INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersama Kepolisian RI (Polri) serta Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan penyelundupan 2,5 ton narkotika jenis methamphetamine dari jaringan Timur Tengah-Malaysia-Indonesia.

Advertisement

"Kami bersama-sama kementerian keuangan direktorat jenderal bea & cukai akan terus melakukan sinergi di dalam rangka untuk melakukan penanganan dan pengawasan serta didalam menjaga masyarakat Indonesia dan Republik Indonesia dari tindakan-tindakan ilegal," ucap Sri Mulyani dalam keterangan yang diunggahnya melalui video di instagram @smindrawati seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Kamis (29/4/2021).

Menurutnya, barang berbahaya ini berpotensi merugikan negara hingga Rp1 triliun dan beresiko membahayakan 10 juta masyarakat Indonesia. 

Advertisement

"Ini adalah sebuah ancaman yang nyata," kata Sri Mulyani.

Dimana, sebutnya, setiap tahun kasus dan jumlah narkotika semakin meningkat.

Advertisement

"Ini mengingatkan kita semua untuk tidak pernah lengah dan harus makin meningkatkan kewaspadaan," ujarnya.

Ditegaskannya, Kemenkeu, Polri, dan BNN akan terus menjaga dan melindungi seluruh masyarakat Indonesia dari jeratan narkotika. 

Advertisement

"Mari kita berjuang bersama memberantas narkoba dan jangan biarkan tindakan-tindakan ekonomi ilegal memanfaatkan situasi pandemi," tandas Sri Mulyani.