Manfaat Berjualan di Marketplace bagi UMKM

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 09 Oktober 2021 - 15:25 WIB

Ilustrasi Digital UMKM (Ist)
Ilustrasi Digital UMKM (Ist)

INDUSTRY.co.id - Tingginya transaksi online membuka peluang baru bagi UMKM untuk beralih ke dunia digital dan melakukan penjualan secara online. Data dari Bank Indonesia menyatakan, di tahun 2020 saja terdapat 266,3 triliun rupiah nilai transaksi pada e-commerce.

Ketika UMKM masuk ke dunia online pun tidak membutuhkan modal sebesar mendirikan toko offline. Modalnya sangat minim bahkan gratis dan tanpa modal. Hal ini bisa dilakukan karena pada jualan online terdapat sistem dropshipper. 

“Dengan berjualan online kita bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Tidak hanya orang sekitar, tetapi seluruh Indonesia. Cuma perlu modal handphone kita bisa berjualan dan menghasilkan uang secara online,” tutur Monica Eveline, Digital Strategist Diana Bakery dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Lalu mengapa harus mulai dari marketplace? Monica menuturkan, membuka akun marketplace lebih mudah dibandingkan membangun website sendiri. Di marketplace, kita hanya perlu untuk mengunggah produk yang akan dijual dan biayanya pun gratis. Di samping itu, konsumen marketplace itu tinggi hingga mencapai 129,9 juta pengguna di tahun 2020. Customer pun bisa berbelanja kapanpun bahkan selama 24 jam.

Di Indonesia sendiri terdapat berbagai jenis marketplace, seperti Tokopedia, Shopee, Olx, Bukalapak, Blibli, dan lainnya. Masing-masing marketplace pun memiliki target pasarnya masing-masing.

Akan tetapi, menurut Monica, kita bisa memulainya di seluruh marketplace secara gratis. Perlahan-lahan kita jadi bisa mengetahui marketplace mana yang penjualannya cocok dengan produk kita. Banyaknya toko di marketplace nyatanya memperketat persaingan penjualan. Agar produk kita lebih menonjol dibandingkan toko lainnya. 

Kita bisa melakukan beberapa hal. Pertama, optimasi dasar dengan menyesuaikan antara judul, kategori, deskripsi, dan foto produk. Kedua, rating produk yang tinggi atau besar. Hal ini mempengaruhi kepercayaan dan tingkat penjualan. Ketiga, beriklan di marketplace untuk menarik pembeli dan meningkatkan penjualan.

“Dengan beriklan, toko akan masuk ke dalam halaman pertama pencarian. Jaid bisa lebih cepat dan menghemat waktu untuk toko makin dikenal konsumen,” jelas Monica.

Ia menyampaikan, di tengah meningkatnya pengguna internet hal ini menjadi momen yang tepat untuk para UMKM beralih ke digital. "Jangan sampai kita ketinggalan dengan UMKM lain yang telah lebih dulu bergabung di dunia digital," jelasnya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (7/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Pipit Djatma (Fundraiser Consultant & Psychosocial Activist IBU Foundation), Golda Siregar (Senior Consultant at Power Character), Mardiana R.L (Vice Principal in Kinderhouse Pre-School), dan Louiss Regi Aude (KOL).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama.

Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Hafferson Manurung, Executive Director NTT DATA Business Solutions Indonesia, bersama Yoke Chian Wong, Partner Account Manager OpenText Singapura sedang berbincang di sela-sela pertemuan dengan perusahaan-perusahaan di Jakarta.

Selasa, 05 Juli 2022 - 17:24 WIB

Bekerjasama dengan OpenText dan Google, NTT DATA Business Solutions Indonesia Hadirkan Solusi Cloud untuk Otomatisasi Keuangan Perusahaan

Jakarta– NTT DATA Business Solutions Indonesia bersama OpenText dan Google Cloud Platform menghadirkan solusi Cloud yang dapat diintegrasikan dengan berbagai inovasi.

Mendag Zulkifli Hasan

Selasa, 05 Juli 2022 - 17:12 WIB

Janji Mendag Zulhas Terbukti, Harga Minyak Goreng Curah Kini Rp14 Ribu per Liter

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengaku kerja nyatanya selama dua minggu telah membuahkan hasil. Ia mengklaim, ketersediaan minyak goreng di pasaran aman dengan harga sesuai harga…

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (Dok: Kemenparekraf)

Selasa, 05 Juli 2022 - 17:00 WIB

Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo Meningkat Hingga 65.362 Pengunjung

Kunjungan wisata ke Labuan Bajo hingga Juni 2022 mencapai 65.362 kunjungan, hal tersebut disampaikan oleh Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat, NTT. Lebih lanjut,…

Daging sapi di sebuah pasar becek

Selasa, 05 Juli 2022 - 16:56 WIB

Kementan Pastikan Ketersediaan Hewan Ternak Aman

Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar talk show Tani on Stage di halaman Masjid Baiturrahman Kaum, Kampung Seuseupan, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kiri-kanan: Sofianto Widjaja- General Manager PT. Wahana Kemalaniaga Makmur, Cloudinia J Dieter- Senior Project Manager PT. Wahana Kemalaniaga Makmur, Abdul Sobur- Ketua presidium Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), H.M Wiradadi Soeprayogo- Bidang Organisasi, kelembagaan, Hukum dan Aspirasi Daerah, Asosiasi Pengusaha Kayu Gergajian dan Kayu Olahan Indonesia

Selasa, 05 Juli 2022 - 16:50 WIB

Pamer Ketangguhan Industri Furnitur! IFMAC & WOODMAC 2022 Hadirkan Teknologi-Teknologi Terbaru Pasca Pandemi

Jakarta– Industri furnitur Indonesia menunjukkan ketangguhannya dalam mengatasi dampak pandemi. Pelaku industri furnitur mampu beradaptasi dan mengalami pertumbuhan yang signifikan.