INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa berdasarkan atas hasil laporan World Resources Institute (WRI) 2020 menunjukkan tingkat deforestasi hutan di Indonesia terus turun dan untuk pertama kalinya Indonesia keluar dari tiga negara teratas di dunia yang kehilangan hutan primer.

Advertisement

"Sebelumnya, kebakaran hutan besar di Indonesia, puncaknya terjadi pada tahun 2016, telah menjadi perhatian dunia. Pemerintah pun secara kolaboratif mengambil langkah tegas untuk memperbaikinya," ungkap Sri Mulyani, dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari keterangannya yang diunggah diinstagram @smindrawati pada Senin siang (5/4/2021).

Dijelaskannya lebih lanjut, kebijakan APBN dalam mendukung kebutuhan program-program penanganan dampak perubahan iklim dapat terwujud melalui berbagai inovasi yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Advertisement

Salah satunya dengan melakukan sistem penandaan anggaran perubahan iklim (Climate Budget Tagging/CBT).

Baru-baru ini, lanjutnya, Kemenkeu (melalui Badan Kebijakan Fiskal) meluncurkan buku laporan anggaran dan adaptasi perubahan iklim untuk tahun 2018-2020, serta 11 buku laporan pelaksanaan kegiatan pengembangan strategi dan kebijakan pembiayaan perubahan iklim di tingkat Pemda.

Advertisement

"Bagi masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan pembiayaan publik dari APBN untuk perubahan iklim bisa mengakses informasinya dan turut mengawasi," kata Sri Mulyani.

"Semoga Indonesia mampu mengambil peran penting dalam menjaga keberlangsungan lingkungan, tidak hanya untuk Indonesia tapi juga untuk dunia!," tandasnya.

Advertisement