BSI Luncurkan Co-Branding Kartu ATM/Debit Member Card untuk Santripreneur Indonesia

Oleh : Wiyanto | Minggu, 10 Oktober 2021 - 17:03 WIB

Wakil Direktur Utama 1 PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Ngatari (tengah) menyerahkan secara simbolis Co-Branding Kartu ATM/Debit Member Card untuk Santripreneur Indonesia
Wakil Direktur Utama 1 PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Ngatari (tengah) menyerahkan secara simbolis Co-Branding Kartu ATM/Debit Member Card untuk Santripreneur Indonesia

INDUSTRY.co.id-Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) meluncurkan Co-Branding Kartu ATM/Debit untuk anggota Santripreneur Indonesia. Melalui kolaborasi ini, BSI berharap seluruh anggota Santripreneur dapat memanfaatkan produk dan layanan lewat platform digital.

Wakil Direktur Utama 1 BSI Ngatari mengatakan kerjasama co-branding dengan Santripreneur Indonesia ini merupakan kepercayaan bagi Bank Syariah Indonesia untuk terus terlibat dalam melahirkan dan menumbuhkan para santri-santri untuk berwirausaha (santripreneur), melalui kartu anggota sebagai identitas anggota dengan memanfaatkan produk dan layanan digital lainnya.

Ngatari menambahkan saat ini BSI terus berinovasi dan bertransformasi seiring dengan perubahan pola konsumen yang kini mengandalkan digital, serta terbatasnya mobilitas masyarakat di masa pandemi Covid-19.

"Setiap anggota Santripreneur nantinya akan mendapatkan fasilitas BSI Mobile, selain kartu debit co-branding Santripreneur. Manfaat lainnya adalah layanan BSI di 1.500 outlet dan lebih dari 2.400 jaringan ATM yang tersebar di seluruh Nusantara. Kolaborasi ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi semua pihak” ucap Ngatari, di Hotel Millenium, Jakarta (7/10).

Santripreneur Indonesia telah berkembang secara signifikan dimana hingga saat ini anggota santripreneur mencapai 20.000 dari berbagai wilayah di Indonesia, melalui Badan Pengurus Cabang di masing-masing kota dan kabupaten di sebagian besar wilayah Indonesia untuk mengakomodasi keanggotaan di daerah-daerah. Potensi bisnis tidak hanya dari kerja sama saat ini saja, kedepannya diharapkan BSI dapat menjadi mitra Santripreneur Indonesia dengan produk dan layanan perbankan syariah lainnya.

“Kami memilih BSI karena pada dasarnya kami memiliki kesamaan cita-cita dan harapan. Harapan supaya ekonomi masyarakat menjadi lebih kuat ekonominya,” ungkap Pembina Santripreneur Indonesia KH Ahmad Sugeng Utomo (Gus Ut).

Hal senada juga disampaikan Sekjen Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Iggi H. Ahcsien. Menurut Iggi, kerja sama antara Santripreneur Indonesia dan Bank Syariah Indonesia adalah salah satu bentuk ikhitar kita semuanya, bangsa Indonesia agar ekonomi kita semakin kuat.

Pada acara tersebut juga dihadiri langsung oleh Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Ahmad Nur Wahid, dan Direktur Retail Banking Bank Syariah Indonesia Kokok Alun Akbar

Di era perubahan teknologi yang semakin maju, digital atau online banking ini satu keniscayaan dalam perbankan. Saat ini transaksi yang dilakukan dari electronic channel BSI telah mencapai 95%, inilah yang memacu BSI untuk terus melakukan inovasi.

Inovasi yang dilakukan BSI terutama dalam layanan mobile banking, menjadikan BSI Mobile tidak hanya sebagai alat transaksi keuangan namun juga supper apps beyond banking. Selain memberikan layanan fitur finansial yang lengkap, BSI Mobile juga menyediakan layanan sosial untuk berbagi melalui menu ZISWAF, serta layanan spiritual yang memberikan kemudahan bagi nasabah dalam menjalankan ibadah seperti pengingat jadwal sholat dan petunjuk masjid terdekat.

