Stok Jagung Ada, Segera Perbaiki Tata Kelola Perdagangan dan Jalur Distribusi

Oleh : Wiyanto | Rabu, 22 September 2021 - 15:01 WIB

Tanaman jagung
Tanaman jagung

INDUSTRY.co.id-Jakarta-Direktur Rumah Ekonomi Rakyat Taufik Amrullah mendukung penuh upaya pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional termasuk yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian dalam menjaga produksi pangan salah satunya adalah jagung.

"Data yang saya terima dari Kementan dan informasi dari kawan-kawan di lapangan, produksi jagung sebetulnya tidak bermasalah. Betul ada kelangkaan yang dialami sebagian peternak mandiri tapi di wilayah sentra jagung stok itu belum terserap maksimal," ungkapnya.

Taufik menengarai polemik seputar jagung ini dikarenakan adanya panic buying yang dialami para perusahaan pakan besar dan para pengepul karena kenaikan harga jagung dunia yang mengalami kenaikan hampir 30 persen.

"Harga jagung dunia naik hampir 30 persen. Ini membuat panik para perusahaan pakan besar. Di lapangan, yang terjadi adalah peternak mandiri tidak mendapatkan jagung karena sudah diborong oleh pengepul dan perusahan-perusahaan besar," kata Taufik.

Kemampuan atau daya beli peternak mandiri menurut Taufik tidak sekuat perusahaan pakan besar yang mampu membeli jagung dalam volume yang besar dan harga yang kompetitif.

"Peternak mandiri wajar kalau tidak kebagian karena petani lebih suka menjual ke pengepul dalam jumlah yang besar dan harga yang kompetitif. Karena itu yang mendesak perlu dilakukan adalah memperbaiki tata kelola perdagangan dan sitem distribusinya," tegas Taufik.

Taufik mengkhawatirkan hal seperti ini akan terus berulang setiap tahun.

"Jadi stok banyak itu percuma selama tata kelola perdagangannya tidak mencerminkan aspek kedailan," tegasnya.

Seperti diketahui data stok jagung dari Kementerian Pertanian sejumlah 2,3 juta. Menurut Direktur Serelia Ditjen Tanaman Pangan Moh. Ismail Wahab, Kementan melakukan update data stok jagung secara reguler setiap minggunya. Bahkan ada dua unit kerja yang secara aktif melakukan, yaitu Badan Ketahanan Pangan dan Pusat Data dan Informasi Pertanian.

“Badan Ketahanan Pangan melakukan survei periodik stok jagung di pengepul, gudang GPMT, dan pasar. Sedangkan Pusdatin kami secara langsung melalui mantri tani dan harmonisasi data BPS. Datanya sama,” pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Anugerah KIP 2021 Klasifikasi Badan Publik Informatif

Selasa, 26 Oktober 2021 - 22:00 WIB

KemenKopUKM Raih Anugerah KIP 2021 Klasifikasi Badan Publik Informatif

Kementerian Koperasi dan UKM berhasil meraih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2021 untuk klasifikasi Badan Publik Informatif dengan kategori penilaian tertinggi.

OMAI Stimuno

Selasa, 26 Oktober 2021 - 21:46 WIB

Sukses Pasarkan OMAI Stimuno ke Mancanegara, Dexa Medica Sabet Penghargaan Primaniyarta 2021

Berkontribusi meningkatkan ekspor salah satu produk farmasi Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) yakni STIMUNO ke pasar nontradisional, Dexa Group melalui PT Dexa Medica meraih penghargaan Primaniyarta…

Ketua Umum PII Heru Dewanto

Selasa, 26 Oktober 2021 - 21:30 WIB

Persatuan Insinyur Indonesia Bantu 50 Mahasiswa dan Lulusan Program Vokasi Asal Indonesia Bekerja di Hungaria

Persatuan Insinyur Indonesia (PII) bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), membantu 50 orang yang terdiri dari mahasiswa dan lulusan program vokasi asal Indonesia…

Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin

Selasa, 26 Oktober 2021 - 20:02 WIB

Legislator Golkar Minta Pemerintah Genjot Vaksinasi Covid-19 di Daerah Luar Jawa-Bali

Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin meminta pemerintah mempercepat vaksinasi di luar Jawa-Bali, mengingat sampai saat ini, baru 5 provinsi yang capaian vaksinasinya di atas nasional

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat mendampingi Presiden Joko Widodo pada acara peresmian pabrik gula PT Prima Alam Gemilang (PAG) di Bombana, Sulawesi Tenggara

Selasa, 26 Oktober 2021 - 19:45 WIB

Menperin Agus: Industri Manufaktur Sukses Jadi Penopang Utama Ekonomi RI

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa sektor industri manufaktur Indonesia selama tujuh tahun pemerintahan Joko Widodo tetap memainkan peranan penting…