Hoax Makin Meresahkan, Pentingnya Saring Dulu Sebelum Sebarkan

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 14 September 2021 - 19:10 WIB

Ilustrasi Hoax (Ist)
Ilustrasi Hoax (Ist)

INDUSTRY.co.id - Hoax memberi dampak besar hingga bisa memicu kepanikan di masyarakat karena sejenak percaya dengan berita bohong yang tersebar. Di masa pandemi yang diketahui banyak sekali beredar berita palsu mengenai isu kesehatan pun berdampak besar pada upaya pemerintah menanggulangi Covid-19. 

"Akhirnya kita ada yang menyepelekan Covid, nggak pakai masker abai protokol kesehatan, tidak mau vaksinasi, yang akhirnya mengancam keselamatan diri, keluarga serta lingkungan," kata Ari Budi Wibowo, Kepala Bidang Kemitraan Siberkreasi saat webinar Literasi Digital wilayah Jabar I Kabupaten Majalengka, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, rata-rata tiga sampai empat hoax baru tentang Covid-19 muncul setiap hari, sejak awal pandemi. Semua platform media sosial saat ini sudah terpapar dengan hoax, bahkan TikTok yang baru saja pun juga sudah ada. Platform Facebook diketahui menjadi media sosial tempat penyebaran hoaks yang paling besar, inilah yang mesti diwaspadai bersama. 

Dengan fakta ini, media sosial pun dapat dikatakan masih menjadi sumber utama untuk mendapatkan informasi. Sekarang ini media online menjadi sumber utama untuk mencari berita, yakni sebesar 89 persen. 

Sementara media sosial 64 persen, diikuti televisi sebesar 58 persen, dan media cetak 20 persen. Media sosial yang menjadi sumber berita di antaranya WhatsApp sebanyak 60 persen, YouTube 46 persen, diikuti Facebook 42 persen dan Instagram 38 persen. Konsumsi media sosial pun sudah dimulai sejak seseorang bangun tidur, sarapan, berangkat kerja dan menjelang tidur. 

"Kita saring-saring dulu deh sebelum sebar kemudian dan pastikan setiap ingin mengunggah informasi untuk tahu bahwa itu benar, baik, dan bermanfaat," kata Ari. 

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. 

Di webinar kali ini hadir pula narasumber lainnya yaitu Andry Hamida, Head of Creative Visual Brand Hello Monday Morning, Syarief Hidayatulloh, Digital Strategist Hello Monday Morning dan Diena Haryana, Founder SEJIWA. 

 Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Selama 33 tahun Lintasarta hadir di Indonesia, 10 tahun terakhir ini Lintasarta Cloud telah melayani berbagai jenis industri di Indonesia dalam memenuhi kebutuhan penyimpanan data yang reliable, secure, dan scalable.

Senin, 20 September 2021 - 22:53 WIB

Penguatan Strategi Berbasis Digital demi Ketangguhan Bisnis di Masa Depan

JAKARTA- Di era digitalisasi ini, seluruh masyarakat menjadi lebih terhubung dan memiliki ketergantungan yang lebih besar terhadap berbagai sarana digital yang tersedia.

Menteri BUMN Erick Thohir di Ponpes Banyuwangi Jatim

Senin, 20 September 2021 - 22:11 WIB

Kunjungi Ponpes Mabadi'ul Ihsan di Banyuwangi, Menteri BUMN Erick Thohir: Saya Senang Sekali...

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan rasa senangnya dapat berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Mabadi'ul Ihsan di Karangdoro Banyuwangi, JawaTimur.  Tak hanya…

Ilustrasi Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM)

Senin, 20 September 2021 - 21:35 WIB

KemenkopUKM Klaim Realisasi BPUM Sentuh 12 Juta UMKM di 2020, Total Anggaran Capai Rp28,8 Triliun

Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) menyebut bahwa program Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro (BPUM) pada tahun anggaran 2020 telah tersalur kepada 12 juta pelaku usaha mikro dengan…

Ilustrasi Mall

Senin, 20 September 2021 - 20:35 WIB

Bapak Ibu Tolong Catat! PPKM Resmi Diperpanjang, Anak Usia Dibawah 12 Tahun Diizinkan Masuk Mal

Menko Luhut mengatakan, dalam masa perpanjangan kali ini, pemerintah akan melakukan uji coba pembukaan mal dan pusat perbelanjaan untuk anak-anak usia di bawah 12 tahun.

Menko Marves Luhut B. Pandjaitan

Senin, 20 September 2021 - 19:15 WIB

Alhamdulillah Menko Luhut Sampaikan Kabar Baik! Kini Tak Ada Satu pun Kabupaten/Kota Level 4 di Jawa-Bali

Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, di Jawa Bali kini tidak ada daerah yang memasuki level 4. Ini merupakan kabar baik.