Bijaklah saat Berkomentar, Hati-Hati! Ancaman Pidana UU ITE Hingga Denda Rp1 Miliar

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 21 Juli 2021 - 14:30 WIB

Ilustrasi Kolom Komentar (Ist)
Ilustrasi Kolom Komentar (Ist)

INDUSTRY.co.id - Dengan aktifitas masif di sosial media dan bagaimana masyarakat berkomentar baru-baru ini netizen Indonesia menempati urutan terbawah menurut survei Digital Civility Index (DCI). Microsoft mengukur tingkat kesopanan digital pengguna internet dunia saat berkomunikasi di dunia maya dan mengamati sekitar 16 ribu responden di 32 wilayah selama bulan April hingga Mei 2020. 

"Setelah itu akun Microsoft diserang, sekitar dua ribu komentar hingga harus menurup kolom komentarnya. Jadi memang terbukti bahwa netizen Indonesia perlu literasi digital," Kata Danan Dna, Creativepreneur CEO Swell Extended Fam, saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Dia pun mengungkapkan jenis komentar yang bisa kena pindana, di antaranya yang mengarah pada body shaming atau mengomentari bentuk tubuh, misalnya bentuk hidung dan postur tubuh. Selain itu ada juga komentar berupa hoax atau berita bohong yang belakangan marak terjadi terkait isu kesehatan berupa informasi terkait vaksin dan virus corona yang tengah jadi perbincangan hangat saat ini. 

"Ada juga komentar berupa ancaman dan bersifat asusila yang tak pantas, serta terkait isu sara dan agama," kata Danan.

Lebih jauh, dia mengatakan Undang-Undan Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) yaitu UU No.11/2008 secara umum terbagi dalam dua yaitu pengaturan mengenai informasi dan transaksi elektronik, serta pengaturan mengenai perbuatan yang dilarang. Di pasal 27 sendiri mengatur tentang asusila, penghinaan, pemerasan, dan perjudian. Sementara pasal 28 mengenai berita bohong, menyesatkan, kebencian, dan pemusuhan. Pasal 29 mengatur mengenai ancaman kekerasan dan menakut-nakuti. 

"Ancaman hukuman atas pelanggaran UU ITE adalah penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar," tuturnya. 

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Jawa Barat I Kabupaten Bekasi merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Di webinar kali ini hadir pula narasumber lainnya yaitu Monica Eveline, Digital Strategic Diana Bakery, Dee Rahma, Digital Marketing Specialist dan Rino, Kaprodi Teknik Informatika Universitas Buddhi Dharma. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aksi Cepat Tanggap (ACT)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:54 WIB

ACT dan Gernas MUI Bergerak Bersama Atasi Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 adalah permasalahan bangsa yang harus diselesaikan bersama-sama. Semua elemen bangsa harus bersatu dalam menuntaskannya. Persatuan sangatlah penting, sebagaimana yang dicontohkan…

Ilustrasi Paspor Vaksin (Ist)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:45 WIB

Jepang Mulai Memberlakukan Paspor Vaksinasi Covid-19

Jepang mulai menerima paspor vaksin bagi mereka yang telah sepenuhnya divaksinasi Covid-19 sebagai syarat bahwa warganya dapat melakukan perjalanan internasional.

Peraih medali emas Hidilyn Diaz dari Filipina (Foto Reuters)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:21 WIB

Anak Tukang Becak Ini Ungkap Rahasia Doa, Hingga Meraih Medali Emas Pertama Filipina di Olimpiade Tokyo

Jakarta-Para uskup Katolik Filipina mengucapkan selamat kepada Hidilyn Diaz, atas prestasinya meraih medali emas Olimpiade pertama Filipina. Atlet angkat besi ini, tidak hanya atas kemenangannya…

Menpora Amali Pastikan Semua Atlet Olimpiade Tokyo Dapat Apresiasi dari Pemerintah Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memastikan semua atlet, pelatih dan ofisial yang berangkat ke Olimpiade Tokyo 2020 akan mendapat apresiasi dari pemerintah. Terutama para atlet yang sudah menyumbangkan medali untuk Indonesia dalam ajang olahraga paling bergengsi di dunia tersebut.(foto:putra/kemenpora.go.id)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:21 WIB

Menpora Amali Sampaikan Kabar Baik! Semua Atlet Olimpiade Tokyo Akan Dapat Apresiasi dari Pemerintah

Jakarta-Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memastikan semua atlet, pelatih dan ofisial yang berangkat ke Olimpiade Tokyo 2020 akan mendapat apresiasi…

Ilustrasi Perjalanan Udara (Shutterstock)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 12:30 WIB

Krisis Covid-19, India Perpanjang Larangan Penerbangan Internasional Hingga 31 Agustsus 2021

India sekali lagi telah memperpanjang larangan penerbangan internasional hingga 31 Agustus 2021. Hal ini sesuai surat edaran yang telah dikeluarkan oleh regulator penerbangan Direktorat Jenderal…