu strategis yang dapat menjadi stimulus peningkatanperekonomian Indonesia.

“Isu-isu strategis yang pertama adalah stimulus relaksasi kebijakan tahun ini yang mungkin menjadi yang paling banyak dalam sejarah Indonesia dimulai dari DP 0%, kebijakan PPN 0% yang sebelumnya belum pernah diterapkan oleh Pemerintah, serta suku bunga 7-days reverse repo rate Bank Indonesia yang mencapai titik terendah dalam sejarah Indonesia dan akan berhubungan langsung dengan cicilan yang rendah, dan GDP Growth di Indonesia”, imbuh Ali Tranghanda.

Pertimbangan lain yang perlu dicermati dalam pembelian properti adalah faktor perkembangan wilayah, dengan poin-poin utamanya adalah pengembangan infrastruktur akses, dan banyaknya developer yang mulai membangun di area tersebut baik dari segi komersial, bisnis, dan hunian, termasuk dari salah satu developer properti terkemuka, Duta Putra Land.

Duta Putra Land adalah perusahaan real estate yang telah berdiri sejak 1983 dan sudah memiliki lebih dari 35 portofolio projek pengembangan properti yang terdiri dari perumahan, apartemen, komersial area, office tower¸ superblock, dan kawasan kota mandiri, salah satunya adalah projek 200 Hektar kota mandiri Grand Duta City Bekasi yang telah diluncurkan sebelumnya pada tahun 2019.

Melanjutkan kesuksesan dari pengembangan proyek Grand Duta City Bekasi, Duta Putra Land kembali meluncurkan projek di kawasan selatan Jakarta, yaitu Grand Duta City South of Jakarta.

Ali Soedarsono memaparkan bahwa adanya peningkatan kebutuhan hunian yang besar dari masyarakat, khususnya dari milenial yang mendambakan hunian pertamanya untuk hunian masa kini dan untuk generasi mendatang.

"Berangkat dari kebutuhan tersebut dan dari analisa perkembangan akses dan infrastruktur yang prospektif, kami memutuskan saat ini adalah saat yang tepat untuk mengembangkan Grand Duta City South of Jakarta, a New Smart and Integrated Township di kawasan selatan Jakarta,” katanya.

Grand Duta City South of Jakarta merupakan pengembangan kota mandiri seluas 200 Hektar yang terdiri dari area Central Business District, lifestyle centre, area komersial, dan residential. Kota mandiri tersebut akan ditunjang oleh 80 Ha area hijau yang tersebar di seluruh lahan dari Grand Duta City South of Jakarta. Grand Duta City South of Jakarta memiliki lokasi yang strategis yang dapat diakses dari exit tol Pamulang JORR 2, exit tol Sawangan dan kedepannya melalui exit toll Bojong Gede tol Depok – Antasari (Desari) yang rencananya akan mencapai pembangunan Seksi III di tahun 2022. Bila sudah rampung, pembangunan tol akan dilanjutkan dan tersambung ke Tol Bogor Outer Ring Road (BORR).

“Visi kami dalam mengembangkan Grand Duta City South of Jakarta adalah menyediakan suatu hunian berkualitas yang dapat memfasilitasi kebutuhan hidup para penghuni terutama di era New Normal” imbuh Ali Soedarsono. Konsep pengembangan hunian lebih berfokus pada kehidupan modern, sehat dan flexible living, yang dapat kami sampaikan dengan menghadirkan sebuah desain façade rumah kontemporer modern dengan denah ruangan yang efektif dan efisien, namun tetap mengedepankan fungsi-fungsi sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik. Selain itu dengan konsep flexible living, para penghuni dapat memiliki alternatif tata ruang yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan para penghuni.

Menanggapi antusiasme masyarakat terhadap pengembangan kawasan ini, pada tanggal 30 September 2021, Grand Duta City South of Jakarta telah mengadakan acara Grand Product Knowledge dan pre-launching tahap 1. Hanya dalam kurun waktu 1 hari, seluruh unit tahap 1 di Grand Duta City South of Jakarta telah terjual habis.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para agent, sales, dan konsumen yang telah memberikan support dan kepercayaan kepada kami sehingga acara pre-launching Grand Duta City South of Jakarta dapat berjalan dengan baik dan sukses”.

“Kami berharap Grand Duta City South of Jakarta dapat menjadi pilihan hunian yang akan membawa perubahan kehidupan yang lebih baik dan menghadirkan keharmonisan bagi para penghuni di masa sekarang dan masa mendatang dan dapat mencerminkan tagline utama kami, Better Living for Generations.”