BSI telah meluncurkan fitur berupa pembukaan rekening online dengan biometric face recognition, sehingga anggota Santripreneur di seluruh daerah dapat dengan mudah membuka rekening tabungan BSI. Dengan begitu anggota Santripreneur tidak perlu datang ke bank jika ingin membuka tabungan. Inovasi ini diharapkan bisa menarik santri milenial untuk menabung dan menggunakan bank syariah untuk kebutuhan keuangannya.

Sebagai Bank Syariah hasil merger 3 (tiga) bank milik BUMN, BSI berkomitmen untuk senantiasa menyediakan layanan perbankan yang terbaik sesuai prinsip syariah dan memberikan kemaslahatan yang seluas-luasnya bagi umat.

Bank Syariah Indonesia saat ini masuk dalam daftar 10 besar bank terbesar di Indonesia dari sisi aset. Di tengah kondisi pandemi COVID-19, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berhasil menorehkan kinerja impresif sepanjang semester I 2021 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 1,48 triliun, naik 34,29% secara year on year (yoy). Bank syariah terbesar di Indonesia ini juga mencatat pertumbuhan jumlah user mobile banking yang signifikan, menembus 2,5 juta pengguna.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Hafferson Manurung, Executive Director NTT DATA Business Solutions Indonesia, bersama Yoke Chian Wong, Partner Account Manager OpenText Singapura sedang berbincang di sela-sela pertemuan dengan perusahaan-perusahaan di Jakarta.

Selasa, 05 Juli 2022 - 17:24 WIB

Bekerjasama dengan OpenText dan Google, NTT DATA Business Solutions Indonesia Hadirkan Solusi Cloud untuk Otomatisasi Keuangan Perusahaan

Jakarta– NTT DATA Business Solutions Indonesia bersama OpenText dan Google Cloud Platform menghadirkan solusi Cloud yang dapat diintegrasikan dengan berbagai inovasi.

Mendag Zulkifli Hasan

Selasa, 05 Juli 2022 - 17:12 WIB

Janji Mendag Zulhas Terbukti, Harga Minyak Goreng Curah Kini Rp14 Ribu per Liter

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengaku kerja nyatanya selama dua minggu telah membuahkan hasil. Ia mengklaim, ketersediaan minyak goreng di pasaran aman dengan harga sesuai harga…

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (Dok: Kemenparekraf)

Selasa, 05 Juli 2022 - 17:00 WIB

Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo Meningkat Hingga 65.362 Pengunjung

Kunjungan wisata ke Labuan Bajo hingga Juni 2022 mencapai 65.362 kunjungan, hal tersebut disampaikan oleh Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat, NTT. Lebih lanjut,…

Daging sapi di sebuah pasar becek

Selasa, 05 Juli 2022 - 16:56 WIB

Kementan Pastikan Ketersediaan Hewan Ternak Aman

Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar talk show Tani on Stage di halaman Masjid Baiturrahman Kaum, Kampung Seuseupan, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kiri-kanan: Sofianto Widjaja- General Manager PT. Wahana Kemalaniaga Makmur, Cloudinia J Dieter- Senior Project Manager PT. Wahana Kemalaniaga Makmur, Abdul Sobur- Ketua presidium Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), H.M Wiradadi Soeprayogo- Bidang Organisasi, kelembagaan, Hukum dan Aspirasi Daerah, Asosiasi Pengusaha Kayu Gergajian dan Kayu Olahan Indonesia

Selasa, 05 Juli 2022 - 16:50 WIB

Pamer Ketangguhan Industri Furnitur! IFMAC & WOODMAC 2022 Hadirkan Teknologi-Teknologi Terbaru Pasca Pandemi

Jakarta– Industri furnitur Indonesia menunjukkan ketangguhannya dalam mengatasi dampak pandemi. Pelaku industri furnitur mampu beradaptasi dan mengalami pertumbuhan yang signifikan.