Ini Alasan Mengapa Masyarakat Mudah Percaya Berita Hoax

Oleh : Chodijah Febriyani | Jumat, 08 Oktober 2021 - 18:00 WIB

HOAX
HOAX

INDUSTRY.co.id - Berita bohong saat ini layaknya makanan sehari-hari dan dianggap biasa. Akan tetapi, efek dari hoaks sangat luas, terutama bagi mereka yang tidak memahami literasi digital. 

Memfliter berita bohong sendiri dilakukan sebagai sebuah langkah antisipasi agar saat mendapat informasi baru kita bisa mengetahui apakah itu benar atau tidak. Hoax adalah berita bohong atau informasi sesat yang sengaja dibuat agar terlihat benar dan umumnya memainkan emosi masyarakat.

“Semua hal yang berhubungan dengan internet membuat informasi tersebar dengan cepat. Bahkan ada informasi yang membingungkan. Masyarakat yang tidak cermat akan menelan mentah-mentah berita tersebut,” ujar Didit Aditya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Hubin dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Informasi yang begitu cepat berdampak pada cara masing-masing individu mencernanya. Menurut Didit, kebanyakan individu tidak membaca suatu informasi dari sumber yang kredibel secara keseluruhan.

Biasanya, hoax didistribusikan melalui media sosial karena efeknya besar, berisi pesan yang membuat cemas dan panik pembacanya, dan diakhiri oleh permintaan untuk diviralkan. Orang dengan mudahnya menyebarkan hoaks karena tidak mengetahui bahwa itu berita bohong, kemampuan literasi yang rendah, malas membaca, tidak cermat dengan sumber berita, dan ingin menjadi orang yang paling update dengan berita.

Dampak dari hoax tentu negatif karena memicu perpecahan, menurunkan reputasi pihak yang dirugikan, menyita waktu, dan berpotensi menjadikan fakta itu sendiri tidak dapat dipercaya.

“Ketika ada informasi terbaru, kita harus bertanya kepada pemberi informasi tentang sumbernya,” tutur Didit.

Di samping itu, mencari informasi pada website sebagai langkah dalam memfilter hoax. Kemudian, membandingkan informasi serupa dari berbagai sumber, memeriksa identitas penyebar informasi, dan pahami informasi untuk menentukan tingkat kepentingannya. 

Selain itu, hoax biasanya memiliki judul yang provokatif, situs tidak jelas, dan perlu diperiksa keaslian fotonya. Setiap berita yang ingin disebarkan harus melewati berbagai pertimbangan, seperti kebenaran, manfaatnya bagi orang lain, dan tingkat kepentingannya. 

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa (5/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Reza Hidayat (CEO Oreima Films), Abdul Muhyi (Kepala Sekolah SMK Auto Matsuda), Ragel Trisudarmo (Dosen/Universitas Kuningan), dan Riri Damayanti (KOL).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Penanaman pohon di Kaki Gunung Salak salah satunya oleh Antam

Rabu, 06 Juli 2022 - 17:21 WIB

TGHNS Lepas Elang Brontok Bareng Brimob dan PT Antam

Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TGHNS), Bogor 4 Juli 2022, tepatnya di area Kolat Korps Brimob POLRI, Kawasan TN Gunung Halimun Salak, telah dilakukan kegiatan pelepasliaran tiga ekor Elang…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Kementerian Perindustrian Tahun 2021

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:55 WIB

Luar Biasa! Kemenperin Sukses Raih Opini WTP 14 Kali Berturut, Ini Respon Menperin Agus

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-14 kalinya pada Laporan Keuangan tahun 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Opini…

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian Elvi Rofiqotul Hidayah dan Direktur Lelang (DJKN) Joko Prihanto

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:34 WIB

Pegadaian dan DJKN Tingkatkan Kerjasama Akurasi Data Bea Lelang

PT Pegadaian bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melakukan Penandatangan Perpanjangan Perjanjian Kerjasama Penatausahaan dan Pelaporan Bea Lelang Pegadaian.

Peresmian Pasar Banyumas

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:28 WIB

Bangkitkan Perekonomian Masyarakat Jawa Tengah, Pasar Banyumas Diresmikan

Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti meresmikan Pasar Banyumas di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah yang telah selesai…

Presiden Jokowi Tinjau Proyek Peningkatan Struktur Jalan di Pulau Nias

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:23 WIB

Tinjau Konektivitas Jalan di Pulau Nias, Presiden Jokowi: InsyaAllah Tahun Depan Sudah Rampung Semuanya

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi…