INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan bahwa UMKM telah mengalami pukulan keras karena pembatasan mobilitas masyarakat saat pandemi Covid-19.
"Padahal mereka memiliki porsi besar dalam menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Menkeu Sri Mulyani, dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari keterangannya di instagram @smindrawati pada Minggu (18/4/2021).
Menurutnya, untuk menjaga daya tahan UMKM, pemerintah ditahun 2021 ini mengalokasikan bantuan anggaran untuk UMKM dan korporasi.
"Pemerintah mengalokasikan anggaran dukungan sebesar Rp184,83 triliun, serta dukungan insentif usaha sebenar Rp58,46 T triliun untuk UMKM dan Koperasi," tandasnya.
Pasalnya, UMKM berperan penting dalam menciptakan kesempatan kerja dan memacu kreativitas masyarakat dalam membuat sebuah produk yang berkualitas.
Selain dukungan itu, acara-acara yang mempromosikan UMKM, seperti UMKM Fest seperti yang diselenggarakan oleh Bank BCA diharapkan UMKM mampu dapat semakin terpacu semangatnya untuk terus berkarya dan meningkatkan produktivitasnya.
"Saya mengapresiasi inisiatif yang sangat baik dari sektor swasta ini karena telah berpartisipasi bersama pemerintah untuk memulihkan ekonomi nasional," kata Sri Mulyani.
Semoga, sambungnya, ke depan akan ada forum-forum lain bagi UMKM untuk saling bertukar pengalaman, menggali ide-ide kreatif baru, meningkatkan kualitas produk, mengembangkan akses pasar baru, dan terpenting berbagi pengetahuan dalam menanggulangi tantangan seperti pandemi ini.
"Kepada seluruh pelaku UMKM, terus bersemangat, terus berjuang, dan terus tekuni bidang yang telah Anda pilih dengan seluruh kemampuan pikiran. Yakinlah perjuangan ini akan membuahkan hasil yang baik, sehingga produk-produk UMKM kelak dapat menembus pasar domestik maupun global," papar Sri Mulyani.
"Bangkitnya UMKM adalah bangkitnya ekonomi Indonesia!," pungkasnya.