INDUSTRY.co.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan bahwa memiliki hunian yang layak dan nyaman merupakan impian bagi semua orang termasuk warga Jakarta.
Saat ini, menurut Anies, berbagai kelompok masyarakat di Jakarta telah dapat menikmati hunian yang layak.
Ia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta terus berkomitmen untuk memfasilitasi dan menyediakan hunian tersebut kepada warga Jakarta dari berbagai kalangan, melalui sejumlah program yang telah dijalankan.
"Salah satunya melalui program hunian DP Nol Rupiah, dimana batasan penghasilan tertinggi menjadi 14,8 juta Rupiah," kata Anies, dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari laman Instagramnya pada Jumat (19/3/2021).
Dalam memperluas manfaat, ditegaskan Anies, batas tertinggi penghasilan untuk ikut dalam fasilitas rumah DP Rp 0 rupiah adalah Rp 14,8 juta.
Dengan kata lain, DP Rp 0 rupiah ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah hingga Rp 14 juta.
"Program ini, tidak ada batas bawah penghasilan," jelas Anies.
Sejatinya, aturan ini mengikuti Peraturan Menteri PUPR No. 10/PRT/M/2019 tentang Kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan Persyaratan Kemudahan Perolehan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang menyatakan batas penghasilan rumah tangga MBR sebesar 12,3 juta Rupiah, dari sebelumnya nilainya 7 juta Rupiah.
"Saat ini, hunian DP Nol Rupiah tersebut khusus untuk unit 36m2 telah terjual mencapai 95%," jelas Anies.
Selain itu, pihaknya juga terus memfasilitasi kelompok masyarakat di lokasi RW Kumuh dan berpenghasilan rendah.
Diantaranya melalui program penataan kampung, seperti di kampung akuarium dan di 200 RW Kumuh se-DKI Jakarta dan penyediaan dan pembenahan pengelolaan Rusunawa.
Tak hanya itu, kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak dapat mengakses mekanisme pasar hunian juga terus difasilitasi melalui pembelian perumahan tanpa uang muka/program hunian DP 0 Rupiah.
Kemudian, untuk Kelompok Umum dilakukan percepatan perizinan untuk membangun hunian melalui Pergub 118 Tahun 2020.
"Aturan ini memangkas perizinan dari 360 hari menjadi 57 hari dan untuk rumah tinggal prosesnya lebih cepat yakni 14 hari," tandas Anies.
Hingga berita ini diturunkan, unggahan Anies tersebut telah menuai apresiasi dari masyarakat.
"Mantap pak Anies!! Banyak yg gak faham di beritanya di pelintir bahwa yg bergaji 14 juta yg dapat membeli rumah dp 0%," kata Ahmad Fahim.
Itu penghasilan MAKSIMAL rp 14 juta. Bukan MINIMAL.
Penghasilan 0-14 juta bisa ikut ini," jelas Agus N.
Terima kasih Pak Anies, telah membangun jakarta menjadi kota terbaik di Indonesia," sebut Riyan Ibrahim.