UMKM Go Online, Melihat Peluang Marketplace untuk Jualan

Oleh : Chodijah Febriyani | Senin, 11 Oktober 2021 - 13:45 WIB

Ilustrasi UMKM Go Digital (Ist)
Ilustrasi UMKM Go Digital (Ist)

INDUSTRY.co.id - Menurut data Bank Indonesia (BI) Januari 2021, nilai transaksi e-commerce Indonesia mencapai Rp266,3 triliun pada 2020. Sebanyak 15,3 juta UMKM masuk ke platform digital hingga akhir Agustus 2021, masih ada 28 juta UMKM lagi yang masih dalam proses konfirmasi pendataan. 

"Dari sini kita bisa lihat geliat UMKM di Indonesia dan kita beruntung banget karena pemerintah dukung UMKM dan ciptakan ekosistem online supaya UMKM berkembang," kata Dona Vennytaria, Owner New Life (online shop) saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Dukungan pemerintah ini bisa dilihat dari keberadaan Relawan Pandu Digital dari Direktorat Ekonomi Digital Kementerian Komunikasi dan Informasi. Mereka melakukan sosialisasi, edukasi, dan pendampingan pemanfaatan marketplace yang menunjang pelaku UMKM dalam berdagang. Ada begitu banyak marketplace yang bisa dipilih pemilik usaha, lalu bagaimana memilih yang tepat?.

Dona mengungkapkan agar memilih aplikasi yang user friendly. Mudah untuk update produk dan harga, bisa untung besar dengan modal kecil, ada gratis iklan toko dan produk, memiliki jangkauan luas di dalam maupun luar negeri, serta bebas biaya transfer ke rekening penjual. Untuk bisa sukses berjualan online, menurutnya pemilik usaha harus memerhatikan pemilihan jenis produk, sumber produk, waktu pengerjaan, stock barang, hingga packaging. 

Dia pun menceritakan sedikit mengenai New Life yang merupakan toko online berupa barang-barang pre-love yang sudah tidak terpakai. Konsep tersebut dia dapatkan inspirasinya dari Marie Kondo seorang pakar menata rumah dari Jepan yang terkenal dengan konsep minimalisnya. 

"Di masa pandemi ketika hanya di rumah saja dan menjalani Work From Home (WFH) akhirnya dia membuka tokonya dan menjual barang-barangnya yang tidak terpakai lagi. Dari sana dia bisa membuat rumahnya lebih lapang karena barang taknterpakai berkurang dan benda yang dijual pun memiliki manfaat bagi orang lain," jelasnya.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bogor Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula narasumber seperti Said Hasibuan, Sekjen Relawan TIK Indonesia, Aisyiah Ulfah, Guru TK Bina Harapan III Cinere, dan Fiona Damanik, seorang Konseler dan Psikolog.  

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Bitcoin

Minggu, 03 Juli 2022 - 20:00 WIB

Simak! Berikut Panduan Lengkap Analisa Teknikal Bitcoin dan Saran Indodax Untuk Investor

Analisa teknikal Bitcoin menjadi salah satu kunci dalam investasi. Hal ini agar para investor dapat tetap meraih untuk meskipun pasar kripto tengah bergejolak. Saat ini, harga bitcoin menyentuh…

Industri 4.0 di sektor industri

Minggu, 03 Juli 2022 - 19:35 WIB

Kemenperin Pastikan Teknologi Industri 4.0 di Seluruh Rantai Pasok Manufaktur Terus Berjalan

Akselerasi revolusi industri 4.0 yang dicanangkan melalui Peta Jalan Making Indonesia 4.0 terus berjalan. Sektor manufaktur didorong bertransformasi menggunakan teknologi digital di seluruh…

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Minggu, 03 Juli 2022 - 18:00 WIB

Ketua MPR RI Juara Pertama Best of The Best Eksekutif Kejuaraan Menembak Jaksa Agung Cup

Ketua MPR RI sekaligus Dewan Penasihat Persatuan Berburu dan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin) Bambang Soesatyo berhasil menyabet Juara Pertama Best of The Best Kelas Eksekutif Kejuaraan…

Peletakan Batu Pertama Gedung Keuskupan Merauke oleh Kementerian PUPR

Minggu, 03 Juli 2022 - 16:04 WIB

Peletakan Batu Pertama Gedung Keuskupan Merauke oleh Kementerian PUPR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) memulai pembangunan gedung Keuskupan Merauke di Jalan Raya Mandala, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Secara seremoni pembangunan infrastruktur…

Menperin Agus Sidak Distributot Minyak Goreng Curah Bersubsidi

Minggu, 03 Juli 2022 - 15:25 WIB

Kemenperin: 130 Perusahaan CPO dan MGS Sudah Daftar di SIMIRAH 2.0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, hingga 1 Juli 2022, sebanyak 130 perusahaan sudah mendaftar ke dalam Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH) 2.0.