INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pelaku industri Public Relations dituntut untuk mampu membangun reputasi sebuah perusahaan, terlebih dimasa pandemi seperti saat ini. Selain itu, PR juga dituntut memahami peranan yang dimainkan oleh organisasi.

Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana Pandemi telah mengubah industri PR dan bagaimana PR menjadi instrumen kunci dalam pengambilan keputusan bisnis, berikut pemaparan Andrew Nicholls, Co-Founder & Managing Director, CARMA ASIA dalqm wawancara yang dilakukan dengan INDUSTRY.co.id, Sabtu (21/8/2021).

1. Bagaimana PR dapat berperan dalam pertumbuhan perusahaan, dari sudut pandang bisnis?

Membangun kesadaran dan reputasi adalah fokus utama para praktisi PR. Perusahaan yang memiliki reputasi kuat bisa menarik pelanggan dan dapat membebankan harga yang lebih tinggi untuk produk mereka.

Konsumen sering membeli barang tanpa informasi yang mencukupi. Contohnya, banyak orang yang membeli TV baru namun tidak memiliki pemahaman tentang elektronik untuk menilai dan membandingkan satu TV dengan TV yang lain secara objektif.

Jadi bagaimana kita mengatasi situasi tersebut? Kita membaca ulasan online, kita berbicara dengan teman-teman dan kita mencari merek yang kita kenal dan percayai. Reputasi adalah faktor yang penting.

Kita cenderung membeli produk dari organisasi atau perusahaan yang telah sering kita dengar dan lebih nyaman membayar harga yang lebih tinggi untuk merek yang kita percaya dengan harapan mereka akan memenuhi janji mereka. Sebaliknya, kita berasumsi bahwa merek yang tidak terkenal tidak terlalu merugi dengan memproduksi produk di bawah standar dan kita berharap merek tersebut dihargai lebih murah dibanding dengan merek yang sudah lebih dikenal.

Reputasi juga memainkan peranan penting dalam menarik karyawan, investor, serta peluang kemitraan bisnis.

2. Dengan situasi pandemi saat ini, bagaimana PR dapat digunakan untuk mengambil keputusan bisnis?

Tim PR harus peka dan memahami bagaimana pandemi berdampak kepada semua pemangku kepentingan, termasuk pekerja, investor, dan pelanggan.  Mereka juga harus memahami peranan yang dimainkan organisasi mereka dan di mana ia mungkin bisa beradaptasi untuk melayani kebutuhan kelompok-kelompok ini dengan cara yang otentik dengan lebih baik.

Dalam autobiografinya, The Business of Persuasion, mendiang Harold Burson - yang membangun firma PR terbesar di dunia - menulis, 'Proses PR dimulai dengan keputusan kebijakan dasar yang mempengaruhi perilaku institusional dan individu'.

Burson beranggapan bahwa praktik PR adalah memberi saran pada perusahaan tentang bagaimana seharusnya bertindak, bukan sekedar apa yang harus dikatakan. Burson menyadari bahwa jika perusahaan tersebut tidak dapat memenuhi janji, maka organisasi tersebut akan kehilangan kredibilitas di mata para pemangku kepentingan mereka.

Pandemi ini telah memberi perusahaan suatu peluang baru untuk melayani dan berkomunikasi dengan pemangku kepentingan mereka. Dengan memberikan pemahaman ini ke permukaan, mereka dapat membantu dalam pengambilan keputusan bisnis yang lebih cerdas.

3. Wawasan apa yang dapat diberikan oleh humas & intelijen media dalam mengambil keputusan? Dan bagaimana perusahaan dapat menggunakan wawasan ini dalam mengambil keputusan bisnis yang terinformasi/tepat?

Kecerdasan media melibatkan pengumpulan data dari berbagai sumber dan menyaring wawasan darinya. Contohnya, atribut produk mana yang paling memberi kontribusi terhadap reputasi? Bagaimanakah persepsi kepercayaan bervariasi di antara pesaing atau lini bisnis? Influencer mana yang mendorong tindakan pelanggan paling banyak?

Setiap organisasi berbeda dan memerlukan pengukuran dan kerangka evaluasi PR yang unik untuk mendukung tujuan bisnis. Praktik terbaik global di bidang ini dipimpin oleh Association for Measurement & Evaluation of Communications (AMEC) dan dapat diakses secara gratis di laman amecorg.com.

Secara keseluruhan, praktisi PR dapat menggunakan kerangka ini untuk membantu penelitian yang mereka butuhkan untuk memahami audiens, positioning merek, dan lanskap media. Kemudian menciptakan rencana PR yang membicarakan tujuan organisasi tertentu dan menerapkan metrik yang membantu menunjukkan keefektifan upaya tersebut.

Tujuan utamanya adalah untuk mengukur dan mengevaluasi hubungan antara aktivitas PR dan hasi dari bisnis. Ini adalah feedback konstan yang perlu beradaptasi secara terus menerus karena teknologi, lanskap media, dan tujuan bisnis terus berubah.

4. Bagaimana CARMA Asia, sebagai badan intelijen media, dapat membantu bisnis dalam mengambil keputusan dan mengatur reputasi?

CARMA selama ini mengamati dan menganalisa reputasi dan memberikan konsultasi strategis kepada pemerintah, MNC (perusahaan multinasional), dan LSM selama hampir 40 tahun. Dalam bidang ini, tidak terdapat perusahaan lain yang lebih berpengalaman.

Lanskap komunikasi bersifat global dan semakin kompleks setiap saat. Apa yang dimulai sebagai cerita lokal di blog yang tersembunyi pada hari ini dapat mencapai jangkauan global dengan segera karena hadirnya internet dan kekuatan pendorong media sosial serta aplikasi messaging.

CARMA memberikan platform monitoring mutakhir yang datanya bersumber dari media cetak, online, sosial dan siaran, secara global dalam lebih dari 100 bahasa. Jadi, jika klien kami ingin mengamati TV dari Amerika Serikat, media sosial dari China atau surat kabar dari Indonesia, kami dapat memastikan bahwa informasi yang terpenting akan ditangkap dalam satu solusi terintegrasi. Untuk mendukung jaringan konten global kami, kami mempunyai tim ahli internasional yang menguasai bahasa setempat dan memahami situasi sosial, politik, dan ekonomi lokal.

Tim ini membawa pemahaman kontekstual yang vital dan pemikiran kritis ke dalam pekerjaan analisis kami dan membuat wawasan berdasarkan data tersebut. Tergantung pada tujuan dan urgensi informasi, wawasan ini dapat dikirim ke klien kami dalam bentuk peringatan WhatsApp secara real time, pengarahan podcast harian, atau laporan analisis bulanan dan triwulanan yang lebih tradisional dan mendalam.

Ada banyak produk SaaS (Software as a service) di luar sana yang mengumpulkan data dan menghitung metrik kuantitatif dasar seperti penyebutan merek. Apa yang kami tawarkan adalah solusi layanan lengkap yang jauh lebih kaya dengan menggabungkan teknologi terbaru, monitoring media, pendengaran sosial, riset pasar, dan analisa para ahli.