Hankook Tire Ajak Kendaraan Niaga Tetap Waspada Saat Berkendara

Oleh : Herry Barus | Rabu, 12 Mei 2021 - 15:00 WIB

Pabrik Ban Hankook Tire Indonesia
Pabrik Ban Hankook Tire Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kendaran niaga pengangkut barang adalah salah satu dari moda transportasi yang diizinkan beroperasi saat periode Idul Fitri tanggal 6-17 Mei 2021. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 13 Tahun 2021.

Keterbatasan mobilitas masyarakat, serta kebutuhan logistik yang meningkat menjelang hari raya membuat keberadaan kendaraan niaga semakin penting. Awal Mei ini, dikabarkan volume angkutan logistik di Pelabuhan Merak bahkan sempat meningkat hingga 70%.

President Director PT. Hankook Tire Sales Indonesia Yoon Soo Shin mengajak para pemilik dan pengelola kendaraan niaga termasuk fleet customer dari Hankook Tire untuk tetap waspada saat beroperasi di hari raya meskipun jumlah kendaraan penumpang diprediksi berkurang seiring adanya larangan mudik.

“Rem yang tidak berfungsi dengan baik dan kerusakan pada ban menjadi salah satu  penyebab kecelakaan paling umum. Inspeksi kendaraan sebelum berangkat wajib dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan dan meminimalisir risiko yang disebabkan kelalaian pribadi,” ungkap Yoon Soo Shin.

Sebagai produsen ban yang aktif menggarap pasar kendaraan niaga, Hankook Tire Sales Indonesia membagikan beberapa hal yang perlu diantisipasi oleh operator dan pengendara selama perjalanan.

National Sales Manager TBR (Truck & Bus Radial) PT. Hankook Tire Sales Indonesia Ahmad Juweni menyatakan, pengendara perlu menghitung beban dan muatan barang yang akan diangkut dengan akurat. “Setiap kendaraan niaga punya kapasitas dan dimensi masing-masing. Demikian juga dengan ban, ada kapasitas beban dan kecepatan maksimal. Maka sangat penting untuk memperhatikan muatan barang yang diangkut supaya tidak menyebabkan kerusakan pada kendaraan maupun beban. Perhatikan juga aturan pemerintah mengenai batas kapasitas armada, agar mencegah terjadinya ODOL (Over Dimension dan Over Loading),” jelas Ahmad.

Menurut Ahmad, pecah ban menjadi salah satu insiden kecelakaan truk yang cukup banyak terjadi di jalan tol. “Penyebab terjadinya pecah ban dapat dilatarbelakangi dari beberapa faktor. Namun yang terpenting, pengendara perlu memahami bahwa setiap ban memiliki ketahanan atau batasan yang berbeda terhadap kecepatan maksimum atau beban maksimum dari kendaraan itu sendiri,” jelasnya.

Demi meminimalisir terjadinya pecah ban saat kendaraan niaga melintasi jalan tol, kenali speed index (indeks kecepatan) dan load index (indeks muatan) pada ban. Kedua indeks ini dapat diketahui pada kode yang menempel di dinding ban. Dikarenakan banyak kode yang tertera, speed index digambarkan pada huruf. MIsalnya, huruf J yang juga sebagai simbol kecepatan dan juga berarti ban mampu berjalan dengan kecepatan 100kpj dengan menanggung buatan sesuai load index.

Sementara itu, untuk kapasitas atau load index, perhatikan angka tiga digitnya. Sebagai contoh, 146/143 menggambarkan load index atau kemampuan ban menanggung muatan. Selanjutnya, terdapat dua load index yakni tunggal untuk bagian depan dan ganda untuk ban belakang. Jika menurut tabel load index, kode 146 dapat menanggung berat hingga 3.000 kg sedangkan 143 mampu hingga 2.725 kg.

“Dengan memperhatikan load index dan speed index, pengendara diharapkan dapat memahami kemampuan kendaraan dan dapat memilih ban  yang sesuai kebutuhan dan spesifikasi. Sehingga pecah ban pun juga dapat diminimalisir.” pungkas Ahmad.

Selain pecah ban, Ahmad memaparkan roda truk copot juga tak luput menjadi salah satu insiden yang terjadi di jalan tol. Selain dapat membahayakan pengendara, ban roda copot juga bisa membahayakan pengemudi lain. “Penyebabnya macam-macam, bisa karena pemasangan yang tidak sempurna, baut dan murnya kurang kencang atau bahkan baut yang putus,” ungkapnya.

Hankook Tire selalu berupaya untuk mendampingi kebutuhan logistik dan niaga masyarakat. Beberapa produk andalan di antaranya adalah model AH31 dan AH30 yang menjadi pilihan utama perusahaan angkutan bus dan truk di Indonesia karena dilengkapi dengan pola tapak yang sesuai untuk kondisi on-road atau jalan halus. Selain itu, AM09 dan AM81 bagi truk ringan maupun berat serta DM04 yang biasa digunakan kendaraan pertambangan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Candi Borobudur

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:00 WIB

Ketum IMI Pastikan The FIM MXGP World Championship 2021 Digelar di Kawasan Candi Borobudur

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan Indonesia akan dua kali menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan internasional bergengsi…

Maskapai Garuda Indonesia

Jumat, 18 Juni 2021 - 17:45 WIB

Gara-gara Tunda Bayar Kupon Bond 500 Juta Dolar, BEI Setop Perdagangan Saham Garuda (GIAA)

Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan penghentian sementara perdagangan saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.  Menurut BEI, penghentian tersebut dilakukan lantaran pemilik…

Direktur PT Buana Finance Tbk (BBLD), Herman Lesmana, ketika memberikan informasi mengenai kinerja perseroan dalam acara paparan publik secara virtual usai RUPST di Jakarta, Jumat (18/06/2021). (Foto: Bang Abe)

Jumat, 18 Juni 2021 - 17:42 WIB

32 Persen Laba Bersih 2020 Buana Finance Dibagikan sebagai Dividen Tunai

Jakarta - Pemegang saham PT Buana Finance Tbk (BBLD) pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Jumat (17/06/2021), menyetujui pembagian dividen tunai bernilai total Rp6,58 miliar…

Ilustrasi Melindungi Data Pribadi di Internet (ist)

Jumat, 18 Juni 2021 - 17:30 WIB

Berhati-hati Saat Menggunakan Sosmed, Perlunya Lindungi Data Diri dari Tindak Kejahatan di Internet

Menurut survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2020 Jumlah pengguna internet di Indonesia melonjak tinggi, lebih tinggi dari angka pertumbuhan penduduk. Selain itu…

Apartemen SQ Rés

Jumat, 18 Juni 2021 - 17:10 WIB

Hadirkan Program Click & Stay, Intiland Tebar Banyak Promo Menggiurkan

PT Intiland Development Tbk. meluncurkan program promo spesial terbaru bertajuk ‘Click & Stay’ yang akan digelar selama dua bulan, mulai 21 Juni hingga akhir Agustus 2021.