Memahami Kebebasan Berekspresi di Media Sosial

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 30 September 2021 - 15:25 WIB

Media Sosial (Ist)
Media Sosial (Ist)

INDUSTRY.co.id - Hadirnya media sosial membuat kebebasan berekspresi semakin besar terjadi. Media sosial kerap dianggap sebagai aktualisasi diri untuk berkarya sekaligus berekspresi. Namun dalam kebebasan ini jangan sampai tidak memiliki aturan sehingga dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Kebebasan berekspresi adalah kebebasan untuk mencari, menerima dan memberikan informasi dan gagasan dalam segala jenis tanpa memandang batas pengertian. Kebebasan berekspresi ini juga diatur dalam hukum di Indonesia pasal 19 ayat 2, Kovenan internasional tentang hak-hak sipil dan politik yang telah diratifikasi pemerintah Indonesia. Payung hukum lainnya, ialah Pasal 28 e ayat 3 UU 1945 dan juga pasal 28 f UU 1945.

Ari Nursenja Rivanti, dosen Universitas Pendidikan Indonesia mengatakan, media sosial sebagai ruang baru bagi masyarakat untuk berekspresi sebagai tempat juga mereka mendapatkan pengakuan sosial. Media sosial juga menjadi ruang bagaimana khalayak dapat berinteraksi melalui banyak saluran. Membawa perbincangan mereka ke era baru dalam ruang publik.

"Kehadiran internet dapat didefinisikan membawa manusia beranjak dari era telekomunikasi menuju komunikasi interaktif. Artinya selain sarana mencari informasi juga sebagai sarana untuk berinteraksi," ungkapnya mengisi webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Ada hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan alam sekitarnya. Dalam hal ini menyoal kebebasan berekspresi ada asumsi yang membingkai kebebasan berekspresi yakni ada teori ekologi. Dalam teori tersebut menyatakan pertama media melingkupi setiap tindakan di dalam, kedua media memperbaiki persepsi kita dan mengorganisasikan pengalaman kita. Dan ketiga media menyatukan seluruh dunia.

Dari asumsi teori ekologi ini menyatakan setiap peristiwa atau hal yang dilakukan di belahan dunia dapat diketahui atau dapat menjalar ke belahan dunia lainnya. 

"Inilah yang dimaksud dengan kekuatan media sosial saat ini tapi juga menjadi pisau atau bumerang ketika seseorang menggunakan media sosial untuk hal-hal yang negatif itu itu akan menjadi bumerang keburukan untuk dirinya sendiri," jelasnya.

Apa yang dikemukakan oleh teori tersebut menyatakan kehadiran media baru dan internet saat ini sudah mendominasi kegiatan manusia. Internet bukan hanya sekadar tempat mencari informasi namun juga menjadi sumber pendapatan. Kondisi objektif hari ini kalau dulu dijadikan sebagai alat mencari informasi tapi hari ini sudah bergeser menjadi sumber pendapatan. Hal ini yang menjadi nilai positif dari internet.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/9/2021) juga menghadirkan pembicara Gabriella Jacqueline, (Brand Activation Lead at Startup Agritech and Entrepreneur), Aristyo Hadikusuma (Director of Otomasi Inovasi Indonesia), Aditianata (Dosen Universitas Esa Unggul), dan Rio Silaen sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Direktur (Presdir) JNE, Mohamad Feriadi saat menerima plakat Ramadhan Bahagia oleh Bendahara Jurnalis Filantropi Indonesia (Jufi) Ahmad Zuhdi

Jumat, 01 Juli 2022 - 22:54 WIB

Kunci Sukses PT JNE, Berbisnis Melibatkan Tuhan

PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) menjadi salah satu perusahaan logistik ternama di Tanah Air.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati

Jumat, 01 Juli 2022 - 18:52 WIB

Menkeu: Anggaran Perlinsos Naik Seiring Guncangan yang Dirasakan Masyarakat

Jakarta, Kemenkeu – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, anggaran perlindungan sosial (perlinsos) mengalami kenaikan seiring dengan guncangan yang dirasakan oleh masyarakat.

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 01 Juli 2022 - 18:41 WIB

Tegas! Sri Mulyani: Kami Tak Akan Lagi Berikan Program Pengampunan Pajak!

Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2022), menegaskan pihaknya tidak akan lagi memberikan program pengampunan pajak.

Ikan Gurame Asam Manis (Foto: Instagram: dcost.seafood)

Jumat, 01 Juli 2022 - 18:30 WIB

3 Rekomendasi Tempat Makan Seafood Nikmat, dijamin Bikin Ketagihan

Bagi kamu pecinta hidangan laut, ada satu rekomendasi restoran yang wajib kamu coba nih! Ya, namanya D'Cost, ini merupakan jaringan restoran seafood terbesar di Indonesia.

Direktur SDM dan Hukum PT ASABRI (Persero) Sri Ainin Muktirizka beserta jajaran menghadiri langsung Penanaman Pohon di Polda Kepulauan Riau

Jumat, 01 Juli 2022 - 18:16 WIB

ASABRI Tanam Pohon di Sejumlah Kesatuan Kepolisian

Dalam memperingati Hari Ulang Tahun Ke-76 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2022, PT ASABRI (Persero) melaksanakan Program Pelestarian Alam melalui Penanaman Pohon di sejumlah kesatuan Kepolisian.