Menerapkan Toleransi di Dunia Maya, Bisa Melawan Ujaran Kebencian

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 30 September 2021 - 19:00 WIB

Ilustrasi Ujaran Kebencian
Ilustrasi Ujaran Kebencian

INDUSTRY.co.id - Teknologi internet berkembang semakin pesat, pertukaran informasi di segala bidang pun menjadi semakin cepat, terlebih sekarang setiap orang bisa dengan mudah mengupdate berita lewat ponsel pribadi. Segala macam informasi yang bertebaran di internet pun bisa memberi dampak negatif, jika individunya tidak bisa memfilter dan memahami nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang multikultural.

“Internet dan media sosial bisa dijadikan alat untuk melakukan tindakan kejahatan, penipuan, terorisme, eksploitasi anak online sampai penyebaran ujaran kebencian yang berpotensi SARA,” Ujar Pipit Djatma, Fundraiser Consultant & Psychososial Actvist IBU Foundation saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Lebih jauh dia mengungkapkan motif orang melakukan ujaran kebencian, yaitu karena faktor di dalam diri seperti tidak bisa menanggapi dengan baik perbedaan pendapat. Kemudian saat tidak menyukai sesuatu dan ditunjukan di media sosial, serta pengungkapan emosi yang tak terkontrol. Sementara faktor dari luar diri biasanya terpengaruh dari lingkungan pertemanan dan komunitas.

Pipit mengungkapkan, masyarakat perlu memahami tentang konsep negara Indonesia yang multikultural dengan keragamannya dari suku bangsa serta agama. Ruang digital dan media sosial dengan 202,6 juta pengguna di Indonesia membutuhkan sikap toleransi serta menghargai perbedaan. Karena mekipun tak terbatas, penggunanya tetap memikiki etika berinternet dan di Indonesia hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Berinteraksi atau berkolaborasi pada hal-hal yang positif. Menjadi diri sendiri, tidak memaki maupun provokasi saat menyampaikan kritik. Perlunya menghargai perbedaan, cek dan ricek kebenaran berita atau situs yang dibuka serta menjaga netiket,” tuturnya.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Andry Hamida, Head of Creative Visual Brand Hello Monday Morning, Maria Natasya, seorang Graphic Designer dan Rino Kaprodi Teknik Informatika Universitas Buddhi Dharma. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Webinar Jamkrindo preneur

Rabu, 29 Juni 2022 - 19:49 WIB

Jamkrindo Dukung Transformasi Digitalisasi UMKM

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52, PT Jaminan Kredit Indonesia (PT Jamkrindo), perusahaan penjaminan kredit terbesar di Indonesia, menyelenggarakan Coaching Clinic Jamkrindopreneur…

Depot air isi ulang

Rabu, 29 Juni 2022 - 19:32 WIB

Asosiasi Depot Air Minum: Label BPA Bantu Pertumbuhan UMKM.

Ketua Umum Asosiasi Pemasok dan Distributor Depot Air Minum Indonesia (APDAMINDO) —induk organisasi 60.000 depot air minum di Indonesia, Budi Darmawan, menepis isu pelabelan Bisfenol A atau…

Cisco Indonesia berhasil menduduki peringkat pertama dalam Best Workplaces Indonesia tahun 2022

Rabu, 29 Juni 2022 - 19:29 WIB

Great Place to Work Indonesia Berikan Penghargaan kepada Perusahaan dengan Budaya Tempat Kerja Terbaik

Jakarta-Great Place to Work® adalah otoritas global dalam budaya tempat kerja, mengumumkan daftar perdana Certified™ dan 10 Best Workplaces™ terbaik pada acara Indonesia Best Workplaces…

Ilustrasi pembasmian kebun ganja. (Fachrul Reza/NurPhoto via Getty Images)

Rabu, 29 Juni 2022 - 18:58 WIB

Komisi III dan Komisi IX Akan Tindak Lanjuti Usulan Legalisasi Ganja Medis

Jakarta-Wakil Ketua DPR RI Koordinator Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sufmi Dasco Ahmad mengatakan telah melakukan komunikasi terkait dengan usulan soal legalisasi ganja untuk medis dengan pimpinan…

Peresmian Gedung Baru Bank BTN KCS Banda Aceh, Rabu (29/6).

Rabu, 29 Juni 2022 - 18:42 WIB

Atasi Backlog dan Penuhi Kebutuhan Hunian Milenial, BTN Ekspansi ke Aceh

Banda Aceh - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) siap mendukung generasi milenial diberbagai daerah memiliki hunian yang layak, salah satunya di Provinsi Aceh.