Pasca Moratorium Dikabulkan, Pan Brothers Ajukan Beberapa Permohonan

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 08 Juni 2021 - 14:03 WIB

PT Pan Brothers Tbk (PBRX)
PT Pan Brothers Tbk (PBRX)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pada 1 Juni 2021, PT Pan Brothers Tbk (PBRX) mengajukan permohonan moratorium di Pengadilan Tinggi Singapura untuk melindungi Perusahaan selama proses restrukturisasi yang diusulkan. Perusahaan garmen tersebut pada akhirnya memperoleh moratorium yang dimaksud pada 4 Juni 2021.

Permohonan moratorium yang diminta berlaku untuk setiap orang di Singapura atau di dalam yurisdiksi Pengadilan, baik tindakan itu dilakukan di Singapura atau di tempat lain. Sejalan dengan mulai berlakunya moratorium tersebut, perseroan mengusulkan scheme of arrangement antara Pan Brothers dan Anak Perusahaan dengan para kreditur di Singapura.

Sementara itu, Pengadilan Tinggi Singapura yang mengabulkan moratorium tersebut memberikan perintah dengan ketentuan sebagai berikut:

a) tidak ada keputusan yang akan diambil untuk pembubaran Pan Brothers dan/atau masing-masing Anak Perusahaan;

 

b) tidak ada kurator atau pengurus yang ditunjuk atas properti atau usaha Pan Brothers dan/atau masing-masing Anak Perusahaan;

 

c) tidak ada proses hukum yang akan dimulai atau dilanjutkan (selain proses hukum berdasarkan pasal 210 atau 212 Companies Act (Cap. 50), atau pasal 64, 66, 69 atau 70 dari Insolvency Restructuring & Dissolution Act 2018 (Act 40 of 2018)) terhadap Pan Brothers dan/atau masing-masing Anak Perusahaan kecuali dengan izin Pengadilan dan tunduk pada persyaratan yang ditetapkan oleh Pengadilan;

 

d) tidak ada permulaan, kelanjutan atau pengadaan eksekusi, tekanan atau proses hukum lainnya terhadap properti Pan Brothers dan/atau masing-masing Anak Perusahaan kecuali dengan izin Pengadilan dan tunduk pada persyaratan yang ditetapkan oleh Pengadilan;

 

e) tidak ada langkah-langkah yang akan diambil untuk menegakkan jaminan atas properti Pan Brothers dan/atau masing-masing Anak Perusahaan, atau untuk mengambil kembali barang-barang yang dipegang oleh Pan Brothers dan/atau masing-masing Anak Perusahaan berdasarkan perjanjian sewa barang, sewa beli perjanjian atau perjanjian retensi hak, kecuali dengan izin Pengadilan dan tunduk pada syarat-syarat yang ditetapkan oleh Pengadilan; dan

 

f) penegakan hak masuk kembali atau perampasan di bawah sewa apa pun sehubungan dengan setiap tempat yang ditempati oleh Pan Brothers dan/atau masing-masing Anak Perusahaan (termasuk penegakan apa pun sesuai dengan bagian 18 atau 18A dari Conveyancing and Law of Property Act ( Cap.61)) harus dicegah.

 

Moratorium atas tindakan yang disebutkan di atas berlaku untuk setiap orang di Singapura atau di dalam yurisdiksi Pengadilan, baik tindakan tersebut dilakukan di Singapura atau di tempat lain.

Pan Brothers telah menunjuk penasihat keuangan grup dan penasihat hukum internasional sehubungan dengan restrukturisasi yang diusulkan adalah AJCapital dan Baker & McKenzie. Kreditur harus mengarahkan berbagai pertanyaan apa pun ke AJCapital atau Baker & McKenzie berdasarkan rincian kontak yang disediakan di bawah ini, yaitu:

PT AJCapital Advisory

Geoffrey Sims, Presiden Direktur: [email protected]

 

Baker & McKenzie. Wong & Leow

Emmanuel Hadjidakis, Mitra: [email protected]

 

Pan Brothers adalah perusahaan publik yang merupakan produsen garmen berkapasitas terpasang terbesar di Indonesia. Bisnis garmen tersebut dimulai pada 1980 dan menjadi perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1990, dengan kode saham: PBRX.

Sebagian besar produknya diekspor dan para pembelinya merupakan beberapa merek dan pengecer pakaian dunia. Pan Brother menawarkan pakaian eceran dan memproduksi serta menjualnya di Indonesia dengan merek sendiri.

Pada 2020, perseroan membukukan penjualan USD685 juta, atau tumbuh 3% dibandingkan pada 2019 sebesar USD665 juta. Kontributor terbesar penjualan perseroan adalah ekspor produk ke berbagai benua.

Pan Brothers memiliki 31.000 lebih karyawan di 25 pabrik di Indonesia. Perseroan juga terus beroperasi secara optimal sehingga tetap mampu berkontribusi dalam pertumbuhan pembangunan melalui ekspor dan dapat mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 04 Agustus 2021 - 21:30 WIB

Menperin Agus Bakal Percepat Industri Nasional Bertransformasi Terapkan Teknologi Industri 4.0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu implementasi industri 4.0 di berbagai sektor industri nasional melalui berbagai upaya. Satu di antaranya pelaksanaan program Indonesia Industry…

 Manajemen SIG dan TCC meresmikan kerja sama kedua perusahaan dengan membunyikan alat musik angklung asal Indonesia dan wadaiko asal Jepang.

Rabu, 04 Agustus 2021 - 21:28 WIB

Jalin Kemitraan dengan TCC, Posisi SIG Sebagai Penyedia Kebutuhan Bahan Bangunan Terbesar di Level Regional Kian Kokoh

Jakarta-PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation (TCC), Jepang, yang telah masuk dalam jajaran pemegang saham PT Solusi…

Menperin Agus Gumiwang

Rabu, 04 Agustus 2021 - 21:05 WIB

Menperin Agus Rangkul FKPPI Kuatkan IKM di Daerah

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita berharap Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) turut ambil bagian dalam penguatan industri kecil di daerah.

Pada penutupan perdagangan Senin (8/6) saham BBTN melonjak 11,37% ke level Rp1.175.

Rabu, 04 Agustus 2021 - 20:56 WIB

Didorong Kinerja Apik, Analis Rekomendasikan Beli Saham BBTN dengan Target Price Rp2.600

Jakarta-Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) pada semester I/2021 dinilai sejumlah analis cukup baik. Kinerja yang apik ini membuat sejumlah analis merekomendasikan beli untuk…

Muhammadiyah

Rabu, 04 Agustus 2021 - 19:23 WIB

1 Triliun dari Muhammadiyah, Nggak Pake Pasir!

Di tengah simpang siur soal sumbangan Rp2 triliun dari keluarga pengusaha Sumsel untuk penanganan Covid19, kabar bahwa Muhammadiyah telah menyalurkan lebih dari Rp1 triliun mengemuka.  Publik…