Cara Aman Bermain di Internet Agar Terhindar dari Kejahatan Siber

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 25 September 2021 - 18:00 WIB

Cyber attack (Foto Ist)
Cyber attack (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Saat ini pengguna internet aktif sudah mencapai 202,6 juta jiwa yakni 73,7 persen dari total populasi Indonesia. Adapun 170 juta di antaranya aktif di media sosial, di antaranya  dengan rata-rata 3 jam 15 menit digunakan di media sosial untuk menonton video di YouTube, menonton vlog, mendengarkan musik streaming, mendengarkan siaran stasiun radio secara online hingga podcast. Berbagai aktivitas di online tersebut menjadi peluang untuk tindak kejahatan cyber. 

Menurut statistik yang dikutip dari kominfo, Indonesia pun ada di peringkat ke-2 dunia kasus kejahatan siber, sementara di posisi pertama ditempati Ukraina. Bisa dibayangkan bagaimana rawannya kejahatan siber yang memanfaatkan data pribadi dan jaringan komputer akan memanfaatkan korbannya.

"Laporan tiap tahun mengenai kejahatan siber pun tinggi, kasusnya ada yang selesai dan masih berstatus dalam pelaporan penanganannya," kata Tanzela Azizi, Instruktur Edukasi4ID saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I,  melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Kerugian dari kejahatan siber pun berimbas pada sisi finansial, di pertengahan tahun 2020 saja dengan aduan 5.093 kasus, total kerugian yang dialami mencapai Rp17,69 miliar. Dari kejahatan siber, terdapat 5 jenis konten negatif tertinggi selama tahun 2020 yaitu penipuan, pengancaman, pemerasan, penghinaan dan pencemaran. Adapun jenis platform terlapor yang tertinggi adalah Whats’App, Instagram, Facebook, dan SMS.

Sehingga masyarakat Indonesia tak cukup melek digital saja, warga digitalnya juga harus pintar membaca dunia digital. Lebih lanjut dia mengatakan ada beberapa jenis kejahatan siber yang sering terjadi di internet. Seperti pelanggaran privacy, pelanggaran kekayaan intelektual, akses tanpa izin ke sistem dan layanan komputer, serta konten ilegal hingga sabotase dan pemerasan siber. 

"Untuk menghindari tindak kejahatan siber, perhatikan cara aman dalam bermedia sosial. Gunakan sumber terpercaya, pilih aplikasi dan laman yang aman, aktifkan verifikasi dua langkah, sembunyikan tanggal lahir, jangan pasang lokasi unggah, jangan unggah kartu identitas, hapus pertemanan dengan orang tidak dikenal, jangan unggah sesuatu yang berkaitan dengan anak kecil, dan jangan terlalu menunjukkan situasi pekerjaan," jelasnya.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. 

Di webinar kali ini hadir juga narasumber lainnya seperti Enung Yusi, Wakabid Kurikulum MAN 5 Bogor, Ridho Wibowo, Instruktur Virtual Coordinator Trainning Jawa Barat, dan Renny Fernandez, seorang Sutradara Iklan dan Video Klip. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Para anggota Direksi PT Summarecon Agung Tbk yang mengikuti acara paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (07/07/2022) di Jakarta. (Foto: Humas Summarecon Agung)

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:26 WIB

Kontribusi Usaha Summarecon Dukung Perekonomian Indonesia di Masa Pandemi

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menghadapi kondisi yang penuh tantangan untuk melalui masa pandemi Covid-19 dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun. Pasalnya, beragam pembatasan mobilitas yang…

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:22 WIB

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membenahi sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Delapan…

Direktur Retail Banking BSI Ngatari (kiri) dan Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kanan) saat meresmikan Program Hujan Emas BSI 2022 di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta.

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:18 WIB

Dorong Investasi Emas di Masyarakat, BSI Lakukan Program Hujan Emas

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mendorong minat masyarakat dalam berinvestasi khususnya melalui instrumen logam mulia atau emas lewat Program Hujan Emas.

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:17 WIB

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Menurut laporan We Are Social, penggunaan internet di Indonesia untuk bersosial media menghabiskan 197 menit atau sekitar 3,2 jam per harinya. Seperti yang sudah kita tahu, media sosial digunakan…

Bank OCBC NISP dan Chandra Asri Teken Fasilitas Pinjaman 10 Tahun Sebesar US$100 Juta

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:11 WIB

Fasilitasi Bisnis Industri Petrokimia, Bank OCBC NISP dan Chandra Asri Teken Fasilitas Pinjaman 10 Tahun Sebesar US$100 Juta

Pembiayaan yang diberikan oleh Bank OCBC NISP adalah bagian dari komitmen Bank untuk mendukung Chandra Asri agar dapat secara berkesinambungan mengembangkan bisnisnya.