Ditutup 30 April, Berikut Syarat Pendaftaran 6.464 Calon ASN di 8 Kementerian

Oleh : Candra Mata | Minggu, 11 April 2021 - 14:59 WIB

Ilustrasi Peserta ujian PNS (ist)
Ilustrasi Peserta ujian PNS (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pemerintah secara resmi membuka pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui sekolah kedinasan tahun anggaran 2021.

Dalam pembukaan ini, terdapat 29 sekolah kedinasan dari 8 instansi yang dibuka dengan target penerimaan sebanyak 6.464 calon.

“Sebanyak 6.464 alokasi siswa hasil persetujuan prinsip disediakan bagi calon pegawai negeri sipil jalur sekolah kedinasan tahun 2021,” ungkap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo, dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari laman Kemenpan RB pada Minggu (11/4/2021).

Untuk diketahui, pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan melalui Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada laman dikdin.bkn.go.id. 

Untuk lokasi seleksi akan dilakukan di Kantor Pusat BKN, Kanreg dan UPT BKN, serta lokasi mandiri yang diselenggarakan oleh masing-masing sekolah kedinasan.

Menteri Tjahjo menegaskan, seleksi sekolah kedinasan diselenggarakan dengan memperhatikan protokol kesehatan. 

Jadwal kegiatan seleksi akan disesuaikan apabila terdapat perubahan kebijakan pemerintah terkait status pandemi COVID-19 sehingga tidak memungkinkan melaksanakan kegiatan tersebut.

“Rencana kegiatan perkuliahan diatur masing-masing kementerian dan lembaga dengan memperhatikan perkembangan status pandemi COVID-19,” tegas Menteri Tjahjo.

Pada kesempatan yang sama, plt. Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Teguh Widjinarko menjelaskan bahwa alokasi siswa untuk sekolah kedinasan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk membentuk calon ASN di bidang teknis.

“Melalui sekolah kedinasan ini, kita mencari lulusan yang spesifik. Sehingga sesuai dengan arahan Bapak Presiden bahwa memperbanyak tenaga teknis,” ujarnya.

Menurutnya, pendaftaran sekolah kedinasan Seleksi Calon ASN (SSCASN) bisa diakses melalui laman dikdin.bkn.go.id. 

"Pendaftaran sekolah kedinasan dibuka pada 9-30 April 2021," tegasnya.

Dalam memilih sekolah kedinasan, calon pelamar harus yakin dengan pilihannya karena hanya dapat memilih satu sekolah kedinasan.

Teguh juga menjelaskan berkas-berkas yang diperlukan untuk mendaftar sekolah kedinasan. 

Beberapa berkas tersebut adalah pas foto, KTP atau surat keterangan, Kartu Keluarga, ijazah atau surat keterangan lulus, rapor SMA/sederajat, serta dokumen lain yang diatur masing-masing instansi.

Berikut adalah daftar Kementerian yang membuka CASN melalui sekolah kedinasan beserta jumlah persetujuan prinsip alokasi siswa:

1. Kementerian Dalam Negeri

– Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN): 1.164 kursi

2. Kementerian Keuangan

– Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN): 275 kursi

3. Kementerian Hukum dan HAM

– Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip): 300 kursi

– Politeknik Imigrasi (Poltekim): 300 kursi

4. Kementerian Perhubungan: 3.210 kursi

– Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)

– Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun

– Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PTKJ) Tegal

– Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Poltrans SDP) Palembang

– Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali

– Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta

– Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar

– Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya

– Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang

– Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatra Barat

– Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten

– Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh

– Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sulawesi Utara

– Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong

– Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong

– Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug

– Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar

– Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan

– Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya

– Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Jayapura

– Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang

5. Badan Intelijen Negara (BIN)

– Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN): 250 kursi

6. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

– Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG): 265 kursi

7. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)

– Politeknik Siber dan Sandi Negara: 100 kursi

8. Badan Pusat Statistik (BPS)

– Politeknik Statistika STIS: 600 kursi

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Perumahan

Minggu, 09 Mei 2021 - 03:45 WIB

Tahu Kah Kamu! 70 Persen Milenial Lebih Pilih Beli Rumah Daripada Apartemen

Berdasarkan data portal properti Lamudi.co.id, sepanjang kuartal pertama 2021 ternyata 70 persen milenial lebih tertarik untuk membeli rumah daripada apartemen melalui daring. Rentan umur milenial…

Ketum KADIN Rosan P Roeslani

Minggu, 09 Mei 2021 - 03:05 WIB

Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Pekan Depan, Ketum Kadin Rosan: Ini Momentum Kendalikan Pandemi Covid-19

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan vaksinasi gotong royong akan dimulai pada pekan depan.

Kementan pantau penjualan daging di Pasar Jelang Lebaran Idul Fitri

Minggu, 09 Mei 2021 - 00:29 WIB

Kementan Pastikan Ketersediaan Daging Sapi untuk Lebaran Aman

Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan bahwa kondisi ketersediaan pasokan daging sapi untuk kebutuhan masyarakat menyambut Idul Fitri 1442 H dijamin aman. Hal…

Migrasi Bank Syariah Indonesia di Aceh Tim PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sedang bersiap melakukan migrasi ATM ke sistem BSI.

Minggu, 09 Mei 2021 - 00:06 WIB

Langkah Migrasi Sistem Bank Syariah Perlu Didukung

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tgk. Faisal Ali mengemukakan bahwa, Aceh perlu bersyukur bahwa lembaga keuangan syariah, khususnya perbankan, telah beralih ke system Syariah.…

Bank Syariah Indonesia

Sabtu, 08 Mei 2021 - 23:45 WIB

BSI Sasar Perumahan Milenial

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) meluncurkan pembiayaan perumahan BSI Griya Simuda yang menyasar segmen milenial, dengan target penyaluran pada tahap awal sebesar Rp500 miliar.