INDUSTRY.co.id - Bandara Internasional Chengdu Tianfu yang telah lama ditunggu-tunggu telah resmi beroperasi. Penerbangan perdana yang dioperasikan oleh Sichuan Airlines, menuju Beijing.

Advertisement

Melansir dari laman CNN Travel, Chengdu merupakan ibu kota provinsi Sichuan, sekarang menjadi kota ketiga di negara yang memiliki dua bandara internasional, bergabung dengan Shanghai dan Beijing.

Dibangun dengan biaya sekitar 70 miliar yuan atau sekitar Rp156 trilun, fase pertama bandara ini memiliki kapasitas untuk menangani hingga 60 juta penumpang per tahun. Pembangunan fase pertama membutuhkan waktu lima tahun untuk menyelesaikan dan menampilkan berbagai teknologi mutakhir, termasuk perangkat lunak pengenalan wajah, ruangan check-in mandiri, sistem keamanan pintar, gerbang boarding mandiri, dan pramutamu robot AI.

Advertisement

Jalur metro menghubungkan bandara dengan pusat kota. Dengan kecepatan mencapai 140 kilometer per jam, perjalanan kereta memakan waktu 37 hingga 44 menit. Jalur metro yang menghubungkan fasilitas baru ke Bandara Internasional Shuangliu Chengdu akan selesai pada 2023. Sehingga bandara ini digadang-gadang merupakan bandara mewah dan megah di Chengdu. 

Tiga landasan pacu dan dua terminal, yang mencakup total luas 710 ribu meter persegi telah beroperasi. Xinhua melaporkan bandara ini akan menampung terminal seluas 1,4 juta meter persegi, yang mampu menangani 120 juta penumpang setiap tahunnya.

Advertisement

Selain panda yang terkenal, Sichuan terkenal dengan masakan pedas dan pemandangannya yang indah, menjadikannya salah satu tujuan wisata paling populer di Tiongkok di kalangan wisatawan domestik maupun internasional.

Namun, untuk saat ini, bandara baru hanya akan melayani penerbangan domestik. Pasalnya, China tetap ditutup untuk sebagian besar wisatawan internasional.

Advertisement

"Bandara baru di Chengdu diperlukan untuk mengakomodasi pertumbuhan yang terus meningkat pesat," kata analis penerbangan Brendan Sobie. 

"Pasar domestik China sudah sepenuhnya pulih dari pandemi dan akan terus berkembang pesat. Mengingat ukuran kota dan lokasi pusatnya di China, Chengdu diposisikan dengan sangat baik," sambungnya.

Menurut angka terbaru dari International Air Transport Association (IATA), lalu lintas domestik China naik 6,8 persen pada April 2021, dibandingkan April 2019. Bandara Internasional Baiyun di metropolis selatan Guangzhou menggeser Hartsfield-Jackson atlanta untuk menjadi bandara tersibuk di dunia pada tahun 2020.

Sebelum pandemi, Bandara Internasional Shuangliu Chengdu lama adalah yang terbesar keempat di negara ini, berdasarkan volume penumpang. Pada tahun 2020. 

"itu sebenarnya terbesar kedua karena kurang terpengaruh oleh pandemi daripada bandara-bandara besar lainnya karena ketergantungannya yang tinggi pada pasar domestik," tambah Sobie.

Bandara Internasional Chengdu Tianfu hanyalah salah satu dari banyak bandara yang rencananya akan dibuka China di tahun-tahun mendatang.
Negara ini bertujuan untuk memiliki 400 bandara yang digunakan pada 2035.