Pemerintah Tolong Catat! Puan Maharani Minta Insentif Nakes Segera Dibayarkan: Mereka Bertaruh Nyawa...

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 31 Juli 2021 - 10:12 WIB

Ketua DPR Puan Maharani (foto CNNindonesia.com)
Ketua DPR Puan Maharani (foto CNNindonesia.com)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani prihatin dengan data pencairan insentif tenaga kesehatan (nakes) di daerah yang timpang dibandingkan realisasi tahun lalu. 

Untuk itu, Puan meminta pemerintah khususnya pemerintah daerah lebih gesit dalam menyalurkan hak para pejuang kesehatan tersebut.

“Segera bayarkan insentif untuk nakes yang adalah ujung tombak sekaligus pihak paling berisiko terpapar dalam penanganan Covid-19,” tegas Puan dalam keterangan resmi yang diterima redaksi INDUSTRY.co.id pada Sabtu, (31/7/2021). 

Lebih lanjut, Puan juga menyoroti sejumlah laporan tentang insentif yang tak kunjung diterima nakes.

Politisi PDI-Perjuangan itu menyayangkan adanya sejumlah potongan atas penerimaan insentif, pengalihan peruntukan, hingga besaran insentif yang menjadi pertanyaan nakes.

“Mereka bertaruh nyawa dan keluarga serta sandaran bagi rakyat yang terpapar Covid-19. Maka, tidak ada alasan untuk tidak segera memberikan hak insentif mereka,” tegas mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu.

Puan mengungkapkan, insentif nakes daerah bersumber dari Biaya Operasi Kesehatan (BOK) serta Dana Alokasi Umum (DAU) atau Dana Bagi Hasil (DBH) yang disalurkan pemerintah pusat ke pemerintah daerah. 

Dibandingkan pada 2020, realisasi pencairan insentif nakes hingga 20 Juli 2021 disebut masih sangat minim. 

Sebagaimana diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan pada tahun 2020 tercatat ada 848.885 nakes menerima insentif terkait penanganan Covid-19. Pada tahun 2021, insentif ini baru diterima oleh 50.849 nakes dengan nominal Rp245,01 miliar dari BOK. 

"Sementara, insentif dari DAU/DBH baru tersalurkan ke 23.991 nakes dengan nominal Rp1,79 triliun dari alokasi Rp8,1 triliun, hingga 20 Juli 2021. Itu timpang sekali. Pemerintah daerah harus lebih gesit dan peduli lagi menyelesaikan persoalan pencairan insentif untuk nakes,” respon Puan atas pernyataan Menteri Keuangan itu. 

Selain itu, Puan mengapresiasi langkah Menteri Dalam Negeri yang menegur langsung kepala daerah yang dinilai tidak optimal menggunakan kebijakan realokasi anggaran termasuk untuk insentif nakes. 

Puan mengingatkan pemda untuk tak menunggu teguran agar optimal melaksanakan mandat realokasi anggaran.

“Realokasi anggaran dan kebijakan harus berpijak pada hati, melihat kondisi rakyat dan nakes yang berhadapan langsung dengan pandemi Covid-19," ujarnya.

"Jangan tunggu ditegur baru ada perbaikan realisasi pencairan anggaran termasuk untuk insentif nakes ini,” pungkas cucu dari Presiden RI pertama, Soekarno.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aplikasi Media Sosial (Ist)

Rabu, 22 September 2021 - 15:50 WIB

5 Hal yang Perlu diketahui Sebelum Posting di Medsos

Dari 275 penduduk Indonesia, sebanyak 202,6 juta telah menggunakan internet dengan 170 juta di antarany telah aktif di media sosial. Hal yang mengagetkan, jumlah gadget atau perangkat mobile…

KemenkopUKM jalin kerja sama dengan Kementerian UKM dan Startup Korea

Rabu, 22 September 2021 - 15:30 WIB

Dorong Startup Naik Kelas, KemenkopUKM Gandeng Kementerian UKM dan Startup Korea

Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia bersama dengan Ministry of SMEs and Start-up Korea dan ASEM SMEs Eco-Innovation Center (ASEIC) bekerjasama dalam Ecothon Indonesia 2021.

Menparekraf Sandiaga Uno

Rabu, 22 September 2021 - 15:15 WIB

Luar Biasa! Bangun Pariwisata Indonesia, Sandiaga Uno Sukses Datangkan Investasi Capai Rp6,9 Triliun

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, memastikan investasi masih tetap mengalir ke sektor pariwisata.

Kejahatan Siber (Foto Dok Jatim Times)

Rabu, 22 September 2021 - 15:05 WIB

Ancaman Kejahatan Siber dan Perlindungan Korbannya di UU ITE

Kejahatan siber yang menargetkan komputer, internet, jaringan, dan teknologi merupakan segala kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan sarana, sistem dan jaringan komputer seperti perdagangan…

Tanaman jagung

Rabu, 22 September 2021 - 15:01 WIB

Stok Jagung Ada, Segera Perbaiki Tata Kelola Perdagangan dan Jalur Distribusi

Direktur Rumah Ekonomi Rakyat Taufik Amrullah mendukung penuh upaya pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional termasuk yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian dalam menjaga produksi…