Patut Disimak! Arahan Mensos untuk Peningkatan Kesiagapan dalam Mengantisipasi Bencana di Pesisir Selatan Pulau Jawa dan Sumatera

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 22 Juli 2021 - 09:41 WIB

Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini
Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini

INDUSTRY.co.id, JAKARTA - Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini menghadiri undangan Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial untuk memberikan arahan terkait peningkatan kesiagapan dalam mengantisipasi bencana di Pesisir Selatan Pulau Jawa dan Sumatera yang dilaksanakan melalui zoom meeting.

Dalam pertemuan ini Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini mengingat saat kejadian Gempa Tsunami di Palu pada Tahun 2018 bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah mengingatkan namun tidak adanya respon dari masyarakat sehingga banyak korban, "Oleh karena itu saya berharap, begitu nanti mengerti tentang dampak dan bahayanya tolong segera dilakukan langkah-langkah untuk antisipatifnya, karena selain peralatan antisipatif lah yang paling penting. Saya mohon setelah ini kita langsung melakukan langkah-langkah bagaimana untuk keefektifan warga mengantisipasinya," jelas Risma.

Selain itu Risma menyampaikan bahwa dalam bencana sangat sulit untuk berkomunikasi, oleh karena itu diperlukannya komunikasi dengan yang menguasai secara teknis, seperti ORARI, RAPI dan sebagainya. Risma berharap untuk menggandeng seluruh pihak agar dapat bekerjasama secepat mungkin. "Kita tidak boleh meremehkan ramalan yang dibuat oleh BMKG, karena itu adalah ramalan yang sudah akademis, yang diputuskan sesuai dengan kondisi-kondisi teknis di lapangan dan kebenarannya bisa diyakini," tegas Risma.

Dalam menangani kasus tersebut bukan hanya peralatan yang dibutuhkan namun perlu dilakukan peningkatan pemahaman, kesadaran dan kapasitas masyarakat wisatawan dan pekerja di area pantai, terutama dengan cara; secara rutin memberikan literasi dan edukasi public melalui sosial media/media digital/media cetak dan elektronik, serta secara rutin melakukan gladi lapang evakuasi atau evakuasi mandiri dari ancaman bahaya tsunami melalui jalur dan tes yang disiapkan.

Dalam kesempatan ini Risma juga menyampaikan usulan agar semua masyarakat dari anak-anak, lansia dan penyandang disabilitas sensorik dapat mengerti dan mengetahui adanya bencana, "Untuk di rumah-rumah diberikan tanda untuk penyandang disabilitas sensorik, atau lansia. Misal levelnya sudah membahayakan dan harus mengungsi, maka yang bersangkutan dan kita semua tau bahwa disana ada lansia atau disabilitas," ujar Risma.

Berada disuatu tempat yang sangat rentan terhadap bencana adalah pemberian Tuhan yang tidak bisa diubah, namun dapat dihindari dengan belajar untuk mengerti cara-cara evakuasi dan menyelamatkan diri.

Risma juga meminta untuk memastikan persiapan-persiapan peralatan dan berkomunikasi dengan dinas kesehatan, dinas penanggulangan bencana, kecamatan, kelurahan dengan membentuk kelompok. "Setelah ini kita mengambil langkah-langkah untuk bagaimana manajemen bencana itu sehingga kita meminimalisir korban dan juga memepercepat penanganannya sehingga kita bisa lebih siap," ujar Risma.

Turut hadir secara daring Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat dan para Pejabat Eselon I lainnya di Lingkungan Kementerian Sosial, Kepala BMKG, para Kepala Dinas Provinsi, para Kepala Dinas Kota dan Kabupaten, serta para TAGANA.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sentra Vaksinasi di Petak Enam, Jakarta Barat (Dok: Kemenparekraf)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 15:15 WIB

Petak Enam, Kampung Wisata Pecinan Zaman Kolonial, Jakbar dijadikan Sentra Vaksinasi

Petak Enam, Jakarta Barat merupakan salah satu Kampung Wisata Pecinan yang menjadi saksi pertumbuhan Kota Jakarta dari zaman kolonial yang dijadikan tempat sentra vaksinasi Covid-19.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Bank DKI

Minggu, 01 Agustus 2021 - 14:42 WIB

Anies Apresiasi Kontribusi Bank DKI Terkait Kolaborasi Penanganan Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengapresiasi kontribusi Bank DKI terkait kolaborasi penanganan covid-19, termasuk salah satunya pada program Mobil Vaksin Keliling yang diinisiasi…

Inilah profil Carina Citra Dewi Joe, peneliti asal Indonesia yang menjadi salah satu pemilik hak paten vaksin AstraZeneca.

Minggu, 01 Agustus 2021 - 14:24 WIB

Bikin Bangga Jutaan Masyarakat Indonesia, Wanita Keturunan Indonesia Ini, Ternyata Salah Satu Pemilik Hak Paten Vaksin Astrazeneca

Jakarta-Selain Indra Rudiansyah, ternyata ada peneliti Indonesia yang ikut mengembangkan vaksin Covid-19 Astrazeneca di Oxford Univeristy, Inggris. Dia adalah wanita muda bernama Dr Carina Citra…

Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Aplikasi JAKI (foto Kolase)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 14:11 WIB

Kabar Terbaru dari Anak Buah Gubernur Anies: Aplikasi JAKI Bisa Buat Cek Status Vaksinasi COVID-19

Jakarta-Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta menambah fitur baru pada aplikasi JAKI yang dapat mengidentifikasi status vaksinasi COVID-19.

Aksi Cepat Tanggap (ACT)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:54 WIB

ACT dan Gernas MUI Bergerak Bersama Atasi Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 adalah permasalahan bangsa yang harus diselesaikan bersama-sama. Semua elemen bangsa harus bersatu dalam menuntaskannya. Persatuan sangatlah penting, sebagaimana yang dicontohkan…