Tegas Larang Mudik, Menhub Lakukan Penyekatan di 300 Lokasi: Kami Minta Bapak Ibu Tetap Tinggal di Rumah...

Oleh : Nata Kesuma | Kamis, 08 April 2021 - 11:20 WIB

Pergerakan Orang Diperketat (foto Ist)
Pergerakan Orang Diperketat (foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik lebaran tahun 2021 yang berlaku pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. 

Menindaklanjuti kebijakan tersebut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah menyiapkan aturan untuk pengendalian transportasi pada periode itu. 

Hal ini diungkapkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam keterangan pers usai Sidang Kabinet Paripurna membahas Penanganan COVID-19 Menghadapi Bulan Puasa dan Libur Idulfitri 1422 H/2021. 

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita tegas untuk melarang mudik dan kami juga mengimbau agar Bapak-Ibu yang berkeinginan mudik untuk tinggal di rumah saja,” ujarnya, dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Kamis (8/4/2021).

Untuk pengendalian transportasi darat, ungkap Menhub, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri untuk melakukan penyekatan di sejumlah titik. 

“Kita akan secara tegas melarang mudik dan akan melakukan penyekatan di lebih dari 300 lokasi, sehingga kami menyarankan agar Bapak-Ibu tidak meneruskan rencana untuk mudik dan tinggal di rumah,” tegasnya. 

Sementara untuk pengendalian transportasi laut, kata Budi, pihaknya hanya akan memberi fasilitas bagi mereka yang dikecualikan dalam kebijakan larangan mudik yang ditetapkan pemerintah. 

Dengan demikian, layanan transportasi melalui jalur laut hanya diberikan secara terbatas. Begitu juga dengan pengendalian transportasi perkeretaapian, Menhub menegaskan akan mengurangi layanan dan hanya akan menyediakan layanan Kereta Api Luar Biasa serta beberapa rute kereta api di kawasan aglomerasi. 

Hal yang sama juga akan dilakukan pada layanan kereta api di mana Menteri Perhubungan mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengurangan layanan dan hanya akan mengoperasikan kereta api luar biasa. 

Dalam keterangan persnya, Menhub memaparkan sejumlah hal yang mendasari kebijakan larangan mudik yang diambil pemerintah. 

Salah satunya saat ini tengah terjadi lonjakan kasus COVID-19 di sejumlah negara, seperti Amerika Serikat serta sejumlah negara di Eropa dan Asia. 

Juga, berdasarkan yang terjadi pada waktu sebelumnya, lonjakan kasus aktif terjadi setelah adanya libur panjang dan mudik. 

"Bahkan, di bulan Januari 2021, selepas libur Natal dan Tahun Baru, terjadi lonjakan kasus kematian tenaga kesehatan hingga lebih dari 100 orang," tandasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gelis Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik

Senin, 19 April 2021 - 01:42 WIB

Gelis Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik

Jakarta-PT Solar Panel Indonesia (SPI), produsenkendaraan listrik merk Gelis, memperluas jaringa dengan membuka diler baru di Pondok Pinang Jakarta Selatan. Produsen kendaraan listrik nasional…

EZVIZ C3N telah dilengkapi mode deteksi gerakan dengan tenaga kecerdasan buatan

Minggu, 18 April 2021 - 22:16 WIB

Cegah Tangan Jahil, Awasi Tanaman Hidroponik dengan Kamera Pintar

Tren bertanam secara hidroponik kian populer di tengah kondisi pandemi seperti ini. Kemudahan dalam bertanam hingga kebutuhan modal yang relatif sedikit untuk merawat tanaman metode hidroponik…

Tower Emergency PLN di NTT

Minggu, 18 April 2021 - 21:54 WIB

Luar Biasa Dahsyat! Dalam 10 Hari, PLN Berhasil Bangun Tower Emergency di Pulau Timor NTT

PLN berhasil membangun menara darurat (tower emergency) sebagai pengganti sementara 2 (dua) menara Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) bertegangan 70 kilo Volt (kV) yang patah dan roboh akibat…

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/5). (BPBD Kabupaten Flores Timur))

Minggu, 18 April 2021 - 21:25 WIB

Luar Biasa! Bantuan Logistik di Daerah Terisolir NTT Terus Mengalir

Jakarta - Distribusi bantuan ke daerah terisolir mulai dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana di Nusa Tenggara Timur, Kamis (15/4/2021). Pemerintah melibatkan helikopter untuk mencapai…

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. terus memacu realisasi penyaluran kredit dengan menggelar akad massal. Terlampir siaran pers dan semoga bermanfaat. Terima kasih

Minggu, 18 April 2021 - 21:20 WIB

Gokil...Pacu Realisasi Kredit, 1 Cabang Bank BUMN Ini Gelar Akad Massal Untuk 600 Rumah

Jakarta-Realisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional terus didorong oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.