Widih!!! Produk Garam Bali Binaan Pertamina Ini Mampu Tembus Pasar Ekspor

Oleh : Hariyanto | Rabu, 14 April 2021 - 10:58 WIB

Proses produksi garam
Proses produksi garam

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kawasan pesisir Indonesia memiliki potensi produksi garam yang melimpah. Potensi inilah yang dimanfaatkan beberapa mitra binaan Pertamina untuk membuat usaha pengolahan garam lokal.

Melalui Program Kemitraan Pertamina, usaha mikro dan kecil (UKM) di sektor pengolahan garam ini dibina hingga menjadi UMK naik kelas.

Salah satunya adalah Ni Putu Ayu Wilasmini yang merupakan pemilik usaha CV Natural Bali Kulkul di Jalan Raya Jumpai, Desa Jumpai, Klungkung, Bali. Meskipun terhitung baru memulai bisnis, besarnya peluang usaha membuat bisnisnya cepat berkembang.

"Didirikan akhir tahun 2017 dan bersyukur beberapa tahun ini kita bisa ekspor komoditi garam ke luar negeri," kata Ayu dalam keteranganya yang dikutip INDUSTRY.co.id, Rabu (14/4/2021).

Menurut Ayu, produknya telah dipasarkan hampir di seluruh kota besar di Indonesia. Sedangkan untuk pasar mancanegara, garam produksi CV Natural Bali Kulkul telah diekspor hingga Amerika Serikat, Perancis, Thailand, dan Singapore.

"Garam Bali yang diolah secara tradisional memiliki taste yang unik dan tidak pahit. Itu yang membuat banyak orang asing yang suka," paparnya.

Selain dari segi rasa, garam Klungkung Bali yang diproduksinya juga memiliki kandungan mineral yang cukup tinggi. Mulai dari kalsium, magnesium dan potasium yang baik untuk kesehatan.

Selain produk utama berupa garam, Ayu juga memproduksi olahan komoditas lain berupa olahan coklat, madu, dan makanan ringan.

Untuk mencukupi kebutuhan permintaan pasar yang terus meningkat, Ayu pun ikut menambah jumlah pekerjanya. Dia memberdayakan 12 orang karyawan yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga di sekitar tempat usahanya.

Upaya ini menjadi salah satu bentuk implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-8 yakni menyediakan pekerjaan yang layak dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Usai bergabung menjadi binaan Pertamina pada tahun 2020, usaha CV Natural Bali Kulkul juga makin berkembang pesat. Produksi garam yang awalnya sebesar 60 ton/ tahun kini meningkat menjadi 100 ton per tahunnya. Ini berdampak pada pendapatannya yang juga kian bertambah hingga berkisar di angka Rp100 juta setiap bulan.

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto mengapresiasi bisnis yang dijalani oleh Ayu. Menurutnya, hal itu dapat mendongkrak pasar garam Indonesia agar mampu menembus pasar internasional.

"Pertamina akan mendampingi secara intensif agar produk garam ini benar memiliki kualitas tinggi untuk mendorong UMKnya bisa naik kelas," ujar Agus.

Menurut Agus, melalui Program Kemitraan ini, Pertamina ingin dapat senantiasa menghadirkan energi yang menggerakkan roda ekonomi. Energi yang menjadi bahan bakar, serta energi yang menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan.

Selain SDGs, Pertamina berupaya menjalankan Environmental, Social & Governance (ESG) dibidang sosial. Dengan cara ini, Pertamina yakin dapat senantiasa menghasilkan manfaat ekonomi di masyarakat sesuai dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Produk Daypack Leuser (Dok: Leuser Adventure Shop)

Jumat, 25 Juni 2021 - 10:15 WIB

Berburu Perlengkapan Outdoor di Leuser Adventure Shop, Ada Diskon Menarik, Lho!

Pemerintah Indonesia telah memberikan pelonggaran terhadap wisatwan untuk berwisata ke berbagai daerah Indonesia sebagai upaya meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Akan tetapi,…

Pertashop Dexlite Pertama Resmi Beroperasi

Jumat, 25 Juni 2021 - 09:23 WIB

Pertashop Dexlite Pertama Resmi Beroperasi di Sragen

Untuk pertama kalinya di Regional Jawa Bagian Tengah, Pertashop yang menyalurkan produk bahan bakar minyak (BBM) mesin diesel atau jenis gasoil, yaitu Dexlite resmi beroperasi.

Pembangunan Bendungan Ladongi

Jumat, 25 Juni 2021 - 08:57 WIB

Progres Pembangunan Sudah 90,28 Persen, Bendungan Ladongi di Kolaka Timur Siap Impounding Pada Juli 2021

Bendungan Ladongi akan menahan aliran Sungai Ladongi dengan kapasitas tampung 45,95 juta m3 dan luas genangan serta area sabuk hijau sebesar 246,13 hektar (ha). Nantinya air yang tertampung…

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Hery Gunardi (kiri) bersama Direktur Information Technology Bank Syariah Indonesia, Achmad Syafii (kanan) saat menunjukkan aplikasi BSI Mobile

Jumat, 25 Juni 2021 - 08:20 WIB

Buka Rekening ke Cabang Enggak Zaman, BSI Bisa Onlie!

PT Bank Syariah Indonesia (Tbk) atau BSI terus melakukan transformasi digital untuk menghadirkan kemudahan layanan keuangan bagi nasabah dan masyarakat, termasuk membuka rekening secara daring…

Maybank dan Blibli

Jumat, 25 Juni 2021 - 08:00 WIB

Maybank Finance dan Garasi.id, Blibli Hadirkan Kemudahan Jual Beli Mobil Baru

Blibli, e-commerce lokal terdepan, berkolaborasi dengan Maybank Finance, solusi pembiayaan dari salah satu bank terbesar di Indonesia, dan Garasi.id, pusat jual beli mobil bekas berkualitas,…