Ini Cara Aman Bagi Penderita Penyakit Jantung Menjalankan Puasa

Oleh : Hariyanto | Kamis, 22 April 2021 - 17:38 WIB

Ilustrasi Jantung
Ilustrasi Jantung

INDUSTRY.co.id - Jakarta– Bulan Ramadhan sudah memasuki hari ke-10, kegiatan berpuasa wajib dilaksanakan tidak terkecuali bagi penderita penyakit kronis salah satunya penyakit jantung yang tetap menjalankan ibadah puasa.

Namun untuk penderita penyakit kronis tetap diperlukan aturan yang tepat dan aman agar dapat merasa nyaman dalam menjalankan ibadah puasa.

dr. Amanda Ismoetia, tim dokter apotek online Lifepack.id mengungkapkan, pasien dengan penderita penyakit kronis seperti jantung salah satunya, harus berkonsultasi dengan dokter jika ingin menjalani ibadah puasa.

“Diskusikan dengan dokter apakah kondisi tubuh memungkinkan untuk berpuasa atau tidak, karena penyakit jantung adalah jenis penyakit yang memiliki risiko tinggi. Pasien yang menderita penyakit ini biasanya harus minum obat untuk menjaga kondisi tubuhnya," kata dr. Amanda yang dikutip INDUSTRY.co.id, Kamis (22/4/2021).

Menurutnya, serangan jantung secara tiba-tiba apalagi saat rutin menjalankan ibadah puasa dapat berakibat fatal bahkan hingga kematian.

"Untuk itu, minum obat secara rutin yang telah menjadi bagian wajib dilakukan setiap penderita jantung diharapkan membantu menurunkan risiko kambuh gejala seperti, sesak nafas, serta nyeri di bagian dada. Sebagai penyakit paling ditakuti nomor satu di Indonesia dibutuhkan kedisiplinan yang tinggi untuk menjaga kondisi tubuh," imbuhnya.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, angka kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah terus mengalami peningkatan. 15 dari 1000 orang, atau sekitar 2.784.064 individu di Indonesia menderita penyakit jantung dengan angka tertinggi penderita di umur 75 tahun ke atas dan 65-74 tahun.

“Dengan tingginya angka penderita penyakit jantung yang juga didominasi oleh lansia (lanjut usia), dalam hal berpuasa diperlukan aturan-aturan yang harus dipatuhi," tambah dr. Amanda.

Berikut ini yang harus diperhatikan oleh pasien setelah berkonsultasi dengan dokter dan diperbolehkan untuk berpuasa menurut dr. Amanda; pertama adalah penuhi asupan nutrisi yang cukup bagi tubuh. Kedua, pastikan tubuh terhidrasi dengan mengonsumsi dua gelas air putih setelah berbuka, dua gelas air putih setelah tarawih, dan dua gelas air putih saat sahur.

Ketiga, lanjut dr. Amanda, tetap rutin untuk melakukan kontrol secara berkala gejala penyakit jantung yang mungkin datang pada saat tubuh sedang menjalankan puasa, dan pastikan untuk tetap melakukan konsultasi dengan dokter secara berkala.

"Selain itu yang paling terpenting adalah atur waktu minum obat, karena penderita penyakit kronis tidak boleh berhenti mengonsumsi obat. Jangan dibiarkan rasa sakit menjadi hal yang biasa atau menahan karena sedang berpuasa," ujar dr. Amanda

Menurut Kimberly DeFronzo, R.Ph., M.S., M.B.A. dari Center for Drug Evaluation and Research, mengikuti aturan minum obat dari dokter sangat penting. "Apalagi bagi penderita penyakit kronis yang tidak boleh sama sekali melewatkan minum obat secara rutin" ucapnya.

Agar penderita penyakit kronis dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman tanpa khawatir terlewat minum obat, pasien dapat memanfaatkan layanan apotek online Lifepack yaitu fitur reminder minum obat dan juga kotak obat spesial (blister).

Dengan adanya ketentuan meminum obat secara rutin bagi para penderita penyakit jantung, membuat para pasien harus membeli obat secara rutin setiap bulannya dengan dana yang tidak kecil.

Komitmen membantu masyarakat agar cepat sembuh dan menjalankan kepatuhan minum obat secara rutin, membuat apotek online Lifepack memberikan diskon 50% hingga Rp1.500.000 untuk tebus obat resep khusus semua penyakit kronis yang berlaku hingga 31 Mei 2021. 

"Ke depan, kami berharap apotek online Lifepack dapat menjadi solusi untuk kepatuhan minum obat khususnya bagi penderita penyakit kronis," tutup April Cabello, Chief Marketing Officer Lifepack & Jovee.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB)

Minggu, 09 Mei 2021 - 04:00 WIB

Pimpinan Kelompok Teroris OPM Tega Tipu Keluarga Sendiri

Kejahatan Kelompok teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) dinilai sudah dikenal sejak lama. Mulai dari membunuh guru, membantai warga, hingga membakar sekolah tempat anak-anak Papua belajar…

Ilustrasi Perumahan

Minggu, 09 Mei 2021 - 03:45 WIB

Tahu Kah Kamu! 70 Persen Milenial Lebih Pilih Beli Rumah Daripada Apartemen

Berdasarkan data portal properti Lamudi.co.id, sepanjang kuartal pertama 2021 ternyata 70 persen milenial lebih tertarik untuk membeli rumah daripada apartemen melalui daring. Rentan umur milenial…

Kementan pantau penjualan daging di Pasar Jelang Lebaran Idul Fitri

Minggu, 09 Mei 2021 - 00:29 WIB

Kementan Pastikan Ketersediaan Daging Sapi untuk Lebaran Aman

Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan bahwa kondisi ketersediaan pasokan daging sapi untuk kebutuhan masyarakat menyambut Idul Fitri 1442 H dijamin aman. Hal…

Migrasi Bank Syariah Indonesia di Aceh Tim PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sedang bersiap melakukan migrasi ATM ke sistem BSI.

Minggu, 09 Mei 2021 - 00:06 WIB

Langkah Migrasi Sistem Bank Syariah Perlu Didukung

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tgk. Faisal Ali mengemukakan bahwa, Aceh perlu bersyukur bahwa lembaga keuangan syariah, khususnya perbankan, telah beralih ke system Syariah.…

Bank Syariah Indonesia

Sabtu, 08 Mei 2021 - 23:45 WIB

BSI Sasar Perumahan Milenial

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) meluncurkan pembiayaan perumahan BSI Griya Simuda yang menyasar segmen milenial, dengan target penyaluran pada tahap awal sebesar Rp500 miliar.