INDUSTRY.co.id - Jakarta, Setelah Samsung mengkonfirmasi akan menjual Galaxy Note 7 versi daur ulang alias "refurbished", kini tersebar banderol ponsel yang mencuat lewat penarikan massal akibat masalah pada komponen baterai yang rawan meledak.

Advertisement

Dikutip dari GsmArena, Jumat (12/5/2017), Ponsel tersebut kabarnya akan hadir dengan nama Galaxy Note 7R, Samsung kemungkinan akan mulai menjual smartphone versi daur ulangnya tersebut pada akhir bulan Mei atau awal Juni di Korea Selatan dengan banderol US$ 620 atau sekitar Rp8,2 juta.

Ini artinya, harga Note 7 versi daur ulang lebih murah sekitar US$ 266 ketimbang versi aslinya.

Advertisement

Sementara, untuk spesifikasi tidak ada yang berubah dari versi sebelumnya selain kapasitas baterai yang kini diperkecil menjadi 3.200mAh dari 3.500mAh. Perbedaan lainnya, Note 7R akan menggunakan sistem operasi Android 7.0 atau lebih tinggi dari Note 7 sebelumnya yang hanya memakai Android versi 6.0.1.

Selain dua perbedaan di atas, tidak ada lagi spesifikasi yang diubah. Note 7R masih dipersenjatai layar 5,7 inci dengan resolusi 1.440 x 2.560 piksel, chipset Exynos 8890 octacore, GPU Mali-T880 MP12, RAM 4GB, memori internal 64GB, kamera belakang 12MP dengan fitur OIS, dan kamera depan sebesar 5MP.

Advertisement

Namun, sayangnya belum ada kabar Samsung Galaxy Note 7R akan dilepas ke pasar global.

 

Advertisement