Vara Dapat Pendanaan Awal US$4,8 juta

Oleh : Wiyanto | Rabu, 14 Juli 2021 - 08:25 WIB

Founder Photo L (Vidush Mahansaria), R (Abhinav Karale)
Founder Photo L (Vidush Mahansaria), R (Abhinav Karale)

INDUSTRY.co.id-Jakarta-Vara, perusahaan rintisan yang bergerak di bidang platform pengelolaan staf untuk usaha kecil di kawasan Asia Tenggara, hari ini mengumumkan pendanaan sebesar US$4,8 juta dari Go Ventures, RTP Global, Alpha JWC Ventures, Surge dari Sequoia Capital India, FEBE Ventures, dan Taurus Ventures.

Vara telah meluncurkan produk debutnya, Bukugaji, sebuah platform pengelolaan staf yang ringan yang mendukung usaha kecil untuk mengatur daftar kehadiran dan penggajian dalam waktu beberapa menit saja.

Di seluruh dunia, dan terutama di Asia Tenggara, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) adalah tulang punggung perekonomian negara masing-masing. Contohnya, di Indonesia, lebih dari 60 juta usaha kecil memberikan kontribusi lebih dari 60% PDB negara dan mempekerjakan hampir 95% angkatan kerja nasional. Mayoritas bisnis dari UMKM bergerak di sektor padat karya yang operasionalnya sangat bergantung pada keberadaan dan kinerja pekerja. Namun, terlepas dari pentingnya tenaga kerja bagi kesuksesan mereka, kebanyakan pelaku UMKM masih mengelola sumber daya manusia mereka secara manual — mulai dari melacak kehadiran hingga mentabulasi gaji dan banyak lagi. Padahal, proses analog dari pengelolaan sumber daya manusia (SDM) ini rumit, memakan waktu, dan rentan terhadap kesalahan manusia.

Kesulitan yang muncul dari pengelolaan SDM yang sporadis dan analog ini tak jarang mempengaruhi karyawan yang umumnya tidak pernah memiliki akses untuk mendapatkan riwayat pekerjaan formal. Salah satu masalah yang sering muncul adalah sulitnya akses bagi karyawan ini mendapatkan layanan finansial dari lembaga keuangan tradisional seperti bank. Bank sering mengabaikan tenaga kerja informal yang sangat bergantung dari gaji ke gaji, dan akibatnya, karyawan hanya bisa beralih ke majikan mereka untuk kebutuhan keuangan mereka. Perilaku ini tidak hanya menimbulkan ketergantungan tidak sehat dari karyawan kepada pemberi kerja tetapi juga menghabiskan modal kerja pemilik usaha.

Vidush Mahansaria dan Abhinav Karale, para pendiri Vara, sangat yakin bahwa teknologi memberikan peluang untuk mendefinisikan kembali apa artinya mengelola sumber daya manusia. Dengan mendigitalkan tidak hanya UMKM tetapi juga karyawan mereka, Vara berupaya membangun platform yang kaya akan data yang dapat menangkap interaksi antara pemberi kerja dan karyawan.

Vidush menjelaskan, “Kami di Vara ingin membantu UMKM dan staf mereka memiliki lebih banyak waktu, energi, dan uang” Abhinav menambahkan, “Pendanaan ini memungkinkan kami untuk terus mengembangkan produk kami dan melayani pengguna kami dengan peningkatan serangkaian fitur bernilai tambah untuk mencapai hal itu.”

Diluncurkan pada bulan November 2020, Vara membuat langkah besar dalam mengubah cara perusahaan kecil mengelola SDM melalui produk perdana mereka, Bukugaji, yang ditujukan untuk pasar Indonesia dan telah melayani kebutuhan pengelolaan staf lebih dari 100,000 perusahaan kecil. Sebagai produk mobile-first yang intuitif, Bukugaji memungkinkan pemilik bisnis untuk dengan cepat dan mulus melacak kehadiran staf, mentabulasi gaji dan pinjaman, menghasilkan slip gaji, dan mencairkan gaji hanya dalam beberapa menit.

Vara didirikan oleh Abhinav Karale dan Vidush Mahansaria, yang bertemu di sekolah bisnis The Wharton School of University of Pennsylvania, tempat mereka berdua kuliah. Abhinav memegang gelar sarjana di bidang ekonomi dan ilmu komputer dan gelar master dalam data science dari Wharton dan University of Pennsylvania. Sebelum mendirikan Vara, Abhinav membangun strategi investasi dan perdagangan untuk firma pengelola dana hedge fund dan alat-alat kecerdasan buatan untuk pemangku kepentingan pemerintah dan kesehatan. Vidush memegang gelar di bidang ekonomi dan studi internasional dari Wharton dan University of Pennsylvania. Dia dibesarkan di Bangkok dan telah bekerja di seluruh fungsi produk, penggalangan dana, dan operasi di Grab sebelum bergabung dengan ICONIQ Growth, sebuah perusahaan pendanaan teknologi besar di San Francisco, untuk membantu upaya investasi mereka di Asia dan Eropa.

Vara adalah bagian dari angkatan kelima Surge yang terdiri dari 23 perusahaan yang telah mengembangkan solusi digital baru untuk membantu perusahaan dan individu bekerja, hidup, dan belajar lebih baik di lanskap Asia Tenggara yang berkembang pesat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Merger BGR ke dalam PPI sesuai amanah Presiden yang telah diturunkan melalui PP Nomor 97 tahun 2021.

Kamis, 23 September 2021 - 21:29 WIB

Calon Holding Pangan Dukung Penuh Proses Penggabungan BGR ke dalam PPI

akarta-Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) / RNI, Arief Prasetyo Adi, sambangi Kantor Pusat PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) / PPI guna memberikan dukungan…

PT Link Net Tbk (LINK) (Foto DokIndustry.co.id)

Kamis, 23 September 2021 - 21:01 WIB

Curhat Pelanggan Direspon Cepat, Link Net Dianugerahi Penghargaan Indonesia Customer Service Champions

Jakarta– Dalam mewujudkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan, PT Link Net Tbk dengan brand First Media terus melakukan berbagai upaya dan optimalisasi layanan,…

Produk Mie BonCabe level 30 Rasa Ramen Pedas yang diluncurkan PT Kobe Boga Utama, Kamis (23/09/2021), di Tangerang, Provinsi Banten. (Foto: Humas PT Kobe Boga Utama)

Kamis, 23 September 2021 - 20:59 WIB

Kobe Boga Utama Luncurkan Mie BonCabe Level 30 Rasa Ramen Pedas

PT Kobe Boga Utama meluncurkan produk baru Mie BonCabe level 30 rasa Ramen Pedas pada acara Live Event “Ngeramen BonCabe” pada Kamis (23/09/2021). Acara tersebut dimeriahkan oleh para komika,…

Jalin Kerja Sama, Kemenag dan Perpusnas Luncurkan Portal Web Kepustakaan Keagamaan

Kamis, 23 September 2021 - 20:46 WIB

Pemulihan Pembelajaran di Madrasah Mengandalkan Buku Teks

Jakarta-Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI meluncurkan portal web Kepustakaan Keagamaan.

Ilustrasi Digital Skills (Ist)

Kamis, 23 September 2021 - 20:45 WIB

Pentingnya Memiliki Kemampuan Digital Saat Ini

Berkembangnya teknologi digital juga turut membawa kemampuan-kemampuan baru yang bisa dimiliki oleh masyarakat khususnya para generasi muda dan usia produktif. Mereka juga harus mengetahui sebenarnya…