Waspada! Infodemi Lebih Bahaya dari Virus Corona

Oleh : Chodijah Febriyani | Senin, 27 September 2021 - 17:10 WIB

Ilustrasi Hoax (klikdokter)
Ilustrasi Hoax (klikdokter)

INDUSTRY.co.id - Pandemi Covid-19 telah membuat perubahan besar dalam penggunaan teknologi dan internet. Di mana tak hanya virus corona saja, informasi mengalami penyebarannya yang cepat, namun jauh dari akurat. Sumber dari UNESCO, saat ini masyarakat dunia tidak hanya mengalami pandemi karena penyakit. Namun Covid-19 juga menyebabkan disinformasi pandemi yang secara langsung berdampak pada kehidupan banyak orang. 

"Mengutip Direktur Jendral WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, kini masyarakat tidak hanya sedang memerangi epidemi tapi juga infodemi atau informasi mengenai pandemi yaitu hoax yang menyebar lebih cepat dan lebih mudah daripada virus corona dan sama bahayanya," kata Komarudin, Ketua PC NU Kabupaten Bekasi saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Lebih lanjut dia mengatakan dampak dari infodemi tersebut memicu kepanikan di masyarakat, membuat abai akan protokol kesehatan, tidak mau divaksinasi, menyepelekan Covid-19, yang berujung pada mengancam keselamatan diri, keluarga dan lingkungan. 
Masyarakat diharapkan dapat mengidentifikasi informasi atau berita palsu yang beredar yakni dengan mengecek terlebih dulu. 

"Mulai dari kata dan pemilihan bahasa yang cenderung provokatif menyulut emosi pembacanya, mengutip judul media sepotong-sepotong dengan nara sumber tidak jelas, dan dibuat seolah-olah meyakinkan," ujarnya.

"Cari kata kunci terkait info yang akan dicari kebenarannya. Memudian cek di Google dengan menuliskan kata kunci tersebut atau buka turnbackhoax.id atau cekfakta.com," tukasnya.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. 

Di webinar kali ini hadir pula narasumber lainnya yaitu Vera Susanti, Ketua Muslimat NU Kabupaten Bekasi, Wulan Mayasari, Fatauat NU Kabupaten Bekasi, dan Dwi Larasati, Founder Saung Ceria. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Para anggota Direksi PT Summarecon Agung Tbk yang mengikuti acara paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (07/07/2022) di Jakarta. (Foto: Humas Summarecon Agung)

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:26 WIB

Kontribusi Usaha Summarecon Dukung Perekonomian Indonesia di Masa Pandemi

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menghadapi kondisi yang penuh tantangan untuk melalui masa pandemi Covid-19 dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun. Pasalnya, beragam pembatasan mobilitas yang…

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:22 WIB

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membenahi sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Delapan…

Direktur Retail Banking BSI Ngatari (kiri) dan Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kanan) saat meresmikan Program Hujan Emas BSI 2022 di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta.

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:18 WIB

Dorong Investasi Emas di Masyarakat, BSI Lakukan Program Hujan Emas

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mendorong minat masyarakat dalam berinvestasi khususnya melalui instrumen logam mulia atau emas lewat Program Hujan Emas.

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:17 WIB

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Menurut laporan We Are Social, penggunaan internet di Indonesia untuk bersosial media menghabiskan 197 menit atau sekitar 3,2 jam per harinya. Seperti yang sudah kita tahu, media sosial digunakan…

Bank OCBC NISP dan Chandra Asri Teken Fasilitas Pinjaman 10 Tahun Sebesar US$100 Juta

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:11 WIB

Fasilitasi Bisnis Industri Petrokimia, Bank OCBC NISP dan Chandra Asri Teken Fasilitas Pinjaman 10 Tahun Sebesar US$100 Juta

Pembiayaan yang diberikan oleh Bank OCBC NISP adalah bagian dari komitmen Bank untuk mendukung Chandra Asri agar dapat secara berkesinambungan mengembangkan bisnisnya.