Tak Melulu Urusan Cuan! Raksasa Tambang Emas Pure-play Archi Indonesia Juga Peduli Lingkungan dan Warga, Ini Buktinya...

Oleh : Nata Kesuma | Rabu, 31 Maret 2021 - 16:21 WIB

Tambang Emas Archi Indonesia
Tambang Emas Archi Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Archi Indonesia (“Archi”), salah satu perusahaan tambang pure-play emas (pure-play gold producer) terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, berhasil mendapatkan hasil penilaian yang memuaskan terhadap usaha penerapan prinsip-prinsip aspek Environmental, Social and Governance (ESG).

Penilaian dan laporan dilakukan oleh PT Lorax Indonesia (“Lorax”), yang merupakan bagian dari Lorax Environmental Services Ltd, sebuah perusahaan konsultan lingkungan independen yang berbasis di Vancouver, Canada.

Archi sendiri memiliki rekam jejak 10 tahun beroperasi di Provinsi Sulawesi Utara melalui entitas anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, yaitu PT Meares Soputan Mining (“MSM”) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (“TTN”). 

Archi kini telah mampu memproduksi lebih dari 200 kilo ons (setara dengan 6,2 ton) emas per tahunnya selama tiga tahun terakhir dan memiliki Cadangan Bijih emas sebanyak 3,9 juta ons per akhir Desember 2020. 

Selain itu, Archi merupakan salah satu kontributor pendapatan negara terbesar di bidang pertambangan emas melalui pembayaran pajak dan royalti.

Pada awal tahun ini, Archi berinisiatif menunjuk Lorax untuk melakukan penilaian atas kinerja praktik ESG di Tambang Emas Toka Tindung, yang dioperasikan oleh anak perusahaan Archi, MSM dan TTN.

Penilaian tersebut dilakukan dengan melakukan perbandingan kinerja ESG di MSM dan TTN dengan perusahaan-perusahaan pertambangan logam lainnya di Indonesia. 

Ringkasnya dalam Laporan, MSM dan TTN mendapatkan nilai Exceed dalam dua kategori yaitu kategori Environment yang memayungi beberapa komponen termasuk Sistem dan Kompetensi Manajemen Lingkungan serta dalam kategori Governance yang memayungi beberapa komponen termasuk Komitmen terhadap Pelaporan ESG.

Mengikuti hasil Laporan tersebut, Wakil Direktur Utama Archi, Rudy Suhendra mengungkapkan kebanggaan dan komitmen perusahaan yang akan terus dijalankan Archi.

"Kami sangat mensyukuri dengan hasil asesmen yang dilakukan oleh Lorax terhadap operasi tambang emas kami, dimana hal ini mencerminkan hasil dari upaya nyata yang berkelanjutan dan sejalan dengan salah satu misi perusahaan, yakni untuk membina pengembangan karyawan, mata pencaharian masyarakat sekitar, dan keperdulian lingkungan, serta menjamin tata kelola perusahaan yang baik dalam segala hal yang perusahaan lakukan," jelasnya kepada redaksi INDUSTRY.co.id pada Rabu (31/3/2021).

Dalam menegakkan prinsip-prinsip ESG perusahaan, Archi beserta anak perusahaannya telah menjalankan berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah Sulawesi Utara. 

Menurut Jhoni Lesawengen, ayah dari Gloria Lesawengen, yang merupakan salah satu penerima beasiswa penuh dari MSM dan TTN untuk mengenyam pendidikan dalam bidang Pertanian dan Pariwisata di Jiangsu Agri-Animal Husbandry di Tiongkok, menyatakan kebahagiaan dan manfaat yang dirasakan sebagai dampak dari inisiatif tersebut, 

“Kami sebagai orang tua merasa sangat bangga dan bersyukur terhadap kehadiran MSM dan TTN di lingkungan desa kami di Minahasa. Tidak pernah terpikir oleh kami sebelumnya untuk dapat memberikan kesempatan bagi anak kami melanjutkan studinya ke perguruan tinggi di luar negeri," tandasnya.

Untuk diketahui, sejak tahun 2016, Archi telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 80 pelajar untuk mengenyam pendidikan di sejumlah universitas luar negeri di Tiongkok, Taiwan, dan Amerika Serikat.

Archi juga memiliki komitmen yang tinggi dalam memastikan keberlanjutan lingkungan hidup sejalan dengan program Pemerintah.

Archi juga memiliki rencana untuk terus mengembangkan operasional perusahaan demi meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap ekonomi nasional dan lokal. 

Salah satu rencana Archi yang akan datang termasuk peningkatan kapasitas Pabrik Pengolahan di Tambang Emas Toka Tindung dari 3,6 juta ton per tahun (pada akhir tahun 2020) menjadi 8,0 juta ton per tahun (pada akhir tahun 2025). 

"Kapasitas ini akan memungkinkan Archi untuk mencapai produksi sebanyak lebih dari 450 kilo ons (setara dengan lebih dari 14 ton) emas per tahun," pungkas Rudy Suhendra.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 Prajurit Yontaifib 2 Mar Surabaya

Minggu, 09 Mei 2021 - 06:00 WIB

Prajurit Yontaifib 2 Marinir Tingkatkan Kemampuan Menembak

Dalam rangka mengasah kemampuan prajurit dalam menembak dan untuk mempererat tali silaturahmi di bulan Ramadhan, Prajurit Yontaifib 2 Mar dan prajurit Dinas Psikologi TNI Angkatan Laut berlatih…

Prajurit Resimen Bantuan Tempur 1

Minggu, 09 Mei 2021 - 05:30 WIB

Prajurit Menbanpur 1 Mar Berbuka 650 Takjil Sebagai Berkah Ramadhan

Dalam rangka berbagi kebaikan dalam Bulan Ramadhan ini, Prajurit Resimen Bantuan Tempur 1 Marinir (Menbanpur 1 Mar) membagikan takjil dan hidangan nasi kotak untuk berbuka puasa kepada Yayasan…

Nicholas Youwe

Minggu, 09 Mei 2021 - 05:00 WIB

Nicholas Youwe: Veronica Koman Anda Tidak Punya Hak Bicara Masalah Papu

Nicholas Youwe mengatakan, dalam kondisi sekarang sudah tidak ada lagi keraguan dari Pemerintah Republik Indonesia didalam membangun Papua. Karena itu, berbagai pihak yang selaku memprovokasi…

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB)

Minggu, 09 Mei 2021 - 04:00 WIB

Pimpinan Kelompok Teroris OPM Tega Tipu Keluarga Sendiri

Kejahatan Kelompok teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) dinilai sudah dikenal sejak lama. Mulai dari membunuh guru, membantai warga, hingga membakar sekolah tempat anak-anak Papua belajar…

Ilustrasi Perumahan

Minggu, 09 Mei 2021 - 03:45 WIB

Tahu Kah Kamu! 70 Persen Milenial Lebih Pilih Beli Rumah Daripada Apartemen

Berdasarkan data portal properti Lamudi.co.id, sepanjang kuartal pertama 2021 ternyata 70 persen milenial lebih tertarik untuk membeli rumah daripada apartemen melalui daring. Rentan umur milenial…