INDUSTRY.co.id - Melalui platform digital kini para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif bisa membuat konten kreatif untuk memasarkan produknya sehingga, bisa menjangkau konsumen lebih luas, mudah dan cepat.

Advertisement

Maka dari itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong agar para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif menciptakan konten kreatif yang orisinal tanpa ada rekayasa.

"Kalau membuat konten kreatif itu harus orisinal, apa adanya," kata Sandiaga melalui siaran pers yang diterima INDUSTRY.co.id, Senin (26/7/2021).

Advertisement

Kemudian, konten tersebut dikemas sedemikian rupa dan semenarik mungkin oleh editor sehingga hasilnya menjadi buah bibir di kalangan masyarakat.

"Jadi dengan konten yang orisinal, orang-orang tentu akan tertarik dengan konten yang kita ciptakan dan bisa terinspirasi," katanya.

Advertisement

Selain itu, Sandiaga mengatakan, di masa pandemi Covid-19 para pelaku ekonomi kreatif harus memiliki kemampuan untuk bisa berinovasi, beradaptasi, dan juga berkolaborasi.

Hal ini ia contohkan dengan usaha kuliner bakso milik Irfan Hakim yang menjual bakso dalam bentuk makanan beku atau frozen food.

Advertisement

"Ini contoh salah satu bentuk adaptasi di masa pandemi. Di mana dengan cara ini cakupan pasar dari produk kita bisa diperluas," katanya.

Pada saat yang sama, selebritas Irfan Hakim juga mengajak para pelaku parekraf di Indonesia untuk selalu berinovasi dalam memasarkan produknya.

Salah satunya dengan membuat konten kreatif yang tidak direkayasa.

"Jadi dengan membuat konten yang jujur dan apa adanya, pesan yang ingin kita sampaikan lewat konten tersebut bisa tersalurkan dengan baik. Rasa yang kita rasakan bisa dirasakan oleh penonton tanpa didramatisasi," ucap Irfan.