Komisi VII Dorong ITI Bermitra dengan Industri Nasional

Oleh : Candra Mata | Senin, 12 April 2021 - 14:25 WIB

Inovasi mahasiswa Institut Teknologi Indonesi (foto ANTARA)
Inovasi mahasiswa Institut Teknologi Indonesi (foto ANTARA)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mendorong Institut Teknologi Indonesia (ITI) untuk bermitra dengan dunia industri nasional. Menurutnya, ITI telah memnuhi syarat sumber daya manusia unggulan yang dapat menciptakan produk-produk teknologi dengan kualitas bagus dan harga terjangkau (affordable).

Hal tersbut disampaikannya usai memimpin tim kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI menyaksikan pameran karya dari mahasiswa ITI di Tangerang Selatan, Banten, kemarin.

Untuk itu, Ia pun mendorong agar produk-produk riset dari ITI dapat melakukan hilirisasi produk di tingkat industri nasional.

“Nah inilah sebetulnya yang kita dorong dari Komisi VII karena mitranya Kemenristek dan BRIN juga lembaga seperti BPPT, LIPI dan sebagainya. ITI ini adalah institusi pendidikan yang kita dorong ke sana. Artinya kewajiban kita semuanya, produk-produk riset harus menjadi hilirisasi di tingkat industrialisasi,” terang Sugeng dalam keterangannya yang diterima redaksi INDUSTRY.co.id pada Senin siang (12/4/2021).

Politisi Fraksi Partai NasDem ini juga mengapresiasi hasil karya kreatif dari mahasiswa-mahasiswa ITI yang memang dilihatnya sangat beragam. Ia meminta para mahasiswa tersebut tidak hanya selesai sekedar pada pembuatan prototype  saja, namun bagaimana prototype  tersebut bisa menjadi produk yang dijual secara masif yang dapat menjadi support assistance bagi industri.

“Bayangkan ITI hanya selesai di seputar menyelesaikan proposal-proposal. Setelah itu menumpuk di perpustakaan dan besok meneliti itu lagi dan diulang-ulang,” kilah Sugeng.

Dia menambahkan, saat ini Indonesia minim sekali produk-produk inovasi yang mendunia dibanding negara-negara ASEAN lainnya. Hal itu disebabkan kurangnya dukungan riset pemerintah terhadap para mahasiswa.

Untuk itu, ia meminta pemerintah memberikan komitmen dan perhatian terhadap institusi pendidikan seperti ITI ini.

“Saya kira ITI harus ke sana arahnya. Sebagaimana industri 4.0 itu adalah mensyaratkan kemampuan-kemampuan bangsa kita yang mampu berpikir inovatif dan juga presisif dalam hal perhitungan-perhitungan. Tidak sekedar akurasi, tetapi adalah presisi. Maka dari itu, kami dari Komisi VII sangat men-support bagaimana Institut Teknologi Indonesia itu dikembangkan menjadi institut yang hebat,” tukasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Prajurit Resimen Bantuan Tempur 1

Minggu, 09 Mei 2021 - 05:30 WIB

Prajurit Menbanpur 1 Mar Berbuka 650 Takjil Sebagai Berkah Ramadhan

Dalam rangka berbagi kebaikan dalam Bulan Ramadhan ini, Prajurit Resimen Bantuan Tempur 1 Marinir (Menbanpur 1 Mar) membagikan takjil dan hidangan nasi kotak untuk berbuka puasa kepada Yayasan…

Nicholas Youwe

Minggu, 09 Mei 2021 - 05:00 WIB

Nicholas Youwe: Veronica Koman Anda Tidak Punya Hak Bicara Masalah Papu

Nicholas Youwe mengatakan, dalam kondisi sekarang sudah tidak ada lagi keraguan dari Pemerintah Republik Indonesia didalam membangun Papua. Karena itu, berbagai pihak yang selaku memprovokasi…

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB)

Minggu, 09 Mei 2021 - 04:00 WIB

Pimpinan Kelompok Teroris OPM Tega Tipu Keluarga Sendiri

Kejahatan Kelompok teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) dinilai sudah dikenal sejak lama. Mulai dari membunuh guru, membantai warga, hingga membakar sekolah tempat anak-anak Papua belajar…

Ilustrasi Perumahan

Minggu, 09 Mei 2021 - 03:45 WIB

Tahu Kah Kamu! 70 Persen Milenial Lebih Pilih Beli Rumah Daripada Apartemen

Berdasarkan data portal properti Lamudi.co.id, sepanjang kuartal pertama 2021 ternyata 70 persen milenial lebih tertarik untuk membeli rumah daripada apartemen melalui daring. Rentan umur milenial…

Ketum KADIN Rosan P Roeslani

Minggu, 09 Mei 2021 - 03:05 WIB

Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Pekan Depan, Ketum Kadin Rosan: Ini Momentum Kendalikan Pandemi Covid-19

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan vaksinasi gotong royong akan dimulai pada pekan depan.